Memburu Kain Bima


tembe-mbojo“MISTER! Mister!” Teriakan seperti itu biasanya muncul dari mulut anak-anak, menyambut wisatawan yang datang ke beberapa desa yang sudah biasa disinggahi turis asing. Diantaranya adalah Desa Mbawa Kambetu, Mbawa I, Mbawa II, yang terletak di Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima.

Mbawa Kambetu merupakan desa di Bima yang kuat memegang tradisi. Sebagian besar penduduknya masih menganut animisme. Di suatu siang, bunyi bola ping pong yang dipukul beradu manis dengan ketukan alat-alat tenun. Di setiap rumah — hampir seluruhnya rumah panggung — perempuan-perempuan tampak asyik menenun. Merangkai aneka warna benang hingga membentuk kain.

Jika melihat ada orang asing datang, mereka berhenti sejenak, mengobrol dan menawarkan kain. Beberapa orang malah mengeluarkan koleksi. Harga yang ditawarkan bervariasi, antara Rp. 100 ribu hingga ratusan ribu rupiah. Masih bisa ditawar, hanya saja di Desa Mbawa sudah lebih mahal karena mereka biasa menerima kunjungan wisatawan asing.

Ingin mendapatkan harga lebih murah? Teruslah menjelajahi desa seputar Bima. Misalnya ke Ntobo di kawasan Donggo. Harga kain di desa ini masih jauh lebih murah. Variasinya mencapai Rp. 50 ribu hingga ratusan ribu rupiah. Soal kualitas, Anda bisa memilih dari sekian banyak produksi rumahan.

Jika enggan berburu ke pelosok, silakan datang ke kawasan Raba Dompu, Kota Bima. Di sini, kain yang ditawarkan lebih bervariasi. Mulai dari tenun sampai kain ikat yang sering dijadikan sarung. Harganya memang lebih mahal, tapi pilihannya juga lebih banyak. Kualitasnya pun merata. Lebih dari itu, Anda bisa mendapatkan aneka informasi. Mulai dari jenis benang yang digunakan, makna motif, sampai ke cara penggunaan kain tenun buat lelaki dan perempuan.

kalung-mutiaraAnda juga bisa mendatangi Toko Suvenir Muthmainah. Di sini tidak hanya menawarkan kain tenun, tapi juga aneka perhiasan mutiara air tawar dan laut. Harga kainnya standar, sedangkan mutiaranya bisa dikatakan lebih murah. Antara Rp. 20 ribu sampai jutaan rupiah. Jangan lupa juga membeli madu dan obat gosok khas Bima yang sudah terkenal khasiatnya itu. Selamat Berburu!

(di kutip dari Lintang Rowe dalam CITIGOLD)

About these ads

25 Tanggapan to “Memburu Kain Bima”

  1. titih dewi lestari Says:

    bagus banget mutiaranya…boleh tuh ..kapan2 minta buat oleh2…

  2. Boleh.. Boleh Tih..

    Salam,
    OmpuNdaru

  3. Ompu, usul satu produk Bima yang jarang diangkat.

    Gelas “Songga” atau gelas kayu Bidara Laut yang konon mujarab untuk obat dan bagus untuk souvenir. Sejak tahun 2000-an usaha rumahan pembuatan gelas kayu Songga menjamur di Kota Bima, dulu samping rumah saya juga jadi salah satu sentra kerajinan gelas obat tersebut.

    Pasarnya sampai Bali-Jawa dan dikirim ke makassar, konon barang ini laku dijual lagi berkali lipat harganya ke luar negeri.

  4. Iya Bung Rakateza, terima kasih usulnya, nanti saya cari dulu literaturnya. Saya juga jadi teringat dulu waktu saya skripsi, saya pernah bawain oleh-oleh Gelas Songga buat Dosen Pembimbing saya (karena mereka minta juga sih..), dan itu saya beli di Penatoi.. Sekarang saya lagi menggarap “Mengintip Masa Lalu Lewat Bangunan Bersejarah di Bima”. Tapi Idenya Bung Rakateza menarik juga.. Sebenarnya masih banyak yang bisa diangkat mengenai Bima, tapi literaturnya sangat sedikit sekali.. Sekali lagi thank’s yah..

  5. Wah…tulisannya bagus Banget nih Pak…
    Manteeeeb….!!!
    Kebetulan saya adalah asli Rabadompu, banyak dari keluarga mada yan gmenjdai penenun di sana…hanya saja memang agak mahal, tapi memang benar, lebih bervariasi…
    Jaya terus dana mbojo…
    Tetap semangat Pak…

  6. Terims kasih pak..
    Kapan-kapan mampir lagi yah..

    Salam,
    Ompundaru

  7. wah, tulisannya keren Pak..
    saya jadi ingin ke Bima

  8. Terima kasih Tyas, kapan punya waktu ke Bima?

  9. Saya pernah mendapatkan obat gfosok, konon adalah berasal dari getah kayu SONGGA. Sebetulnya saja manfaat getah kayu songga dan bagaimana cara penggunaan yang tepat.
    Menurut teman saya yang memberi minyak kayu songga ini penggunaannya cukup ditempel (dengan yang telah dilumuri minyak songga) pada bagian yang sakit. Rasanya memang bukan main panasnya.
    Tetapi katyanya penggunaan cara lain dengan di oleh pada bagian kulit yg gatal atau kudisan, apakah tidak panas sekali ?
    Sedang gelas kayu songga itu untuk apa? kalau air yang di tuang di kayu songga apakah tigak menyebabkan tenggotrokan jadi panas? Mengingat di tempel dg kertas yang diberi minyak songga saja panasnya sudah minta ampun.

  10. Pak Sriyono,
    Setahu Ompu, kalo obat gosok yang berasal dari getah kayu songga itu, dicampur lagi dengan rempah-rempah sehinga hasilnya memang agak panas. Kalau penggunaan untuk kayu yang ditempel langsung ke kulit kita, tidak panas, bahkan sifatnya malah akan menghisap sumber dari penyakit gatal-gatal atau kudisan tersebut, yang lebih bagus lagi, kali kulit kayunya ditumbuk dan ditempelkan ditempat yang gatal atau kudis tersebut.
    Untuk gelas songga, air yang dimasukkan ke dalam gelas tersebut akan terasa pahit jadinya, tidak akan berasa panas, air tersebut bisa berfungsi untuk mengobati penyakit malaria dan sebagainya..
    Jadi menurut Ompu, yang panas tersebut jika sudah diberikan tambahan bahan yang lain. Demikian Pak Sriyono, lebih dan kurangnya penjelasan dari Ompu.

    Regards,
    Ompundaru

  11. johnli alfath Says:

    Kain hasil tenunan di desa mbawa dan sekitarnya memiliki motif yang khas. yang paling terkenal adalah kain sarung hitamnya. biasanya kain/sarung hitam berukuran besar lebih lebar dari kain tenunan yang biasa. uniknya kain ini di buat dari benang yang berwarna putih. untuk menghitamkanya mengunakan tanaman tertentu yang namanya dalam bahasa bima adalah fu’u sau. fuu sau ini direndam beberapa hari bahkan beberapa minggu sampai air rendaman di dalam muja (kendi) yang berukuran besar menghitam. barulah benang putih tadi di rendam beberapa hari sampai benang tersebut berwarna hitam barulah benang itu dikeringkan dan digunakan sebagai bahan tetunan. kelebihan dari kain ini adalah ukurannya yang besar, hangat, kalau kena gatal ulat bisa jadi obat penyembuh tinggal sarung hitam tadi digosokkan ke bagian yang gatal. tunggu sesaat pasti gatalnya hilang. anda yang berminat datanglah ke kampung kami mbawa, kec donggo kabupaten bima.

  12. Terima kasih Pak Johnli Alfath sudah menjelaskan lebih terperinci lagi.. karena kelihatannya Pak Johnli Alfath berasal dari Desa Mbawa sendiri, ada baiknya mungkin lebih spesifik lagi mempromosikan kainnya, macam dan ragamnya, harga dan tempat pemesanan. Bisa juga dipostingkan disini, nanti Ompu bantu untuk mempostingkannya, bisa dalam bentuk tulisan atau dalam bentuk tulisan promosi. Sukses Pak.

    Salam,
    OmpuNdaru

  13. Aba kirim ja foto2 tentang mbojo…

    Aka internet sa to’i ja foto ra gamba tentang dana mbojo… buna foto tari pasapu monca, dantraha, pulau ular, pacoa jara (joki to’i), ntumbu tuta, alat2 musik tradisional bima dll….

  14. Om Akbar,

    Insya Allah yah, di copy paste aja nanti di edit lagi..

    Salam, OmpuNdaru

  15. Resolusi na toi saraa aba…

    alat musik tradisional wati wara aba…

  16. Akbar, coba di edit dengan photoshop atau tarik itu foto dengan microsoft power point, trus di save as ke file jpg. Kalau alat musik tradisional, kayaknya belum ada neh, hehehe.. selamat mencoba yah..

    Salam, OmpuNdaru

  17. maaf, saya mau tanya. kayu songga yang banyak beredar itu diperoleh darimana ya? apa sudah ada yang melakukan budidaya kayu songga?
    trimakasih

  18. Mau nanya nih…katanya dengan menggigit kayu songga pada saat hubungan intim..maka yang pria bisa tahan lama berjam-jam…mohon pencerahannhya…trims

  19. Mo nanya ompu…..ada yang bilang kalau menggigit potongan kecil kayu songga pada saat berhubungan intim, maka pria bisa tahan lama berjam-jam, mohon pencerahan ompu..trims

  20. Met malm ompuu..saya mau tanya kegunaan dan khasiat kayu songga yang telah di rebus dg air sehingga air menjadi pahit,,apakah ada dosis khususnya.??terimakasih ompuu

  21. m setiadin Says:

    jadi kangen bima

  22. miftachul huda Says:

    tolong upload lagu pasapu monca dunnnkkk…
    dulu waktu aku di panda sering dengerin lagu itu, tapi setelah di jawa…???
    kkkaaaannnggeeennnnn banget ama tu lagu…
    kirim ke email juga boleh…
    huda_mip@yahoo.co.id

  23. mas dimana yaach saya bisa pesan kayu songga partai besar yang belum di bentuk jadi gelas, termasuk biji dan getahnya….? jika ada mohon berikan informasi alamat dan no telpnya.. kontak ke email saya

    ahmad
    cv.wimjii@yahoo.com

  24. apa kasiatnya kayu songga kata orang bisa menaikkan libido apa benar yaaa

  25. Ass
    bisa bantu share ke mada, itentang informasi. Mulai dari jenis benang , makna motif, sampai cara penggunaan kain tenun goli buat lelaki dan perempuan. mada sedang angkat skripsi tentang kain goli
    Mohon bantuannka ke (oh.yaarif@gmail.com)
    Kelembo ade.
    wss

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: