Pack up a pillow and blanket, go see the world. You will never regret it (The Name Sake Movie)

Posted in Kebudayaan, Lepas, Living dengan kaitan (tags) , , , , , , , , , , , , , , , , , , on 12 Oktober 2009 by ompundaru

IMG_0085Lamalera, yang terletak di Kecamatan Wulandoni, Kabupaten Lembata merupakan sebuah desa tepi pantai yang sejak dulu terkenal akan tradisi penangkapan ikan paus secara tradisional. Masa penangkapan ikan paus sendiri dimulai dengan proses ritual dan misa pembukaan. Baca selebihnya »

Update

Posted in History, Lepas dengan kaitan (tags) , , , , , , , , , , , , , , , , on 20 Agustus 2009 by ompundaru

In ActionLama.. Lama sekali OmpuNdaru tidak pernah lagi meng-update blog sederhana ini.. Terlalu banyak kegiatan yang harus menyita waktu, bahkan untuk meng-update blog saja, terasa sulit. Update, kata yang baru saja terngiang kembali dibenaknya Ompu, ketika salah seorang teman (Muhamaze) mengingatkan untuk meng-update blog.

Tetapi ketika ingin dan mau meng-update, Ompu jadi bingung, mau menulis apa di topik Update ini, terlalu banyak yang ingin ditulis, tapi tidak tahu mau memulai dari mana. Atau mungkin, pikiran dengan jari-jari tangan sudah tidak mau bersahabat lagi sehingga mereka seenaknya berjalan sendiri-sendiri. Tidak seperti dulu, Jari-jari tangan sangat antusias menerjemahkan apa yang ada dalam pikiran Ompu.

Tapi, dalam kesempatan ini, karena Bulan yang paling kita tunggu sudah dekat menghampiri kita, OmpuNdaru menyampaikan “Mohon Maaf Lahir dan Bathin, Minal Aidzin Walfaidzin, mungkin ada kesalahan sikap, kata, tulisan yang Ompu sengaja ataupun tidak mengakibatkan para sahabat sakit hati atau tersinggung. Selamat menjalankan Ibadah Puasa pada Bulan Ramadhan, semoga amal ibadah kita diterima dan ditempatkan disisi yang terbaik dari-Nya”.

Ah.. ternyata, tidak dikira OmpuNdaru bisa juga meng-update tulisan meskipun sederhana di blog yang juga sederhana ini. 

Best Regards, OmpuNdaru

Makna Simbol Warna

Posted in Lepas dengan kaitan (tags) , , , , , , , , , , on 8 Juli 2009 by ompundaru

Oleh : Syaiful

Bagi yang ingin mendesain sebuah blogsite tidak terlepas dari Artistik, Desain, Warna serta Tema dari Blogsite yang ingin di buat. Ini mungkin bisa bermanfaat bagi anda untuk mendesain sebuah Blogsite. Mudah-mudahan ada manfaatnya sehingga cocok dengan tema yang anda ambil.

Contoh Warna

1. Merah
melambangkan kesan energi, kekuatan, hasrat, erotisme, keberanian, simbol dari api, pencapaian tujuan, darah, resiko, ketenaran, cinta, perjuangan, perhatian, perang, bahaya, kecepatan, panas, kekerasan. Warna ini dapat menyampaikan kecenderungan untuk menampilkan gambar dan teks secara lebih besar dan dekat. warna merah dapat mengganggu apabila digunakan pada ukuran yang besar. Merah cocok untuk tema yang menunjukkan keberanian seseorang. energi misal mobil, kendaraan bermotor, olahraga dan permainan Baca selebihnya »

Bulan Aneh..

Posted in Destination Alternative, History, Lepas, Living dengan kaitan (tags) , , , , , , , , , , , , , , on 24 Juni 2009 by ompundaru

Bulan Juni 2009, terasa banget deh keanehannya. Atau emang umur dunia yang udah begitu tua yah.. Udah deket.. Hii..hi..hi.., atau anugerah dari yang Maha Kuasa. Syukur Alhamdulillah.

Ompu & RoniAwal Bulan Juni tahun ini, bisa ketemu lagi sama sahabat lama namanya R. Nasrus Syukroni, dulu sama-sama senasib sepenanggungan di Soe, eh.. gak disangka-sangka bisa ketemu di Surabaya. Seminggu ikut pembekalan tentang Gizi di Bapelkes Surabaya dengan Roni dan teman-teman lain, alhasil, asupan gizi jadi bertambah, pulang oleh-olehnya berat badan naek 6 kilo. Nasib.. Baca selebihnya »

Pendidikan Anak di Usia Emas

Posted in Lepas, Pendidikan dengan kaitan (tags) , , , , , , , , , , , , , , , , on 13 Juni 2009 by ompundaru

YahyaOleh: Yahya Ado – Lahir di Boleng Adonara – Flotim NTT
Bekerja pada Lembaga Sosial, sementara tinggal di Jakarta

ANAK adalah amanah Tuhan. Menjadi apa Anak-anak ke depan sangat tergantung pada orang dewasa yang mengelilinginya. Sesuai kodratnya Anak yang terlahir dari rahim seorang ibu bagai sebuah kertas putih yang polos. Orang tua dan lingkungan disekitarnya yang akan membentuk kertas itu menjadi berwarna dengan menulis, menggambar atau bahkan ada yang meremasnya menjadi tidak berarti. Kesemuanya bergantung pada kehendak orang tua dan orang dewasa dalam proses interaksi bersama Anak. Pendidikan pada masa anak di usia dini menjadi tanggung jawab utama orang tua serta orang dewasa sebagai pengasuh/pendidik di lingkungannya.

Menurut Mentessori, ketika mendidik anak-anak, perlu kita ingat bahwa mereka adalah individu-individu yang unik dan akan berkembang sesuai kemampuan mereka sendiri. Tugas orang tua dan orang dewasa sebagai pendidik/pengasuh adalah bagaimana memberi sarana dorongan belajar dan memfasilitasi ketika mereka telah siap untuk mempelajari sesuatu. Patut dicatat oleh kita semua bahwa tidak ada Anak yang bodoh di dunia ini. Yang ada hanyalah ketertarikan dan minat mereka yang beraneka ragam. Anak-anak mempunyai kecerdasan dan bakat yang berbeda-beda, tugas kita hanyalah memfasilitasi mereka sesuai perkembangan yang mereka butuhkan. Baca selebihnya »

Biaya Operasional dan Emosional Posyandu Kita

Posted in Health, Lepas, Living, Pendidikan dengan kaitan (tags) , , , , , , , , , , , , , , , , , on 30 Mei 2009 by ompundaru

Oleh : Iman Jaladri

Dalam menilai suatu pekerjaan, tidak bisa terlepas dari biaya operasional dan biaya emosional. Biaya operasional adalah perhitungan secara nominal untuk melakukan suatu pekerjaan. Biaya ini sering dihitung untuk menilai seberapa besar uang yang diperlukan sehingga bisa ditentukan untung dan ruginya. Sementara biaya emosional adalah biaya yang tidak bisa dihitung dengan uang, tetapi sangat menentukan keberlangsungan suatu pekerjaan. Skala pengukuran mungkin lebih tepat dengan tingkat kepuasan kerja. Seringkali, pekerjaan yang menguntungkan (secara nominal) tidak bisa dilakukan karena tidak bisa menghasilkan kepuasan secara emosional. Sebaliknya, walau ada pengorbanan, tetapi lebih memuaskan, seringkali ini menjadi pilihan. Baca selebihnya »

Persahabatan (Bagai Kepompong…)

Posted in Kebudayaan, Lepas, Living dengan kaitan (tags) , , , , , , , , , on 13 Mei 2009 by ompundaru

Orang bilang (lagi trend), persahabatan bagai kepompong.. suatu perumpamaan yang sangat madu untuk diucapkan dan didengar..

Kadang tanpa sadar bersenandung “Persahabatan bagai kepompong”.. ahh.. sekali lagi.. madu.. Dari anak-anak, remaja, dewasa sampai pada tahap orang tua, mulai dari orang kebanyakan sampai dengan “orang” spesial, tanpa sadar pernah dan punya sahabat yang begitu dekat untuk  berbagi rasa, canda, cekikikan, gosip, omelan, suka, duka, harta, hutang, bahkan ada juga sampai pada makian.. bahkan.. berbagi pacar? suami? istri? (No way, itu mungkin sahabat yang sudah sakit). Baca selebihnya »

Do I Marry (Found) The Right Person?

Posted in Lepas, Living dengan kaitan (tags) , , , , , , , on 8 Mei 2009 by ompundaru

Buat mereka yang masih single bisa mengambil pelajaran dari cerita ini dan buat yang udah nikah cerita ini bisa jadi guideline untuk meningkatkan ikatan pernikahan yang udah dijalani.

“Apakah saya menikah dengan orang yang tepat?”

Dalam sebuah seminar rumah tangga, seorang audience tiba-tiba melontarkan pertanyaan yang sangat lumrah, “Bagaimana saya tahu kalo saya menikah dengan orang yang tepat?”. Saya melihat ada seorang lelaki bertubuh besar duduk di sebelahnya, jadi saya menjawab “Ya… tergantung. Apakah pria disebelah anda itu suami anda?”. Dengan sangat serius dia balik bertanya “Bagaimana anda tahu?!”. “Biarkan saya jawab pertanyaan yang sangat membebani ini.” Inilah jawabanya! SETIAP ikatan memiliki siklus. Pada saat-saat awal sebuah hubungan, anda merasakan jatuh cinta dengan pasangan anda. Telepon darinya selalu ditunggu-tunggu, begitu merindukan belaian sayangnya dan begitu menyukai perubahan sikap-sikapnya yang bersemangat, begitu menyenangkan. Baca selebihnya »

Pulau Ular

Posted in Destination Alternative, History, Kebudayaan, Lepas, Living dengan kaitan (tags) , , , , , , , , , , , , , , on 5 Mei 2009 by ompundaru

pulau-ular11Mendengar nama Ular, binatang yang satu ini, anda jangan dulu merasa takut atau trauma. Yakinlah bahwa ribuan ular yang ada di Pulau Ular ini tidaklah seseram yang anda bayangkan. Ular-ular di pulau ini sangat ramah dan bersahabat dengan manusia. Baca selebihnya »

“Oha Witi” (Nasi Jewawut).

Posted in Health, Kebudayaan, Lepas, Living dengan kaitan (tags) , , , , , , , , , , , , , on 5 Mei 2009 by ompundaru

oha-witiOha Witi atau Nasi Jewawut merupakan hasil Cipta Menu dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima yang telah berhasil meraih Juara II Nasional pada Lomba Cipta Menu Tingkat Nasional.

Cara membuat Oha Witi (Nasi Jewawut) :

Bahan-bahan yang digunakan : 100 gr Beras, 200 gr Witi (Jewawut), 25 gr Daun Sandanawa.

Cara Pembuatan : Beras dan Witi direndam selama lebih kurang 1 jam, ditiriskan lalu diaron dan dikukus sampai masak. Nasi Witi dibungkus dengan Daun Sandanawa lalu dikukus kembali. Besarnya Nasi Witi disesuaikan dengan kebutuhan dan selera.

Selamat mencoba.