<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>OmpuNdaru's Blog</title>
	<atom:link href="http://ompundaru.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ompundaru.wordpress.com</link>
	<description>for Bima to Experience The Neverland</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 Dec 2009 11:22:14 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='ompundaru.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/afdc3a3247347873cdcd2bca70fb95ae?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>OmpuNdaru's Blog</title>
		<link>http://ompundaru.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Pidato Anak Usia 12 Tahun Bikin Forum PBB Terdiam</title>
		<link>http://ompundaru.wordpress.com/2009/12/04/pidato-anak-usia-12-tahun-bikin-forum-pbb-terdiam/</link>
		<comments>http://ompundaru.wordpress.com/2009/12/04/pidato-anak-usia-12-tahun-bikin-forum-pbb-terdiam/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Dec 2009 11:22:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ompundaru</dc:creator>
				<category><![CDATA[History]]></category>
		<category><![CDATA[Lepas]]></category>
		<category><![CDATA[Living]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sains]]></category>
		<category><![CDATA[Hak Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Biography]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Top]]></category>
		<category><![CDATA[Child]]></category>
		<category><![CDATA[Learning]]></category>
		<category><![CDATA[Program]]></category>
		<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[Public]]></category>
		<category><![CDATA[IQ]]></category>
		<category><![CDATA[Talent]]></category>
		<category><![CDATA[Schooll]]></category>
		<category><![CDATA[Familly]]></category>
		<category><![CDATA[Child Right]]></category>
		<category><![CDATA[Child Protection]]></category>
		<category><![CDATA[LintasBerita]]></category>
		<category><![CDATA[Wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[InfoGue]]></category>
		<category><![CDATA[Twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ompundaru.wordpress.com/?p=986</guid>
		<description><![CDATA[Cerita ini berbicara mengenai seorang anak yang bernama Severn Suzuki seorang anak yang pada usia 9 tahun telah mendirikan Enviromental Children&#8217;s Organization (ECO). ECO sendiri adalah Sebuah kelompok kecil anak-anak yang mendedikasikan diri Untuk belajar dan mengajarkan pada anak-anak lain mengenai masalah-masalah lingkungan.
Dan mereka pun diundang menghadiri Konferensi Lingkungan Hidup PBB, dimana pada saat itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ompundaru.wordpress.com&blog=5618926&post=986&subd=ompundaru&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Cerita ini berbicara mengenai seorang anak yang bernama Severn Suzuki seorang anak yang pada usia 9 tahun telah mendirikan Enviromental Children&#8217;s Organization (ECO). ECO sendiri adalah Sebuah kelompok kecil anak-anak yang mendedikasikan diri Untuk belajar dan mengajarkan pada anak-anak lain mengenai masalah-masalah lingkungan.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan mereka pun diundang menghadiri Konferensi Lingkungan Hidup PBB, dimana pada saat itu Seveern yang berusia 12 Tahun memberikan sebuah pidato kuat yang memberikan pengaruh besar (dan membungkam) beberapa pemimpin dunia terkemuka. Apa yang disampaikan oleh seorang anak kecil ber-usia 12 tahun hingga bisa membuat RUANG SIDANG PBB hening, lalu saat pidatonya selesai ruang sidang penuh dengan orang-orang terkemuka yang berdiri dan memberikan Tepuk Tangan yang meriah kepada anak berusia 12 tahun.<span id="more-986"></span> Inilah Isi pidato tersebut: (sumber The Collage Foundation) Halo, nama Saya Severn Suzuki, berbicara mewakili E.C.O – Enviromental Children Organization. Kami adalah Kelompok dari Canada yang terdiri dari anak-anak berusia 12 dan 13 tahun. Yang mencoba membuat Perbedaan: Vanessa Suttie, Morga, Geister, Michelle Quiq dan saya sendiri. Kami menggalang dana untuk bisa datang ke sini sejauh 6.000 mil. Untuk memberitahukan pada anda sekalian orang dewasa bahwa anda harus mengubah cara anda. Hari ini di sini juga. Saya tidak memiliki agenda tersembunyi. Saya menginginkan masa depan bagi diri saya saja. Kehilangan masa depan tidaklah sama seperti kalah dalam pemilihan umum atau rugi dalam pasar saham. Saya berada di sini untuk berbicara bagi semua generasi yang akan datang. Saya berada disini mewakili anak-anak yang kelaparan di seluruh dunia yang tangisannya tidak lagi terdengar. Saya berada di sini untuk berbicara bagi binatang-binatang yang sekarat yang tidak terhitung jumlahnya di seluruh planet ini karena kehilangan habitatnya. Kami tidak boleh tidak di dengar. Saya merasa takut untuk berada di bawah sinar matahari karena berlubangnya lapisan OZON. Saya merasa takut untuk bernafas karena saya tidak tahu ada bahan kimia apa yang dibawa oleh udara. Saya sering memancing di Vancouver bersama ayah saya hingga beberapa tahun yang lalu kami menemukan bahwa ikan-ikannya penuh dengan kanker. Dan sekarang kami mendengar bahwa binatang-binatang dan tumbuhan satu persatu mengalami kepunahan tiap harinya hilang selamanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam hidup saya, saya memiliki mimpi untuk melihat kumpulan besar binatang-binatang liar, hutan rimba dan hutan tropis yang penuh dengan burung dan kupu-kupu. tetapi sekarang saya tidak tahu apakah hal-hal tersebut bahkan masih ada untuk dilihat oleh anak saya nantinya. Apakah anda sekalian harus khawatir terhadap masalah-masalah kecil ini ketika anda sekalian masih berusia sama serperti saya sekarang? Semua ini terjadi di hadapan kita dan walaupun begitu kita masih tetap bersikap bagaikan kita masih memiliki banyak waktu dan semua pemecahannya. Saya hanyalah seorang anak kecil dan saya tidak memiliki semua pemecahannya tetapi saya ingin anda sekalian menyadari bahwa anda sekalian juga sama seperti saya! Anda tidak tahu bagaimana caranya memperbaiki lubang pada lapisan ozon kita. Anda tidak tahu bagaimana cara mengembalikan ikan-ikan salmon ke sungai asalnya. Anda tidak tahu bagaimana caranya mengembalikan binatang-binatang yang telah punah. Dan anda tidak dapat mengembalikan Hutan-Hutan seperti sediakala di tempatnya yang sekarang hanya berupa padang pasir. Jika anda tidak tahu bagaimana cara memperbaikinya.</p>
<p style="text-align:justify;">TOLONG BERHENTI MERUSAKNYA!</p>
<p style="text-align:justify;">Di sini anda adalah delegasi negara-negara anda. Pengusaha, Anggota perhimpunan, wartawan atau politisi &#8211; tetapi sebenarnya anda adalah ayah dan ibu, saudara laki-laki dan saudara perempuan, paman dan bibi &#8211; dan anda semua adalah anak dari seseorang. Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa kita semua adalah bagian dari sebuah keluarga besar, yang beranggotakan lebih dari 5 milyar, terdiri dari 30 juta rumpun dan kita semua berbagi udara, air dan tanah di planet yang sama &#8211; perbatasan dan pemerintahan tidak akan mengubah hal tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya Hanyalah seorang anak kecil namun begitu saya tahu bahwa kita semua menghadapi permasalahan yang sama dan kita seharusnya bersatu untuk tujuan yang sama. Walaupun marah, namun saya tidak buta, dan walaupun takut, saya tidak ragu untuk memberitahukan dunia apa yang saya rasakan.</p>
<p style="text-align:justify;">Di Negara saya, kami sangat banyak melakukan penyia-nyiaan, kami membeli sesuatu dan kemudian membuangnya, beli dan kemudian buang. Walaupun begitu tetap saja negara-negara di utara tidak akan berbagi dengan mereka yang memerlukan. Bahkan ketika kita memiliki lebih dari cukup, kita merasa takut untuk kehilangan sebagian kekayaan kita, kita takut untuk berbagi.</p>
<p style="text-align:justify;">Di Canada kami memiliki kehidupan yang nyaman, dengan sandang, pangan dan papan yang berkecukupan &#8211; kami memiliki jam tangan, sepeda, komputer dan perlengkapan televisi. Dua hari yang lalu di Brazil sini, kami terkejut ketika kami menghabiskan waktu dengan anak-anak yang hidup di jalanan. Dan salah satu anak tersebut memberitahukan kepada kami: &#8220;Aku berharap aku kaya , dan jika Aku kaya, Aku akan memberikan anak-anak jalanan makanan, pakaian dan obat-obatan, tempat tinggal, dan Cinta dan Kasih sayang&#8221;. Jika seorang anak yang berada dijalanan yang tidak memiliki apapun, bersedia untuk berbagi, mengapa kita yang memiliki segalanya masih begitu serakah?</p>
<p style="text-align:justify;">Saya tidak dapat berhenti memikirkan bahwa anak-anak tersebut berusia sama dengan saya, bahwa tempat kelahiran anda dapat membuat perbedaan yang begitu besar. bahwa saya bisa saja menjadi salah satu dari anak-anak yang hidup di Favellas di Rio; saya bisa saja menjadi anak yang kelaparan di Somalia; seorang korban perang timur tengah atau pengemis di India . Saya hanyalah Seorang anak kecil namun saya tahu bahwa jika semua Uang yang dihabiskan untuk perang dipakai untuk mengurangi tingkat kemisikinan dan menemukan jawaban terhadap permasalahan alam, betapa indah jadinya dunia ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Di sekolah, bahkan di taman kanak-kanak anda mengajarkan kami untuk berbuat baik. Anda mengajarkan pada kami untuk tidak berkelahi dengan orang lain. Mencari jalan keluar, membereskan kekacauan yang kita timbulkan. Tidak menyakiti makhluk hidup lain, Berbagi dan tidak tamak.. Lalu mengapa anda kemudian melakukan hal yang anda ajarkan pada kami supaya tidak boleh dilakukan tersebut? Jangan lupakan mengapa anda menghadiri Konferensi ini. mengapa anda melakukan hal ini &#8211; kami adalah anak-anak anda semua, Anda sekalianlah yang memutuskan dunia seperti apa yang akan kami tinggali.</p>
<p style="text-align:justify;">Orang tua seharus nya dapat memberikan kenyamanan pada anak-anak mereka dengan mengatakan &#8220;Semuanya akan baik-baik saja&#8221;. ”kami melakukan yang terbaik yang dapat kami lakukan&#8217; dan &#8216; ini bukanlah akhir dari segalanya&#8217; Tetapi saya tidak merasa bahwa anda dapat mengatakan hal tersebut kepada kami lagi. Apakah kami bahkan ada dalam daftar prioritas anda semua? Ayah saya selalu berkata &#8216;kamu akan selalu dikenang karena perbuatanmu bukan oleh kata-katamu&#8217;.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi, apa yang anda lakukan membuat saya menangis pada malam hari. Kalian orang dewasa berkata bahwa kalian menyayangi kami. Saya menantang A N D A , cobalah untuk mewujudkan kata-kata tersebut. Sekian dan terima kasih atas perhatiannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Servern Cullis-Suzuki telah membungkam 1 ruang sidang Konfrensi PBB, membungkam seluruh Orang-orang penting dari seluruh dunia hanya dengan pidatonya, setelah pidatonya selesai serempak seluruh Orang yang hadir di ruang pidato tersebut berdiri dan memberikan tepuk tangan yang meriah kepada anak berusia 12 tahun dan setelah itu ketua sidang PBB mengatakan dalam pidatonya.. &#8220;Hari ini Saya merasa sangatlah Malu terhadap Diri saya sendiri karena saya baru saja disadarkan betapa pentingnya lingkungan dan isi nya disekitar kita oleh Anak yang hanya berusia 12 tahun yang maju berdiri di mimbar ini tanpa selembarpun Naskah untuk berpidato, sedangkan saya maju membawa berlembar naskah yang telah dibuat oleh assisten saya kemarin. Saya &#8230; tidak, kita semua dikalahkan oleh anak yang berusia 12 tahun.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Cerita ini benar-benar terjadi dan pidato severn Cullis-Suzuki itu benar-benar pidato yang dikatakannya dalam pidato tersebut tanpa dilebih-lebihkan.</p>
<p style="text-align:justify;">Apa yang anda dapat dari cerita tersebut?</p>
 Tagged: Biography, Child, Child Protection, Child Right, Education, Familly, Hak Anak, History, InfoGue, IQ, Learning, Lepas, LintasBerita, Opini, Program, Public, Schooll, Talent, Top, Twitter, Wordpress <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ompundaru.wordpress.com/986/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ompundaru.wordpress.com/986/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ompundaru.wordpress.com/986/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ompundaru.wordpress.com/986/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ompundaru.wordpress.com/986/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ompundaru.wordpress.com/986/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ompundaru.wordpress.com/986/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ompundaru.wordpress.com/986/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ompundaru.wordpress.com/986/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ompundaru.wordpress.com/986/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ompundaru.wordpress.com&blog=5618926&post=986&subd=ompundaru&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ompundaru.wordpress.com/2009/12/04/pidato-anak-usia-12-tahun-bikin-forum-pbb-terdiam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/91aa17fa508a87b92e61561e2d903f2c?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">OmpuNdaru</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pack up a pillow and blanket, go see the world. You will never regret it (The Name Sake Movie)</title>
		<link>http://ompundaru.wordpress.com/2009/10/12/pack-up-a-pillow-and-blanket-go-see-the-world-you-will-never-regret-it-the-name-sake-movie/</link>
		<comments>http://ompundaru.wordpress.com/2009/10/12/pack-up-a-pillow-and-blanket-go-see-the-world-you-will-never-regret-it-the-name-sake-movie/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Oct 2009 11:13:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ompundaru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebudayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Lepas]]></category>
		<category><![CDATA[Living]]></category>
		<category><![CDATA[Beauty]]></category>
		<category><![CDATA[Bima]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[Dompu]]></category>
		<category><![CDATA[Familly]]></category>
		<category><![CDATA[History]]></category>
		<category><![CDATA[InfoGue]]></category>
		<category><![CDATA[Legenda]]></category>
		<category><![CDATA[Lembata]]></category>
		<category><![CDATA[LintasBerita]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Public]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Top]]></category>
		<category><![CDATA[Travel Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ompundaru.wordpress.com/?p=973</guid>
		<description><![CDATA[Lamalera, yang terletak di Kecamatan Wulandoni, Kabupaten Lembata merupakan sebuah desa tepi pantai yang sejak dulu terkenal akan tradisi penangkapan ikan paus secara tradisional. Masa penangkapan ikan paus sendiri dimulai dengan proses ritual dan misa pembukaan.
Misa Lefa  dimulai pada awal bulan Mei setiap tahun sebagai tanda masa penangkapan ikan paus (Mei &#8211; Oktober) telah dibuka. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ompundaru.wordpress.com&blog=5618926&post=973&subd=ompundaru&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-975" title="IMG_0085" src="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/10/img_0085.jpg?w=450&#038;h=337" alt="IMG_0085" width="450" height="337" />Lamalera, yang terletak di Kecamatan Wulandoni, Kabupaten Lembata merupakan sebuah desa tepi pantai yang sejak dulu terkenal akan tradisi penangkapan ikan paus secara tradisional. Masa penangkapan ikan paus sendiri dimulai dengan proses ritual dan misa pembukaan.<span id="more-973"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-977" title="IMG_0033" src="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/10/img_0033.jpg?w=314&#038;h=235" alt="IMG_0033" width="314" height="235" />Misa Lefa  dimulai pada awal bulan Mei setiap tahun sebagai tanda masa penangkapan ikan paus (Mei &#8211; Oktober) telah dibuka. Misa ini diadakan di tepi pantai, di Kapel St. Petrus dan Paulus di Desa Lamalera. Semua warga Lamalera, tidak terkecuali para turis dari berbagai dunia pun hadir mengabadikan momen yang sakral. Doa dan nyanyian yang khusuk dari para warga mengantar doa untuk berkat dan keselamatan untuk masa perburuan paus tahun ini. Setelah misa ditutup, Pastor memberkati laut dengan memercikkan air yang telah diberkati. Sebuah <em>pledang</em> (perahu tradisional untuk menangkap ikan paus) pun diberkati dan dilepas menuju laut sebagai simbol bahwa masyarakat Lamalera telah diperbolehkan untuk melakukan aktivitas penangkapan ikan paus. Setelah itu semua pledang yang disimpan di pinggir pantai diberkati.</p>
<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-979" title="IMG_0045" src="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/10/img_0045.jpg?w=314&#038;h=156" alt="IMG_0045" width="314" height="156" />Pada hari sebelumnya, juga diadakan upacara adat di salah satu tempat yang dianggap sakral yaitu batu yang menyerupai ikan paus. Para tuan tanah yaitu Suku Wujon memimpin upacara dengan serangkaian ritual. Setelah ritual adat dilakukan, warga Lamalera mengadakan misa arwah untuk mendoakan para nelayan, sanak dan keluarga yang terbunuh pada saat penangkapan ikan paus ataupun yang mengalami kecelakaan di laut. Setelah misa ditutup, warga menabur bunga di tepi pantai. Ada juga yang membuat miniatur perahu dan menaruh lilin di dalamnya dan dilepas ke laut.</p>
<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-978" title="IMG_0048" src="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/10/img_0048.jpg?w=273&#038;h=235" alt="IMG_0048" width="273" height="235" />Perburuan ikan paus sudah menjadi tradisi sekaligus sumber mata pencaharian warga Desa Lamalera. Peralatan untuk menangkap ikan paus pun masih tradisional, menggunakan sebuah perahu kayu yang biasa disebut dengan bahasa lokal <em>pledang </em>dengan peralatan lain biasa disebut <em>tampuling</em>, <em>ganco</em> dan parang. Jenis ikan paus yang ditangkap pun hanya Paus Sperma atau <em>Sperm Whale</em>. Sedangkan untuk Paus Biru (<em>Blue Whale</em>) ataupun Paus Bongkok (<em>Humpback Whale</em>) tidak  ditangkap. Untuk membedakan jenis paus sperma dan paus lainnya, nelayan Lamalera akan melihat pada cara paus menyemburkan air di permukaan air laut. Untuk ikan paus jenis Paus Sperma, nelayan Lamalera tidak boleh menangkap paus betina yang sedang menyusui anak serta anak ikan paus itu sendiri.</p>
<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-980" title="IMG_0035" src="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/10/img_0035.jpg?w=314&#038;h=235" alt="IMG_0035" width="314" height="235" />Teknik penangkapan ikan paus pun masih sederhana. Ketika paus melewati perairan Lamalera, maka pledang pun akan mendekat dan juru tikam atau <em>Lama Fa</em> akan melompat dari pledang dan menikam ikan paus dengan tombak yang telah dikaitkan di tempuling beberapa kali sampai ikan mengeluarkan darah. Ikan akan meronta namun jika darah yang keluar sudah banyak, ikan pun mulai capai. Ikan yang hampir mati akan ditarik ke pantai. Setelah ikan berada di tepi pantai, ikan paus akan dipotong-potong. Sesuai dengan tradisi kepala ikan akan diberikan kepada tuan tanah dalam hal ini Suku Wujon. Sedangkan untuk bagian lain akan dibagi ke nelayan yang ikut menangkap ikan paus. Ikan yang sudah dipotong akan dijemur. Minyak ikan yang dihasilkan ketika daging ikan paus dijemur, dikonsumsi sebagai obat yang membantu daya ingat. Selain itu minyak ikan paus digunakan sebagai bahan bakar untuk pelita di malam hari. Sistem barter pun masih bisa dijumpai di sini. Para warga Lamalera akan menukar daging ikan paus dengan jagung, beras, ubi, sayur-mayur dari penduduk desa lain ketika hari pasar.</p>
<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-981" title="IMG_0029" src="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/10/img_0029.jpg?w=314&#038;h=235" alt="IMG_0029" width="314" height="235" />Mari berkeliling nusantara. Saya yakin kita akan menjumpai hal-hal menarik yang kita tidak akan pernah temui jika kita tidak pernah berjalan-jalan dan keluar dari “jalur aman” kita.</p>
<p style="text-align:justify;">Misa Lefa: tanda dibukanya perburuan ikan paus di Lamalera</p>
<p style="text-align:justify;">Pack up a pillow and blanket, go see the world. You will never regret it ( <em>The Name Sake Movie</em>). Created by Ullie (bekerja pada salah satu INGO yang berada di Kabupaten Lembata).<img class="alignleft size-full wp-image-982" title="IMG_0075" src="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/10/img_0075.jpg?w=274&#038;h=235" alt="IMG_0075" width="274" height="235" /></p>
 Tagged: Beauty, Bima, Cerita Rakyat, Dompu, Familly, History, InfoGue, Legenda, Lembata, Lepas, LintasBerita, Opini, Pariwisata, Public, Sejarah, Tips, Top, Travel Tips, Wordpress <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ompundaru.wordpress.com/973/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ompundaru.wordpress.com/973/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ompundaru.wordpress.com/973/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ompundaru.wordpress.com/973/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ompundaru.wordpress.com/973/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ompundaru.wordpress.com/973/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ompundaru.wordpress.com/973/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ompundaru.wordpress.com/973/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ompundaru.wordpress.com/973/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ompundaru.wordpress.com/973/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ompundaru.wordpress.com&blog=5618926&post=973&subd=ompundaru&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ompundaru.wordpress.com/2009/10/12/pack-up-a-pillow-and-blanket-go-see-the-world-you-will-never-regret-it-the-name-sake-movie/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/91aa17fa508a87b92e61561e2d903f2c?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">OmpuNdaru</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/10/img_0085.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_0085</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/10/img_0033.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_0033</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/10/img_0045.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_0045</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/10/img_0048.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_0048</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/10/img_0035.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_0035</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/10/img_0029.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_0029</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/10/img_0075.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_0075</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Update</title>
		<link>http://ompundaru.wordpress.com/2009/08/20/update/</link>
		<comments>http://ompundaru.wordpress.com/2009/08/20/update/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Aug 2009 10:28:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ompundaru</dc:creator>
				<category><![CDATA[History]]></category>
		<category><![CDATA[Lepas]]></category>
		<category><![CDATA[Bima]]></category>
		<category><![CDATA[Biography]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[Dompu]]></category>
		<category><![CDATA[Familly]]></category>
		<category><![CDATA[InfoGue]]></category>
		<category><![CDATA[Learning]]></category>
		<category><![CDATA[Lembata]]></category>
		<category><![CDATA[LintasBerita]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Public]]></category>
		<category><![CDATA[SASTRA]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Top]]></category>
		<category><![CDATA[Weekend]]></category>
		<category><![CDATA[Wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ompundaru.wordpress.com/?p=966</guid>
		<description><![CDATA[Lama.. Lama sekali OmpuNdaru tidak pernah lagi meng-update blog sederhana ini.. Terlalu banyak kegiatan yang harus menyita waktu, bahkan untuk meng-update blog saja, terasa sulit. Update, kata yang baru saja terngiang kembali dibenaknya Ompu, ketika salah seorang teman (Muhamaze) mengingatkan untuk meng-update blog.
Tetapi ketika ingin dan mau meng-update, Ompu jadi bingung, mau menulis apa di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ompundaru.wordpress.com&blog=5618926&post=966&subd=ompundaru&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-971" title="In Action" src="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/08/in-action.jpg?w=235&#038;h=241" alt="In Action" width="235" height="241" />Lama.. Lama sekali OmpuNdaru tidak pernah lagi meng-<em>update</em> blog sederhana ini.. Terlalu banyak kegiatan yang harus menyita waktu, bahkan untuk meng-<em>update</em> blog saja, terasa sulit. <em>Update</em>, kata yang baru saja terngiang kembali dibenaknya Ompu, ketika salah seorang teman (<a href="http://muhamaze.wordpress.com/">Muhamaze</a>) mengingatkan untuk meng-<em>update</em> blog.</p>
<p style="text-align:justify;">Tetapi ketika ingin dan mau meng-<em>update</em>, Ompu jadi bingung, mau menulis apa di topik <em>Update</em> ini, terlalu banyak yang ingin ditulis, tapi tidak tahu mau memulai dari mana. Atau mungkin, pikiran dengan jari-jari tangan sudah tidak mau bersahabat lagi sehingga mereka seenaknya berjalan sendiri-sendiri. Tidak seperti dulu, Jari-jari tangan sangat antusias menerjemahkan apa yang ada dalam pikiran Ompu.</p>
<p style="text-align:justify;">Tapi, dalam kesempatan ini, karena Bulan yang paling kita tunggu sudah dekat menghampiri kita, OmpuNdaru menyampaikan &#8220;Mohon Maaf Lahir dan Bathin, Minal Aidzin Walfaidzin, mungkin ada kesalahan sikap, kata, tulisan yang Ompu sengaja ataupun tidak mengakibatkan para sahabat sakit hati atau tersinggung. Selamat menjalankan Ibadah Puasa pada Bulan Ramadhan, semoga amal ibadah kita diterima dan ditempatkan disisi yang terbaik dari-Nya&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">Ah.. ternyata, tidak dikira OmpuNdaru bisa juga meng-<em>update</em> tulisan meskipun sederhana di blog yang juga sederhana ini. </p>
<p style="text-align:justify;">Best Regards, OmpuNdaru</p>
 Tagged: Bima, Biography, Cerita Rakyat, Dompu, Familly, InfoGue, Learning, Lembata, Lepas, LintasBerita, Opini, Public, SASTRA, Tips, Top, Weekend, Wordpress <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ompundaru.wordpress.com/966/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ompundaru.wordpress.com/966/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ompundaru.wordpress.com/966/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ompundaru.wordpress.com/966/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ompundaru.wordpress.com/966/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ompundaru.wordpress.com/966/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ompundaru.wordpress.com/966/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ompundaru.wordpress.com/966/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ompundaru.wordpress.com/966/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ompundaru.wordpress.com/966/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ompundaru.wordpress.com&blog=5618926&post=966&subd=ompundaru&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ompundaru.wordpress.com/2009/08/20/update/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/91aa17fa508a87b92e61561e2d903f2c?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">OmpuNdaru</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/08/in-action.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">In Action</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Makna Simbol Warna</title>
		<link>http://ompundaru.wordpress.com/2009/07/08/makna-simbol-warna/</link>
		<comments>http://ompundaru.wordpress.com/2009/07/08/makna-simbol-warna/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2009 14:23:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ompundaru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lepas]]></category>
		<category><![CDATA[Bima]]></category>
		<category><![CDATA[Dompu]]></category>
		<category><![CDATA[InfoGue]]></category>
		<category><![CDATA[Learning]]></category>
		<category><![CDATA[Lembata]]></category>
		<category><![CDATA[LintasBerita]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Public]]></category>
		<category><![CDATA[Top]]></category>
		<category><![CDATA[Travel Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ompundaru.wordpress.com/?p=960</guid>
		<description><![CDATA[http://syaiful64.wordpress.com/2009/06/07/makna-simbor-warna/<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ompundaru.wordpress.com&blog=5618926&post=960&subd=ompundaru&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div>
<p style="text-align:justify;">Oleh : <a href="http://syaiful64.wordpress.com/2009/06/07/makna-simbor-warna/">Syaiful</a></p>
<p style="text-align:justify;">Bagi yang ingin mendesain sebuah blogsite tidak terlepas dari Artistik, Desain, Warna serta Tema dari Blogsite yang ingin di buat. Ini mungkin bisa bermanfaat bagi anda untuk mendesain sebuah Blogsite. Mudah-mudahan ada manfaatnya sehingga cocok dengan tema yang anda ambil.</p>
<p style="text-align:justify;"><img title="Contoh Warna" src="http://syaiful64.files.wordpress.com/2009/06/contoh-warna1.jpg?w=104&amp;h=150&#038;h=150" alt="Contoh Warna" width="104" height="150" /></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>1. Merah</strong><br />
melambangkan kesan energi, kekuatan, hasrat, erotisme, keberanian, simbol dari api, pencapaian tujuan, darah, resiko, ketenaran, cinta, perjuangan, perhatian, perang, bahaya, kecepatan, panas, kekerasan. Warna ini dapat menyampaikan kecenderungan untuk menampilkan gambar dan teks secara lebih besar dan dekat. warna merah dapat mengganggu apabila digunakan pada ukuran yang besar. Merah cocok untuk tema yang menunjukkan keberanian seseorang. energi misal mobil, kendaraan bermotor, olahraga dan permainan<span id="more-960"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>2. Putih</strong><br />
Menunjukkan kedamaian, Permohonan maaf, pencapaian diri, spiritualitas, kedewaan, keperawanan atau kesucian, kesederhanaan, kesempurnaan, kebersihan, cahaya, tak bersalah, keamanan, persatuan. Warna putih sangat bagus untuk menampilkan atau menekankan warna lain serta memberi kesan kesederhanaan dan kebersihan.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>3. Hitam</strong><br />
Melambangkan perlindungan, pengusiran, sesuatu yang negatif, mengikat, kekuatan, formalitas, misteri, kekayaan, ketakutan, kejahatan, ketidak bahagiaan, perasaan yang dalam, kesedihan, kemarahan, sesuatu yang melanggar (underground), modern music, harga diri, anti kemapanan.<br />
Sangat tepat untuk menambahkan kesan misteri. latar belakang warna hitam dapat menampilkan perspektif dan kedalaman. Sangat bagus untuk menampilkan karya seni atau fotografi karena membantu penekanan pada warna-warna lain.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>4. Biru</strong><br />
Memberikan kesan Komunikasi, Peruntungan yang baik, kebijakan, perlindungan, inspirasi spiritual, tenang, kelembutan, dinamis, air, laut, kreativitas, cinta, kedamaian, kepercayaan, loyalitas, kepandaian, panutan, kekuatan dari adlam, kesedihan, kestabilan, kepercayaan diri, kesadaran, pesan, ide, berbagi, idealisme, persahabatan dan harmoni, kasih sayang. Warna ini memberi kesan tenang dan menekankan keinginan. Biru tidak meminta mata untuk memperhatikan. Obyek dan gambar biru pada dasarnya dapat menciptakan perasaan yang dingin dan tenang. Warna Biru juga dapat menampilkan kekuatan teknologi, kebersihan, udara, air dan kedalaman laut. Selain itu, jika digabungkan dengan warna merah dan kuning dapat memberikan kesan kepercayaan dan kesehatan.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>5. Hijau</strong><br />
Menunjukkan warna bumi, penyembuhan fisik, kelimpahan, keajaiban, tanaman dan pohon, kesuburan, pertumbuhan, muda, kesuksesan materi, pembaharuan, daya tahan, keseimbangan, ketergantungan dan persahabatan. Dapat digunakan untuk relaksasi, menetralisir mata, memenangkan pikiran, merangsang kreatifitas.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>6. Kuning</strong><br />
Merujuk pada matahari, ingatan, imajinasi logis, energi sosial, kerjasama, kebahagiaan, kegembiraan, kehangatan, loyalitas, tekanan mental, persepsi, pemahaman, kebijaksanaan, penghianatan, kecemburuan, penipuan, kelemahan, penakut, aksi, idealisme, optimisme, imajinasi, harapan, musim panas, filosofi, ketidak pastian, resah dan curiga.<br />
Warna Kuning merangsang aktivitas mental dan menarik perhatian, Sangat efektif digunakan pada blogsite yang menekankan pada perasaan bahagia dan kekanakan.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>7. Merah Muda</strong><br />
Warna Merah Muda menunjukkan simbol kasih sayang dan cinta, persahabatan, feminin, kepercayaan, niat baik, pengobatan emosi, damai, perasaan yang halus, perasaan yang manis dan indah.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>8. Ungu</strong><br />
Menunjukkan pengaruh, pandangan ketiga, kekuatan spiritual, pengetahuan yang tersembunyi, aspirasi yang tinggi, kebangsawanan, upacara, misteri, pencerahan, telepati, empati, arogan, intuisi, kepercayaan yang dalam, ambisi, magic atau keajaiban, harga diri.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>9. Orange</strong><br />
Menunjukkan kehangatan, antusiasme, persahabatan, pencapaian bisnis, karier, kesuksesan, kesehatan pikiran, keadilan, daya tahan, kegembiraan, gerak cepat, sesuatu yang tumbuh, ketertarikan, independensi. Pada Blog dapat meningkatkan aktifitas mental. Disamping itu warna Orange memberi kesan yang kuat pada elemen yang dianggap penting.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>10. Coklat</strong><br />
Menunjukkan Persahabatan, kejadian yang khusus, bumi, pemikiran yang materialis, reliabilitas, kedamaian, produktivitas, praktis, kerja keras. Warna coklat sangat tidak menarik apabila digunakan tanpa tambahan gambar dan ornamen tertentu, coklat harus didukung ornament lain agar menarik.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>11. Abu-abu</strong><br />
Mencerminkan keamanan, kepandaian, tenang dan serius, kesederhanaan, kedewasaaan, konservatif, praktis, kesedihan, bosan, profesional, kualitas, diam, tenang.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>12. Emas</strong><br />
Mencerminkan prestis (kedudukan), kesehatan, keamanan, kegembiraan, kebijakan, arti, tujuan, pencarian kedalam hati, kekuatan mistis, ilmu pengetahuan, perasaan kagum, konsentrasi.</p>
</div>
 Tagged: Bima, Dompu, InfoGue, Learning, Lembata, Lepas, LintasBerita, Opini, Public, Top, Travel Tips <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ompundaru.wordpress.com/960/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ompundaru.wordpress.com/960/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ompundaru.wordpress.com/960/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ompundaru.wordpress.com/960/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ompundaru.wordpress.com/960/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ompundaru.wordpress.com/960/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ompundaru.wordpress.com/960/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ompundaru.wordpress.com/960/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ompundaru.wordpress.com/960/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ompundaru.wordpress.com/960/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ompundaru.wordpress.com&blog=5618926&post=960&subd=ompundaru&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ompundaru.wordpress.com/2009/07/08/makna-simbol-warna/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/91aa17fa508a87b92e61561e2d903f2c?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">OmpuNdaru</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://syaiful64.files.wordpress.com/2009/06/contoh-warna1.jpg?w=104&#38;h=150" medium="image">
			<media:title type="html">Contoh Warna</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bulan Aneh..</title>
		<link>http://ompundaru.wordpress.com/2009/06/24/bulan-aneh/</link>
		<comments>http://ompundaru.wordpress.com/2009/06/24/bulan-aneh/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Jun 2009 15:01:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ompundaru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Destination Alternative]]></category>
		<category><![CDATA[History]]></category>
		<category><![CDATA[Lepas]]></category>
		<category><![CDATA[Living]]></category>
		<category><![CDATA[Bima]]></category>
		<category><![CDATA[Biography]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[Dompu]]></category>
		<category><![CDATA[Familly]]></category>
		<category><![CDATA[InfoGue]]></category>
		<category><![CDATA[Lembata]]></category>
		<category><![CDATA[LintasBerita]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Top]]></category>
		<category><![CDATA[Travel Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Weekend]]></category>
		<category><![CDATA[Wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ompundaru.wordpress.com/?p=936</guid>
		<description><![CDATA[Bulan Juni 2009, terasa banget deh keanehannya. Atau emang umur dunia yang udah begitu tua yah.. Udah deket.. Hii..hi..hi.., atau anugerah dari yang Maha Kuasa. Syukur Alhamdulillah.
Awal Bulan Juni tahun ini, bisa ketemu lagi sama sahabat lama namanya R. Nasrus Syukroni, dulu sama-sama senasib sepenanggungan di Soe, eh.. gak disangka-sangka bisa ketemu di Surabaya. Seminggu ikut [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ompundaru.wordpress.com&blog=5618926&post=936&subd=ompundaru&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Bulan Juni 2009, terasa banget deh keanehannya. Atau emang umur dunia yang udah begitu tua yah.. Udah deket.. Hii..hi..hi.., atau anugerah dari yang Maha Kuasa. Syukur Alhamdulillah.</p>
<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-938" title="Ompu &amp; Roni" src="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/06/ompu-roni.jpg?w=314&#038;h=235" alt="Ompu &amp; Roni" width="314" height="235" />Awal Bulan Juni tahun ini, bisa ketemu lagi sama sahabat lama namanya <a href="http://neoroni.com/">R. Nasrus Syukroni</a>, dulu sama-sama senasib sepenanggungan di Soe, eh.. gak disangka-sangka bisa ketemu di Surabaya. Seminggu ikut pembekalan tentang Gizi di Bapelkes Surabaya dengan Roni dan teman-teman lain, alhasil, asupan gizi jadi bertambah, pulang oleh-olehnya berat badan naek 6 kilo. Nasib..<span id="more-936"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-940" title="Ompu &amp; Pak Toni" src="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/06/ompu-pak-toni.jpg?w=235&#038;h=314" alt="Ompu &amp; Pak Toni" width="235" height="314" />Oh yah, pas acara pembekalan gizi tersebut ketemu juga ma bosnya Roni yang kocak banget.. Ketawa-ketiwi lagi, namanya <a href="http://adikarsa.wordpress.com/">Pak Toni</a> (tambah lagi sahabat neh..). Pak Toni agaknya punya andil juga dalam bencana bertambahnya berat badan Ompu, kalo gak salah andilnya 2 kilo (lebih kuranglah, kalo gak salah (lagi) gara-gara sering ketawa dan serius belajar tentang Gizi). &#8220;Kalo gak salah&#8221; terus berarti udah benar dua, nah lho, nilai pre testnya berapa? Mari kita tanyakan pada Mardewi. Neh fotonya Pak Toni (sorry pak, kejepit. Hehehe&#8230;).</p>
<p style="text-align:justify;">Yah.. Sebuah persahabatan yang tidak pudar hanya karena sekedar terpisahnya jarak dan waktu. (You are still my best friend broe.. Keep touch on your dream..).</p>
<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-943" title="Masa ini Mr. Handsome" src="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/06/masa-ini-mr-handsome.jpg?w=314&#038;h=235" alt="Masa ini Mr. Handsome" width="314" height="235" />Cerita lainnya, salah satu fasilitator bilang, tidak semua bayi merasa senang dilahirkan, nah lho.. gimana tuh.. Alasannya seh, bayi yang ada dalam kandungan, sudah merasa nyaman dan aman karena sudah didekap oleh kandungan yang begitu hangat dan penuh kasih sayang yang diasup melalui placenta, sehingga jika dilahirkan, bayi akan merasa takut tidak akan mendapatkan hal seperti yang dia dapatkan seperti dalam kandungan tersebut. (Masa seh dulu Ompu begitu juga yah..?). Ada fotonya lagi, nah pas liat  foto bayi yang baru lahir itu, tiba-tiba Ompu ingat <a href="http://diazhandsome.wordpress.com/">Mas Diaz Handsome</a>, apa gantengnya sama seperti bayi ini yah pas lahirnya (hahahaha&#8230;).</p>
<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-949" title="IMG_3815" src="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/06/img_3815.jpg?w=314&#038;h=235" alt="IMG_3815" width="314" height="235" />Setelah 6 hari kumpul dan belajar bersama (mo ulangan kale), akhirnya acara pembekalan gizi selesai, teman-teman pada bubaran, semua pulang ke tempat masing-masing, ada yang ke Kefa, Soe, Lembata, Sika dan Dompu. Tetapi Ompu bersama sebagian kecil teman yang laen menyambung lagi kegiatan (workshop), yah.. marathon.. terpaksa deh ni punggung dipasangin penyangga biar gak goyah.. Secaranya biar dikira tetap energic gitu. Eh, pas pindah dari Bapelkes ke Ibis Surabaya, ada yang punya ide, &#8220;eh, sebelum acara workshopnya dimulai (kebetulan besok mulainya), kita jalan-jalan ke Jembatan Suramadu yuk..&#8221; Nah lho.. jembatan apaan tuh.. (pura-pura diam aja padahal gak tau, tengsin kalo dibilang bego). Akhirnya disepakati ditambah tawar menawar dengan angkot kami berangkat berenam, satu orang bayarannya Rp. 20.000,-. Dengan Korlap <a href="http://agoesman120.wordpress.com/">Pak Agusman</a>, kami meluncur ke Jembatan Suramadu. Sesampe di Jembatan Suramadu (sehari setelah peresmian oleh SBY), wah, jembatannya megah sekali, Ompu ma teman-teman cuma sanggup jalan sampe 5 kilo (kurang kale).. Ternyata Jembatan Suramadu itu, Jembatan SURAbaya MADUra.. (Bego.. bego..). Oh yah.. sepulangnya kita dari jembatan itu, keesokan harinya ada berita, banyak baut jembatan yang hilang, nah lho.. Sapa yah diantara kami berenam yang iseng ngilangin baut jembatan itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Terus keanehan selanjutnya, kan di Restonya Hotel Ibis, ada WiFi, rame-rame deh kita pada internetan, pake gak ada blokir-blokiran lagi. Dulu waktu pertama-tama Facebook lagi ngtrend, Ompu bener-bener gak suka sama Facebook, eh ada temen lagi nama <a href="http://facebook.com/semuelniap/">Semy</a>, iseng ngajarin Ompu maen Facebook &#8220;jadul&#8221; itu, eh ketagihan jadinya, gila gak <a href="http://facebook.com/muamerqadafi/">Ompu</a> langsung bikin yang begituan itu (apaan seh..?). Pas sehari bikin, baru 15 temen (seikutan workshop itu), trus pas dua hari udah dapet 50 teman, eh belom sebulan udah dua ratus lebih teman, hehehe, kayak arisan berantai aja yah.. Nah disini keanehannya, gara-gara facebook Ompu bisa ketemu ma temen yang udah 12 tahun tidak ketemu (dari tahun 1997) namanya <a href="http://facebook.com/rahmatabbas">Rahmat Abbas</a>, pas Ompu lagi OL setelah di confirm sama Abbas, langsung ada teguran masuk &#8220;Bram?&#8221;.. Ompu jawab &#8220;Yap&#8221;, terus bla&#8230;bla..bla&#8230; sampe ke nomor hp.. ngakak tengah malam.. (Sadar kalo Dunia emang gak selebar Daun Kelor).</p>
<p style="text-align:justify;">Terus keanehan yang terakhir, tadi pas Ompu lagi beli makanan buat makan malam, ketemu lagi sama-sama temen kampus di Mataram, nah yang ini lebih parah lagi 16 tahun (sejak 1993), Ompu di tegur, &#8220;Qadafi yah..?&#8221;, Ompu ingat mukanya tapi, lupa namanya.. &#8220;Maaf, saya lupa&#8221;, Ompu bilang. &#8220;Saya Gde&#8221;.. &#8220;Oh..&#8221; bla..bla..bla.. sampe dia bilang &#8220;Saya Kasatserse di sini&#8221;. (Di Lembata men..), berarti kemana aja selama ini Ompu di lembata yah..?</p>
<p style="text-align:justify;">Ck..ck..ck.. Aneh.. Bulan Aneh.. dan Begitulah ceritanya.. </p>
 Tagged: Bima, Biography, Cerita Rakyat, Dompu, Familly, History, InfoGue, Lembata, Lepas, LintasBerita, Opini, Top, Travel Tips, Weekend, Wordpress <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ompundaru.wordpress.com/936/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ompundaru.wordpress.com/936/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ompundaru.wordpress.com/936/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ompundaru.wordpress.com/936/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ompundaru.wordpress.com/936/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ompundaru.wordpress.com/936/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ompundaru.wordpress.com/936/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ompundaru.wordpress.com/936/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ompundaru.wordpress.com/936/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ompundaru.wordpress.com/936/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ompundaru.wordpress.com&blog=5618926&post=936&subd=ompundaru&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ompundaru.wordpress.com/2009/06/24/bulan-aneh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>28</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/91aa17fa508a87b92e61561e2d903f2c?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">OmpuNdaru</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/06/ompu-roni.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Ompu &#38; Roni</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/06/ompu-pak-toni.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Ompu &#38; Pak Toni</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/06/masa-ini-mr-handsome.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Masa ini Mr. Handsome</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/06/img_3815.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_3815</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pendidikan Anak di Usia Emas</title>
		<link>http://ompundaru.wordpress.com/2009/06/13/pendidikan-anak-di-usia-emas/</link>
		<comments>http://ompundaru.wordpress.com/2009/06/13/pendidikan-anak-di-usia-emas/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Jun 2009 10:54:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ompundaru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lepas]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Bima]]></category>
		<category><![CDATA[Child]]></category>
		<category><![CDATA[Child Protection]]></category>
		<category><![CDATA[Child Right]]></category>
		<category><![CDATA[Dompu]]></category>
		<category><![CDATA[ECCD]]></category>
		<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[Hak Anak]]></category>
		<category><![CDATA[InfoGue]]></category>
		<category><![CDATA[Learning]]></category>
		<category><![CDATA[Lembata]]></category>
		<category><![CDATA[LintasBerita]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Program]]></category>
		<category><![CDATA[Schooll]]></category>
		<category><![CDATA[UUPA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ompundaru.wordpress.com/?p=929</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Yahya Ado – Lahir di Boleng Adonara – Flotim NTT
Bekerja pada Lembaga Sosial, sementara tinggal di Jakarta
ANAK adalah amanah Tuhan. Menjadi apa Anak-anak ke depan sangat tergantung pada orang dewasa yang mengelilinginya. Sesuai kodratnya Anak yang terlahir dari rahim seorang ibu bagai sebuah kertas putih yang polos. Orang tua dan lingkungan disekitarnya yang akan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ompundaru.wordpress.com&blog=5618926&post=929&subd=ompundaru&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><em><img class="alignleft size-full wp-image-933" title="Yahya" src="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/06/yahya.jpg?w=100&#038;h=150" alt="Yahya" width="100" height="150" />Oleh: Yahya Ado – Lahir di Boleng Adonara – Flotim NTT<br />
Bekerja pada Lembaga Sosial, sementara tinggal di Jakarta</em></p>
<p style="text-align:justify;">ANAK adalah amanah Tuhan. Menjadi apa Anak-anak ke depan sangat tergantung pada orang dewasa yang mengelilinginya. Sesuai kodratnya Anak yang terlahir dari rahim seorang ibu bagai sebuah kertas putih yang polos. Orang tua dan lingkungan disekitarnya yang akan membentuk kertas itu menjadi berwarna dengan menulis, menggambar atau bahkan ada yang meremasnya menjadi tidak berarti. Kesemuanya bergantung pada kehendak orang tua dan orang dewasa dalam proses interaksi bersama Anak. Pendidikan pada masa anak di usia dini menjadi tanggung jawab utama orang tua serta orang dewasa sebagai pengasuh/pendidik di lingkungannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Menurut Mentessori, ketika mendidik anak-anak, perlu kita ingat bahwa mereka adalah individu-individu yang unik dan akan berkembang sesuai kemampuan mereka sendiri. Tugas orang tua dan orang dewasa sebagai pendidik/pengasuh adalah bagaimana memberi sarana dorongan belajar dan memfasilitasi ketika mereka telah siap untuk mempelajari sesuatu. Patut dicatat oleh kita semua bahwa tidak ada Anak yang bodoh di dunia ini. Yang ada hanyalah ketertarikan dan minat mereka yang beraneka ragam. Anak-anak mempunyai kecerdasan dan bakat yang berbeda-beda, tugas kita hanyalah memfasilitasi mereka sesuai perkembangan yang mereka butuhkan.<span id="more-929"></span>Perkembangan pendidikan anak dapat terjadi melalui beberapa fase. Tulisan ini mencoba menggambarkan fase penting dan utama yaitu sejak tahun pertama seorang anak dilahirkan hingga pada usia enam tahun. Fase ini adalah sebuah masa yang baik dimana perkembangan fisik, mental maupun spiritual anak akan mulai terbentuk. Otak anak juga berkembang pesat hingga mencapai 80 %. Dengan demikian fase ini disebut dengan Usia Emas (<em>the golden ages</em>) karena fase ini akan membentuk kepribadian anak setelah ia dewasa. Untuk itu peran pendidikan dalam fase ini menjadi sangat penting dan tidak dapat disepelekan, karena perkembangan mental di usia ini berlangsung sangat cepat. Fase ini menjadi periode yang senstif dimana anak sangat peka mempelajari atau berlatih sesuatu hal yang dia lihat dan saksikan. Dengan demikian lingkungan akan sangat mempengaruhi seorang Anak untuk membuka pikiran mereka dimana sifat anak menjadi peniru yang baik pada apa yang dia lihat dan saksikan.</p>
<p style="text-align:justify;">Pembelajaran Usia Dini/Pra Sekolah<br />
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)/Pendidikan Pra Sekolah menjadi salah satu proses penting dalam upaya mendukung perkembangan anak-anak. Hal ini patut menjadi perhatian khusus dalam upaya peningkatan kecerdasan fisik dan mental anak-anak sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Ki Hajar Dewantara meyakini, suasana pendidikan yang tepat dan baik adalah dalam suasana kekeluargaan dan dengan prinsip asih (kasih), asah (memahirkan) – asuh (bimbingan). Anak bertumbuhkembang dengan baik kalau mendapatkan perlakuan kasih sayang, pengasuhan yang penuh pengertian dan dalam situasi yang nyaman dan damai. Beliau menganjurkan agar dalam pendidikan, anak memperoleh pendidikan untuk mencerdaskan pikiran, menguatkan hati dan meningkatkan keterampilan tangan (<em>educate the head, the heart and the hand</em>).
</p>
<p style="text-align:justify;">Satu hal yang dibutuhkan dalam upaya menciptakan prinsip pembelajaran asah, asih dan asuh tersebut adalah menciptakan suasana belajar di keluarga dan taman yang akrab, hangat, ramah serta bersifat demokratis. Anak-anak sebaiknya diberikan kesempatan untuk menentukan keinginannya sendiri, karena dalam masa tersebut mereka sedang membutuhkan kemerdekaan dan perhatian dalam belajar. Dalam konteks tersebut anak-anak biasanya memiliki rasa ingin tahu yang sangat besar dan menuntut untuk dapat dipenuhi. Mereka terdorong untuk belajar hal-hal yang baru dan sangat senang untuk bertanya dengan tujuan ingin mengetahuinya. Dengan demikian tugas pendidik/pengasuh hendaknya memberikan jawaban yang wajar.</p>
<p style="text-align:justify;">Teladan para Pendidik/Pengasuh<br />
Peran penting orang tua dan orang dewasa sebagai pendidik/pengasuh adalah menjadi teladan yang baik. Bagai sebuah pepatah, &#8220;Anak-anak tidak pernah menjadi pendengar yang baik bagi orang tuanya, tetapi mereka dapat menjadi &#8220;peniru yang baik&#8221; bagi orang tuanya&#8221; Mereka belajar melalui melihat apa yang ada dan terjadi di sekitarnya, bukan lewat nasihat semata-mata. Nilai yang kita ajarkan melalui kata-kata, hanya sedikit yang mereka lakukan, sedangkan nilai yang kita ajarkan melalui perbuatan, akan banyak mereka lakukan. Sikap dan perilaku kita merupakan pendidikan watak yang terjadi setiap hari, dari terbit matahari hingga malam menjelang.
</p>
<p style="text-align:justify;">Menjadi teladan pelaksana moral bagi anak-anak bukanlah sebuah pilihan bebas, tetapi menjadi suatu keharusan yang tak mampu terelakkan. Ini adalah kenyataan hidup. Demi Anak kita tidak bisa menunda sampai besok, karena kebutuhannya adalah untuk hari ini maka kita mestinya menjadi teladan mereka setiap hari.</p>
<p style="text-align:justify;">Pertanyaannya bagaimana menjadi model/teladan yang baik bagi anak-anak? 1) Kita menyadari bahwa kita menjadi teladan utama anak-anak! 2) Tunjukkan prioritas nilai melalui kegiatan dan pengalaman harian! 3) Tunjukkan kita adalah pribadi yang ramah, positif, dan terintegrasi! 4) Hadapi anak dengan penuh penghargaan, cintai mereka dan mengertilah mereka! 5) Yakinlah akan nilai-nilai yang kita miliki! 6) Pada pilihan etis, bertanyalah kepada mereka bagaimana sebaiknya harus mengambil pilihan atau keputusan.</p>
<p style="text-align:justify;">Tanggung jawab Negara (Pemerintah)<br />
Konvensi Hak Anak (KHA) dan Undang-Undang Perlindungan Anak (UUPA) No. 23 Tahun 2002 dengan tegas menyatakan bahwa Pendidikan adalah Hak dasar Anak, sehingga Negara dalam hal ini Pemerintah berkewajiban untuk memenuhui hak Anak atas pendidikan tersebut.
</p>
<p style="text-align:justify;">Mendeskripsikan tanggung jawab terhadap pendidikan terutama bagi Anak usia dini, maka peran strategis pemerintah adalah memastikan akses dengan berupaya mengoptimalkan tersedianya sarana dan prasana pendukung agar semua Anak dapat mengikuti proses pendidikan sesuai dengan tahapan pengembangannya. Peran selanjutnya adalah memastikan kualitas pendidikan anak usia dini berdasarkan tujuan pendidikan sejatinya atas indikator-indikator yang telah dirancang dalam kurikulum pendidikan di usia dini.</p>
<p style="text-align:justify;">Meski realitas pendidikan di Indonesia secara umum masih berproses dan belum sepenuhnya terealisasi dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, kita sebaiknya tetap optimis bahwa pendidikan anak di usia dini dapat menjadi agenda penting pemerintah serta lembaga sosial di semua tingkatan. Setidaknya perhatian terhadap tahap pendidikan ini seharusnya menjadi setara atau bahkan lebih dengan tingkat pendidikan diatasnya, karena lagi lagi fase ini adalah fase penentu menjadi apa anak-anak kita setelah dewasa nantinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Akhirnya, tujuan pendidikan Anak di usia emas adalah untuk memanusiakan manusia kecil yang berjiwa besar. Pendidikan diharapkan mampu menghasilkan pribadi-pribadi yang cerdas, bermoral, terampil, serta mampu bertanggungjawab atas hidup dirinya dan orang lain disekitarnya. Semoga kita mampu menciptakan masa depan Anak-anak bangsa yang lebih bermartabat. *</p>
 Tagged: Bima, Child, Child Protection, Child Right, Dompu, ECCD, Education, Hak Anak, InfoGue, Learning, Lembata, Lepas, LintasBerita, Opini, Program, Schooll, UUPA <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ompundaru.wordpress.com/929/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ompundaru.wordpress.com/929/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ompundaru.wordpress.com/929/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ompundaru.wordpress.com/929/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ompundaru.wordpress.com/929/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ompundaru.wordpress.com/929/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ompundaru.wordpress.com/929/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ompundaru.wordpress.com/929/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ompundaru.wordpress.com/929/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ompundaru.wordpress.com/929/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ompundaru.wordpress.com&blog=5618926&post=929&subd=ompundaru&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ompundaru.wordpress.com/2009/06/13/pendidikan-anak-di-usia-emas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/91aa17fa508a87b92e61561e2d903f2c?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">OmpuNdaru</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/06/yahya.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Yahya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Biaya Operasional dan Emosional Posyandu Kita</title>
		<link>http://ompundaru.wordpress.com/2009/05/30/biaya-operasional-dan-emosional-posyandu-kita/</link>
		<comments>http://ompundaru.wordpress.com/2009/05/30/biaya-operasional-dan-emosional-posyandu-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 May 2009 04:01:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ompundaru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Health]]></category>
		<category><![CDATA[Lepas]]></category>
		<category><![CDATA[Living]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Bima]]></category>
		<category><![CDATA[Care]]></category>
		<category><![CDATA[Dompu]]></category>
		<category><![CDATA[ECCD]]></category>
		<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[Familly]]></category>
		<category><![CDATA[InfoGue]]></category>
		<category><![CDATA[Learning]]></category>
		<category><![CDATA[Lembata]]></category>
		<category><![CDATA[LintasBerita]]></category>
		<category><![CDATA[Nutrition]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Program]]></category>
		<category><![CDATA[Public]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Top]]></category>
		<category><![CDATA[Wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ompundaru.wordpress.com/?p=920</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Iman Jaladri
Dalam menilai suatu pekerjaan, tidak bisa terlepas dari biaya operasional dan biaya emosional. Biaya operasional adalah perhitungan secara nominal untuk melakukan suatu pekerjaan. Biaya ini sering dihitung untuk menilai seberapa besar uang yang diperlukan sehingga bisa ditentukan untung dan ruginya. Sementara biaya emosional adalah biaya yang tidak bisa dihitung dengan uang, tetapi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ompundaru.wordpress.com&blog=5618926&post=920&subd=ompundaru&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Oleh : Iman Jaladri</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam menilai suatu pekerjaan, tidak bisa terlepas dari biaya operasional dan biaya emosional. Biaya operasional adalah perhitungan secara nominal untuk melakukan suatu pekerjaan. Biaya ini sering dihitung untuk menilai seberapa besar uang yang diperlukan sehingga bisa ditentukan untung dan ruginya. Sementara biaya emosional adalah biaya yang tidak bisa dihitung dengan uang, tetapi sangat menentukan keberlangsungan suatu pekerjaan. Skala pengukuran mungkin lebih tepat dengan tingkat kepuasan kerja. Seringkali, pekerjaan yang menguntungkan (secara nominal) tidak bisa dilakukan karena tidak bisa menghasilkan kepuasan secara emosional. Sebaliknya, walau ada pengorbanan, tetapi lebih memuaskan, seringkali ini menjadi pilihan.<span id="more-920"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Biaya Operasional Posyandu</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Tidak bisa dibayangkan, seandainya kader posyandu diberi insentif, maka akan sangat besar uang yang dikeluarkan. Dengan hanya memberikan Rp. 5.000 perbulan, Indonesia bisa menghabiskan dana 75 milyar rupiah  setiap tahun. Dengan asumsi ada 250,000 posyandu dan setiap posyandu terdapat 5 kader. Itu hanya untuk kader, karena sebagaimana biasa, dalam pembagian dana perlu dilakukan administrasi dan sistem pertanggungjawaban. Pengeluaran untuk kertas saja (tanpa salah ketik) bisa dihitung sebesar 100 juta. Belum lagi tinta, operasional pembagian honor petugas pembagi dan pajak maka total pertahun bisa mencapai 100 milyar rupiah.</p>
<p style="text-align:justify;">Perhitungan selanjutnya, ternyata 100 milyar setiap tahun untuk kader tidak akan bisa menghidupkan kembali posyandu. Yang terjadi bisa sebaliknya. Dengan hanya dibayar Rp. 5000, seorang kader merasa “terhina”. Sebuah pekerjaan yang dianggap mulia hanya dihargai uang Rp. 5000. Ini tentu bisa kontraproduktif. Dilain pihak, betapapun kadernya aktif melakukan kegiatan, ternyata tidak bisa menjamin masyarakat untuk mendatangi posyandu, memantau pertumbuhan anaknya. Beberapa pengamatan terhadap posyandu, kader merasa “puas” dalam bekerja jika  masyarakat mau berpartisipasi dengan menanfaatkan setiap kegiatan posyandu.</p>
<p style="text-align:justify;">Seratus milyard mungkin menjadi lebih efektif jika digunakan untuk merangsang masyarakat memenuhi posyandu saat penimbangan. Artinya satu perkerjaan kader sudah selesai ketika mereka tidak setiap bulan berkeliling kampung untuk memberitahu dan mengingatkan ibu-ibu balita datang ke posyandu sebelum hari penimbangan. Kader tidak mempunyai banyak bahasa untuk bisa meyakinkan bahwa posyandu adalah penting. Dana 100 milyard bisa dijadikan bubur kacang hijau atau makanan tambahan lain yang bisa mengundang ibu-ibu balita ke posyandu.</p>
<p style="text-align:justify;">Selama ini, posyandu lebih banyak melakukan kegiatan yang sangat minimal. Namun pernahkan dibayangkan, berapa nilai rupiah yang dikeluarkan untuk itu. Tiga jam kegiatan posyandu dengan 3 kader, akan memakan waktu 2.250.000 jam. Jika satu jam bisa mengupas 10 nanas, maka telah terkupas 22.250.000 buah nanas. Jika ongkos mengupas satu buah nanas adalah Rp. 50, maka dalam satu bulan  menghasilkan 1,125 milyard. Perhitungan yang sama, jika satu jam bisa menyadap karet dengan hasil setengah kilo, maka akan menghasilkan uang 11,25 milyard.  Hitungan ini mungkin keliru, tetapi jika dihitung dengan benar bukan tidak mungkin akan lebih besar dari angka itu.<span> </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;font-size:12pt;" lang="IN">Selama ini, posyandu lebih banyak melakukan kegiatan yang sangat minimal. Namun pernahkan dibayangkan, berapa nilai rupiah yang dikeluarkan untuk itu. Tiga jam kegiatan posyandu dengan 3 kader, akan memakan waktu 2.250.000 jam. Jika satu jam bisa mengupas 10 nanas, maka telah terkupas 22.250.000 buah nanas. Jika ongkos mengupas satu buah nanas adalah Rp. 50, maka dalam satu bulan  menghasilkan 1,125 milyard. Perhitungan yang sama, jika satu jam bisa menyadap karet dengan hasil setengah kilo, maka akan menghasilkan uang 11,25 milyard.  Hitungan ini mungkin keliru, tetapi jika dihitung dengan benar bukan tidak mungkin akan lebih besar dari angka itu.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;font-size:12pt;" lang="IN"><strong>Biaya Emosional Posyandu</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Kebutuhan kader ternyata bukan semata bayaran atas pekerjaan, walau hal itu juga diperlukan. Lebih dari itu, kader mempunyai kebutuhan berupa aktualisasi diri di tengah masyarakat dan pemerintahnya. Selain itu kader mempunyai kebutuhan akan kepuasan pekerjaan. Mereka akan merasa nyaman dalam bekerja jika apa yang dikerjakan mempunyai kontribusi terhadap kemajuan masyrakat di sekelilingnya. Suatu saat seorang kader merasa sangat terharu dengan apa yang telah dikerjakan, ketika mengetahui manfaat yang bisa didapatkan. Sebagai contoh, seorang kader yang telah berhasil memberikan sebuah kapsul vitamin A, dan ketika mengetahui bahwa sebuah kapsul vitamin A dapat menyelamatkan anak dari kekurangan vitamin A yang bisa menurunkan daya tahan, menjadikan anak lebih sehat dan mengurangi resiko akan sebuah kecacatan mata. Satu kapsul menyelamatkan satu generasi. Maka tidak bisa dibayangkan jika seratus kapsul. Sebuah kepuasan yang tidak ternilai karena bisa membantu sesama.</p>
<p style="text-align:justify;">Kepuasan lain akan didapatkan jika mereka mengetahui manfaat kegiatan posyandu yang lain. Selain tentu saja, kita semua mau mengakui. Menjadi pertanyaan, siapa sebenarnya yang harus mengakui jasa-jasa mereka?</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam suatu kesempatan bertemu dengan para kader, mereka menginginkan selembar penghargaan yang bisa mendokumentasikan pekerjaannya. Sebuah permintaan sederhana, tapi sering disepelekan.</p>
<p style="text-align:justify;">Melihat besarnya biaya secara nominal, untuk saat ini boleh jadi negara tidak mampu membayar. Namun jika melihat besarnya biaya emosional, negara bisa dengan mudah untuk memenuhinya. Ketika negara melihat bahwa kader kesehatan adalah merupakan warga pilihan, dimana tidak semua orang mau dan mampu menjalaninya, maka akan menjadi wajar jika negara memberikan penghargaan dan perlakuan berbeda. Mereka sudah melakukan sesuatu untuk bangsa dan negara, maka wajar jika dibebaskan dari biaya pengurusan KTP, potongan biaya pendidikan anak-anaknya, subsidi pengobatan dan kemudahan pelayanan publik yang lain.</p>
 Tagged: Bima, Care, Dompu, ECCD, Education, Familly, Health, InfoGue, Learning, Lembata, LintasBerita, Nutrition, Opini, Program, Public, Tips, Top, Wordpress <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ompundaru.wordpress.com/920/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ompundaru.wordpress.com/920/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ompundaru.wordpress.com/920/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ompundaru.wordpress.com/920/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ompundaru.wordpress.com/920/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ompundaru.wordpress.com/920/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ompundaru.wordpress.com/920/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ompundaru.wordpress.com/920/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ompundaru.wordpress.com/920/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ompundaru.wordpress.com/920/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ompundaru.wordpress.com&blog=5618926&post=920&subd=ompundaru&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ompundaru.wordpress.com/2009/05/30/biaya-operasional-dan-emosional-posyandu-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/91aa17fa508a87b92e61561e2d903f2c?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">OmpuNdaru</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Persahabatan (Bagai Kepompong&#8230;)</title>
		<link>http://ompundaru.wordpress.com/2009/05/13/persahabatan-bagai-kepompong/</link>
		<comments>http://ompundaru.wordpress.com/2009/05/13/persahabatan-bagai-kepompong/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 May 2009 15:57:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ompundaru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebudayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Lepas]]></category>
		<category><![CDATA[Living]]></category>
		<category><![CDATA[Familly]]></category>
		<category><![CDATA[InfoGue]]></category>
		<category><![CDATA[LintasBerita]]></category>
		<category><![CDATA[Public]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Top]]></category>
		<category><![CDATA[Travel Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Weekend]]></category>
		<category><![CDATA[Wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ompundaru.wordpress.com/?p=904</guid>
		<description><![CDATA[Orang bilang (lagi trend), persahabatan bagai kepompong.. suatu perumpamaan yang sangat madu untuk diucapkan dan didengar..
Kadang tanpa sadar bersenandung &#8220;Persahabatan bagai kepompong&#8221;.. ahh.. sekali lagi.. madu.. Dari anak-anak, remaja, dewasa sampai pada tahap orang tua, mulai dari orang kebanyakan sampai dengan &#8220;orang&#8221; spesial, tanpa sadar pernah dan punya sahabat yang begitu dekat untuk  berbagi rasa, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ompundaru.wordpress.com&blog=5618926&post=904&subd=ompundaru&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Orang bilang (lagi trend), persahabatan bagai kepompong.. suatu perumpamaan yang sangat madu untuk diucapkan dan didengar..</p>
<p style="text-align:justify;">Kadang tanpa sadar bersenandung &#8220;Persahabatan bagai kepompong&#8221;.. ahh.. sekali lagi.. madu.. Dari anak-anak, remaja, dewasa sampai pada tahap orang tua, mulai dari orang kebanyakan sampai dengan &#8220;orang&#8221; spesial, tanpa sadar pernah dan punya sahabat yang begitu dekat untuk  berbagi rasa, canda, cekikikan, gosip, omelan, suka, duka, harta, hutang, bahkan ada juga sampai pada makian.. bahkan.. berbagi pacar? suami? istri? (No way, itu mungkin sahabat yang sudah sakit).<span id="more-904"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Tapi sebenarnya esensi dari persahabatan, hampir semua yang pernah mengalami dan menjalani persahabatan tidak tahu persis apa sih sebenarnya persahabatan itu? Apakah : &#8220;Biarkan mengalir apa adanya&#8221; atau &#8220;Learning by Doing&#8221; atau.. dan bahkan mungkin akan mengakibatkan banyak &#8220;atau&#8221; lagi yang akan muncul. Ah.. mungkin juga tergantung orang yang menjalani persahabatan itu. (Heran, siapa sih sebenarnya yang menciptakan kata persahabatan? Mungkin orang hebat).</p>
<p style="text-align:justify;">Bagaimana dengan persahabatan antara makhluk yang bernama pria dan wanita? atau wanita dan pria? Nah.. akan banyak pertanyaan lagi yang muncul.. misalnya, sampai dimana batasan persahabatan tersebut? Main Hati, murni persahabatan atau main hati? (Seandainya bisa bersahabat dengan Luna Maya terus main hati, wow, ini namanya baru madu..).</p>
<p style="text-align:justify;">Orang kebanyakan bilang, indahnya persahabatan.. Kalau dirasa dan menurut pengalaman, memang persahabatan itu indah, tanpa harus membedakan ras, agama, ideologi, comitmen dan sebagainya, seperti kata-kata indah yang terdengar : &#8220;biarkan mengalir apa adanya&#8221;. Persahabatan yang menghasilkan perubahan ke arah kebaikan, keburukan atau kebodohan.</p>
<p style="text-align:justify;">Persahabatan antara seorang pengamen dengan direktur sebuah perusahaan jual beli tahu, persahabatan antara seorang loper koran dengan menteri negara, persahabatan antara penulis dan pembaca, penghutang dan pemberi hutang, lintah darat dan petani, atasan dan bawahan, persahabatan antara tetangga dalam suatu kompleks perumahan, anjing dan kucing dan yang lebih terkenal yang memberi contoh adalah persahabatan antara Tom and Jerry.</p>
<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-907" title="IMG_0136" src="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/05/img_01361.jpg?w=314&#038;h=235" alt="IMG_0136" width="314" height="235" />Andai saja bisa bersahabat dengan Thomas Alfa Edisson atau Alberth Einstein (mungkin bisa berbagi kejeniusan), bersahabat dengan pemimpin partai (bisa berbagi keahlian dalam berpolitik), bersahabatan dengan Rhoma Irama atau Rido Rhoma (bisa menyanyi dangdut walaupun tidak bisa menyamai), bersahabat dengan Polisi (pasti bakalan tidak pernah kena tilang), bersahabat dengan seorang penjual jamu keliling (minum jamu gratisan setiap hari?), bersahabat dengan orang-orang yang kerjanya selalu berpikir (ikut berpikir tapi yang dipikirin gak ada), bersahabat dengan orang-orang yang selalu berdebat (lama-lama leher bisa terkilir karena noleh kiri noleh kanan mengikuti arah perdebatan), bersahabat dengan pemain sepak bola (ikut sepak sana sepak sini), bersahabat dengan Julia Perez (no comment)  atau bersahabat dengan diri sendiri (orang lain gak ada artinya.. parah..) dan sebagainya. Oh yah, bagaimana dengan orang yang bersahabat dengan benda mati, contohnya, bersahabat dengan rokoknya, dengan kopinya yang begitu kental, dengan handphone-nya, dengan televisinya, dengan sepeda motornya, dengan mobil, bersahabat dengan laptop-nya (gila kerja atau&#8230;?) atau bersahabat dengan buku-bukunya (kutu buku).</p>
<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-906" title="IMG_0043" src="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/05/img_00431.jpg?w=314&#038;h=235" alt="IMG_0043" width="314" height="235" />Lantas, bagaimana menjadi seorang sahabat yang baik? Sebagai pendengar yang setia kah? Selalu berbicara sehingga tidak ada kesempatan orang lain berbicara kah? Selalu mau menang sendiri atau selalu mengalah kah? Selalu memberi kah? (lama-lama jadi kere dong..), atau seperti lagu, &#8220;&#8230; mengubah ulat menjadi kupu-kupu &#8230;&#8221;. Mungkin artinya, persahabatan merubah sesuatu yang buruk menjadi indah. Ah.. lagi-lagi, madu!!!</p>
<p style="text-align:justify;">Persahabatan ada yang abadi juga ada yang seumur jagung, atau ada yang baru bikin persahabatan lantas putus karena beda prinsip. Tapi bagaimanapun adanya hal tersebut tetap dikatakan persahabatan. Atau persahabatan dengan waktu tanpa mengenal waktu (hahaha&#8230;).</p>
<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-910" title="DSC04836" src="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/05/dsc04836.jpg?w=314&#038;h=235" alt="DSC04836" width="314" height="235" />Tapi, coba kita lihat, sebenarnya apa sih yang dilihat oleh para sahabat kita ini, kira-kira apa yang ada dalam pikiran mereka, persahabatan seperti apa yang coba digambarkan oleh mereka. Impian, harapan, keinginan apa yang coba ditunjuk dan diraih oleh mereka. Atau, seperti yang pernah disampaikan oleh Andrea Hirata, bersahabatlah dengan mimpi, karena mimpi mampu memelihara motivasi, semangat dan harapan, meski mimpi tersebut begitu sulit untuk dicapai. Siapakah yang mengetahui isi kepala orang lain..</p>
<p style="text-align:justify;">Kata orang tua-tua, bersahabatlah dengan anak-anak, karena anak-anak begitu polos, jujur apa adanya, tidak pernah menipu, berbicara seperti apa yang mereka lihat, putih seputih kertas. Bening sebening air. Mungkin, anak-anaklah &#8221;kepompong&#8221; itu yang harus kita (orang dewasa) rubah menjadi &#8220;kupu-kupu&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">di tulis di Pulau Lembata ketika perasaan sepi menyerang.. </p>
 Tagged: Familly, InfoGue, Lepas, LintasBerita, Public, Tips, Top, Travel Tips, Weekend, Wordpress <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ompundaru.wordpress.com/904/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ompundaru.wordpress.com/904/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ompundaru.wordpress.com/904/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ompundaru.wordpress.com/904/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ompundaru.wordpress.com/904/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ompundaru.wordpress.com/904/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ompundaru.wordpress.com/904/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ompundaru.wordpress.com/904/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ompundaru.wordpress.com/904/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ompundaru.wordpress.com/904/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ompundaru.wordpress.com&blog=5618926&post=904&subd=ompundaru&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ompundaru.wordpress.com/2009/05/13/persahabatan-bagai-kepompong/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>42</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/91aa17fa508a87b92e61561e2d903f2c?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">OmpuNdaru</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/05/img_01361.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_0136</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/05/img_00431.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_0043</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/05/dsc04836.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">DSC04836</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Do I Marry (Found) The Right Person?</title>
		<link>http://ompundaru.wordpress.com/2009/05/08/do-i-marry-found-the-right-person/</link>
		<comments>http://ompundaru.wordpress.com/2009/05/08/do-i-marry-found-the-right-person/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 May 2009 17:35:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ompundaru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lepas]]></category>
		<category><![CDATA[Living]]></category>
		<category><![CDATA[Familly]]></category>
		<category><![CDATA[InfoGue]]></category>
		<category><![CDATA[LintasBerita]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Public]]></category>
		<category><![CDATA[Top]]></category>
		<category><![CDATA[Wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ompundaru.wordpress.com/?p=888</guid>
		<description><![CDATA[Buat mereka yang masih single bisa mengambil pelajaran dari cerita ini dan buat yang udah nikah cerita ini bisa jadi guideline untuk meningkatkan ikatan pernikahan yang udah dijalani.
&#8220;Apakah saya menikah dengan orang yang tepat?&#8221;
Dalam sebuah seminar rumah tangga, seorang audience tiba-tiba melontarkan pertanyaan yang sangat lumrah, &#8220;Bagaimana saya tahu kalo saya menikah dengan orang yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ompundaru.wordpress.com&blog=5618926&post=888&subd=ompundaru&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Buat mereka yang masih single bisa mengambil pelajaran dari cerita ini dan buat yang udah nikah cerita ini bisa jadi <em>guideline</em> untuk meningkatkan ikatan pernikahan yang udah dijalani.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Apakah saya menikah dengan orang yang tepat?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam sebuah seminar rumah tangga, seorang <em>audience</em> tiba-tiba melontarkan pertanyaan yang sangat lumrah, &#8220;Bagaimana saya tahu kalo saya menikah dengan orang yang tepat?&#8221;. Saya melihat ada seorang lelaki bertubuh besar duduk di sebelahnya, jadi saya menjawab &#8220;Ya&#8230; tergantung. Apakah pria disebelah anda itu suami anda?&#8221;. Dengan sangat serius dia balik bertanya &#8220;Bagaimana anda tahu?!&#8221;. &#8220;Biarkan saya jawab pertanyaan yang sangat membebani ini.&#8221; Inilah jawabanya! SETIAP ikatan memiliki siklus. Pada saat-saat awal sebuah hubungan, anda merasakan jatuh cinta dengan pasangan anda. Telepon darinya selalu ditunggu-tunggu, begitu merindukan belaian sayangnya dan begitu menyukai perubahan sikap-sikapnya yang bersemangat, begitu menyenangkan.<span id="more-888"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Jatuh cinta kepada pasangan bukanlah hal yang sulit. Jatuh cinta merupakan hal yang sangat alami dan pengalaman yang begitu spontan. Tidak perlu berbuat apapun. Makanya dikatakan &#8220;jatuh&#8221; cinta! Orang yang sedang kasmaran kadang mengatakan &#8220;aku mabuk cinta&#8221;. Bayangkan eksprisi tersebut! Seakan-akan anda sedang berdiri tanpa melakukan apapun lalu tiba-tiba sesuatu datang dan terjadi begitu saja pada anda. Jatuh cinta itu mudah. Sesuatu yang pasif dan spontan. Tapi? Setelah beberapa tahun perkawinan, gempita cinta itu pun akan pudar.. perubahan ini merupakan siklus alamiah dan terjadi pada SEMUA ikatan. Perlahan tapi pasti.. Telepon darinya menjadi hal yang merepotkan, belaiannya tidak selalu diharapkan dan sikap-sikapnya yang bersemangat bukannya jadi hal yang manis, tapi malah menambah penat yang ada..</p>
<p style="text-align:justify;">Gejala-gejala pada tahapan ini bervariasi pada masing-masing individu, namun bila anda memikirkan tentang rumah tangga anda, anda akan mendapati perbedaaan yang dramatis antara tahap awal ikatan, pada saat anda jatuh cinta, dengan kepenatan-kepenatan bahkan kemarahan pada tahapan-tahapan selanjutnya. Dan pada situasi inilah  pertanyaan &#8220;<em>Did I marry the right person?</em>&#8221; mulai muncul, baik dari anda atau dari pasangan anda, atau dari keduanya&#8230;Nah Lho! Dan ketika anda maupun pasangan anda mencoba merefleksikan eforia cinta yang pernah terjadi.. anda mungkin mulai berhasrat menyelami eforia-eforia cinta itu dengan orang lain. Dan ketika pernikahan itu akhirnya kandas? Masing-masing sibuk menyalahkan pasangannya atas ketidakbahagiaan itu dan mencari pelampiasan diluar. Berbagai macam cara, bentuk dan ukuran untuk pelampiasan ini. Mengingkari kesetiaan merupakan hal yang paling jelas. Sebagian orang memilih untuk menyibukan diri dengan pekerjaannya, hobinya, pertemanannya, nonton TV sampe TV-nya bosen ditonton, ataupun hal-hal yang menyolok lainnya. Tapi tau ngga?! Bahwa jawaban atas dilema ini ngga ada diluar, justru jawaban ini hanya ada di dalam pernikahan itu sendiri.</p>
<p style="text-align:justify;">Selingkuh?? Ya mungkin itu jawabannya Saya ngga mengatakan kalo anda ngga boleh ataupun ngga bisa selingkuh, Anda bisa! Bisa saja ataupun boleh saja anda selingkuh dan pada saat itu anda akan merasa lebih baik. Tapi itu bersifat temporer dan setelah beberapa tahun anda akan mengalami kondisi yang sama (seperti sebelumnya pada perkawinan anda). Perselingkuhan yang dilakukan sama dengan proses berpacaran yang pernah anda lakukan dengan pasangan anda, penuh gairah. Tetapi, seandainya proses itu dilanjutkan, maka anda akan mendapati keadaan yang sama dengan pernikahan anda sekarang. Itu adalah siklus&#8230; Karena.. (pahamilah dengan seksama hal ini) .. KUNCI SUKSES PERNIKAHAN BUKANLAH MENEMUKAN ORANG YANG TEPAT, NAMUN KUNCINYA ADALAH BAGAIMANA BELAJAR MENCINTAI ORANG YANG ANDA TEMUKAN DAN TERUS MENERUS..! Cinta bukanlah hal yang PASIF ataupun pengalaman yang spontan. Cinta NGGA AKAN PERNAH begitu saja terjadi! Kita ngga akan bisa MENEMUKAN cinta yang selamanya. Kita harus MENGUSAHAKANNYA dari hari ke hari.</p>
<p style="text-align:justify;">Benar juga ungkapan &#8220;diperbudak cinta&#8221; Karena cinta itu BUTUH waktu, usaha, dan energi. Dan yang paling penting, cinta itu butuh sikap BIJAK. Kita harus tahu benar APA YANG HARUS DILAKUKAN agar rumah tangga berjalan dengan baik. Jangan membuat kesalahan untuk hal yang satu ini. Cinta bukanlah MISTERI Ada beberapa hal spesifik yang bisa dilakukan (dengan ataupun tanpa pasangan anda) agar rumah tangga berjalan lancar. Sama halnya dengan hukum alam pada ilmu fisika (seperti gaya Gravitasi), dalam suatu ikatan rumah tangga juga ada hukumnya. Sama halnya dengan diet yang tepat dan olahraga yang benar dapat membuat tubuh kita lebih kuat, beberapa kebiasaan dalam hubungan rumah tangga juga DAPAT membuat rumah tangga itu lebih kuat. Ini merupakan reaksi sebab akibat.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika kita tahu dan mau menerapkan hukum-hukum tersebut, tentulah kita bisa &#8220;MEMBUAT&#8221; cinta bukan &#8220;JATUH&#8221;. Karena cinta dalam pernikahan sesungguhnya merupakan sebuah <em>DECISION</em> dan bukan cuma PERASAAN..! Jika ia sebuah cinta&#8230;.. ia tidak mendengar&#8230; namun senantiasa bergetar&#8230;. jika ia sebuah cinta&#8230;.. ia tidak buta.. namun senantiasa melihat dan merasa..  jika ia sebuah cinta&#8230;..  ia tidak menyiksa&#8230; namun senantiasa menguji.. jika ia sebuah cinta&#8230;.. ia tidak memaksa.. namun senantiasa berusaha.. jika ia sebuah cinta&#8230;.. ia tidak cantik.. namun senantiasa menarik.. jika ia sebuah cinta&#8230;.. ia tidak datang dengan kata-kata.. namun senantiasa menghampiri dengan hati.. jika ia sebuah cinta&#8230;.. ia tidak terucap dengan kata.. namun senantiasa hadir dengan sinar mata.. jika ia sebuah cinta&#8230;.. ia tidak hanya berjanji.. namun senantiasa mencoba memenangi.. jika ia sebuah cinta&#8230;.. ia mungkin tidak suci.. namun senantiasa tulus.. jika ia sebuah cinta&#8230;.. ia tidak hadir karena permintaan.. namun hadir karena ketentuan&#8230; jika ia sebuah cinta&#8230;.. ia tidak hadir dengan kekayaan dan kebendaan&#8230; namun hadir karena pengorbanan dan kesetiaan..</p>
<p style="text-align:justify;">Cintailah pasangan anda, seperti anda ingin dicintai olehnya. Setialah pada pasangan anda, seperti anda ingin mendapatkan kesetiannya&#8230;..</p>
 Tagged: Familly, InfoGue, Lepas, LintasBerita, Opini, Public, Top, Wordpress <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ompundaru.wordpress.com/888/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ompundaru.wordpress.com/888/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ompundaru.wordpress.com/888/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ompundaru.wordpress.com/888/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ompundaru.wordpress.com/888/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ompundaru.wordpress.com/888/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ompundaru.wordpress.com/888/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ompundaru.wordpress.com/888/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ompundaru.wordpress.com/888/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ompundaru.wordpress.com/888/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ompundaru.wordpress.com&blog=5618926&post=888&subd=ompundaru&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ompundaru.wordpress.com/2009/05/08/do-i-marry-found-the-right-person/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/91aa17fa508a87b92e61561e2d903f2c?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">OmpuNdaru</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pulau Ular</title>
		<link>http://ompundaru.wordpress.com/2009/05/05/pulau-ular/</link>
		<comments>http://ompundaru.wordpress.com/2009/05/05/pulau-ular/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 May 2009 11:51:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ompundaru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Destination Alternative]]></category>
		<category><![CDATA[History]]></category>
		<category><![CDATA[Kebudayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Lepas]]></category>
		<category><![CDATA[Living]]></category>
		<category><![CDATA[Bima]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[Dompu]]></category>
		<category><![CDATA[InfoGue]]></category>
		<category><![CDATA[Legenda]]></category>
		<category><![CDATA[Lembata]]></category>
		<category><![CDATA[LintasBerita]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Public]]></category>
		<category><![CDATA[Top]]></category>
		<category><![CDATA[Travel Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Weekend]]></category>
		<category><![CDATA[Wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ompundaru.wordpress.com/?p=872</guid>
		<description><![CDATA[Mendengar nama Ular, binatang yang satu ini, anda jangan dulu merasa takut atau trauma. Yakinlah bahwa ribuan ular yang ada di Pulau Ular ini tidaklah seseram yang anda bayangkan. Ular-ular di pulau ini sangat ramah dan bersahabat dengan manusia.
Mau bukti? Kunjungilah &#8220;Pulau Ular&#8221; yang berada di Kecamatan Wera Kabupaten Bima. Salah satu pulau yang berada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ompundaru.wordpress.com&blog=5618926&post=872&subd=ompundaru&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-880" title="pulau-ular11" src="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/05/pulau-ular11.jpg?w=314&#038;h=152" alt="pulau-ular11" width="314" height="152" />Mendengar nama Ular, binatang yang satu ini, anda jangan dulu merasa takut atau trauma. Yakinlah bahwa ribuan ular yang ada di Pulau Ular ini tidaklah seseram yang anda bayangkan. Ular-ular di pulau ini sangat ramah dan bersahabat dengan manusia.<span id="more-872"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-882" title="pulau-ular2" src="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/05/pulau-ular2.jpg?w=314&#038;h=209" alt="pulau-ular2" width="314" height="209" />Mau bukti? Kunjungilah &#8220;Pulau Ular&#8221; yang berada di Kecamatan Wera Kabupaten Bima. Salah satu pulau yang berada di tengah perairan bagian timur wilayah Kecamatan Wera. Pulau ini juga bersebelahan dengan dua obyek wisata andalan daerah Kabupaten Bima, yaitu Pulau Gilibanta dan Tolowamba.</p>
<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-883" title="pulau-ular4" src="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/05/pulau-ular4.jpg?w=314&#038;h=207" alt="pulau-ular4" width="314" height="207" />Pulau ini merupakan habitat bagi populasi ular laut dengan keunikan warnanya, seperti warna putih silver dikombinasikan dengan hitam kilat. Ular-ular ini jinak dan bersahabat dengan wisatawan yang mengunjunginya.</p>
<p style="text-align:justify;">Pulau Ular dapat dijangkau dengan jarak tempuh lebih kurang 45 menit perjalanan dari Kota Bima dengan menggunakan transportasi darat. Setelah tiba di Desa Kalo Kecamatan Wera, selanjutnya untuk menuju Pulau Ular, anda harus menggunakan perahu/sampan yang telah disediakan masyarakat sekitar dengan waktu tempuh 15 menit dari daratan.</p>
<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-884" title="pulau-ular3" src="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/05/pulau-ular3.jpg?w=314&#038;h=207" alt="pulau-ular3" width="314" height="207" />Mengunjungi obyek wisata Pulau Ular, anda juga disuguhi dengan pemandangan dan keindahan pesona Laut Bima. Dari Pulau Ular, juga anda dapat melihat Gunung Api Sangiang (<a href="http://ompundaru.wordpress.com/2009/01/18/misteri-api-sangeang/">http://ompundaru.wordpress.com/2009/01/18/misteri-api-sangeang/</a>) yang terus diselimuti kabut serta keindahan pulau-pulau karang lainnya.</p>
 Tagged: Bima, Cerita Rakyat, Dompu, InfoGue, Legenda, Lembata, Lepas, LintasBerita, Opini, Pariwisata, Public, Top, Travel Tips, Weekend, Wordpress <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ompundaru.wordpress.com/872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ompundaru.wordpress.com/872/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ompundaru.wordpress.com/872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ompundaru.wordpress.com/872/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ompundaru.wordpress.com/872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ompundaru.wordpress.com/872/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ompundaru.wordpress.com/872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ompundaru.wordpress.com/872/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ompundaru.wordpress.com/872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ompundaru.wordpress.com/872/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ompundaru.wordpress.com&blog=5618926&post=872&subd=ompundaru&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ompundaru.wordpress.com/2009/05/05/pulau-ular/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/91aa17fa508a87b92e61561e2d903f2c?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">OmpuNdaru</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/05/pulau-ular11.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pulau-ular11</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/05/pulau-ular2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pulau-ular2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/05/pulau-ular4.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pulau-ular4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/05/pulau-ular3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pulau-ular3</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>&#8220;Oha Witi&#8221; (Nasi Jewawut).</title>
		<link>http://ompundaru.wordpress.com/2009/05/05/oha-witi-nasi-jewawut/</link>
		<comments>http://ompundaru.wordpress.com/2009/05/05/oha-witi-nasi-jewawut/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 May 2009 11:04:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ompundaru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Health]]></category>
		<category><![CDATA[Kebudayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Lepas]]></category>
		<category><![CDATA[Living]]></category>
		<category><![CDATA[Bima]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[Dompu]]></category>
		<category><![CDATA[Familly]]></category>
		<category><![CDATA[InfoGue]]></category>
		<category><![CDATA[Lembata]]></category>
		<category><![CDATA[LintasBerita]]></category>
		<category><![CDATA[Nutrition]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Top]]></category>
		<category><![CDATA[Wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ompundaru.wordpress.com/?p=865</guid>
		<description><![CDATA[Oha Witi atau Nasi Jewawut merupakan hasil Cipta Menu dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima yang telah berhasil meraih Juara II Nasional pada Lomba Cipta Menu Tingkat Nasional.
Cara membuat Oha Witi (Nasi Jewawut) :
Bahan-bahan yang digunakan : 100 gr Beras, 200 gr Witi (Jewawut), 25 gr Daun Sandanawa.
Cara Pembuatan : Beras dan Witi direndam selama [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ompundaru.wordpress.com&blog=5618926&post=865&subd=ompundaru&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><em><img class="alignleft size-full wp-image-868" title="oha-witi" src="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/05/oha-witi.jpg?w=314&#038;h=159" alt="oha-witi" width="314" height="159" />Oha Witi</em> atau Nasi Jewawut merupakan hasil Cipta Menu dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima yang telah berhasil meraih Juara II Nasional pada Lomba Cipta Menu Tingkat Nasional.</p>
<p style="text-align:justify;">Cara membuat <em>Oha Witi</em> (Nasi Jewawut) :</p>
<p style="text-align:justify;">Bahan-bahan yang digunakan : 100 gr Beras, 200 gr <em>Witi</em> (Jewawut), 25 gr Daun Sandanawa.</p>
<p style="text-align:justify;">Cara Pembuatan : Beras dan <em>Witi</em> direndam selama lebih kurang 1 jam, ditiriskan lalu diaron dan dikukus sampai masak. Nasi <em>Witi</em> dibungkus dengan Daun Sandanawa lalu dikukus kembali. Besarnya Nasi <em>Witi</em> disesuaikan dengan kebutuhan dan selera.</p>
<p style="text-align:justify;">Selamat mencoba.</p>
 Tagged: Bima, Cerita Rakyat, Dompu, Familly, Health, InfoGue, Lembata, Lepas, LintasBerita, Nutrition, Opini, Pariwisata, Top, Wordpress <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ompundaru.wordpress.com/865/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ompundaru.wordpress.com/865/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ompundaru.wordpress.com/865/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ompundaru.wordpress.com/865/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ompundaru.wordpress.com/865/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ompundaru.wordpress.com/865/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ompundaru.wordpress.com/865/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ompundaru.wordpress.com/865/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ompundaru.wordpress.com/865/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ompundaru.wordpress.com/865/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ompundaru.wordpress.com&blog=5618926&post=865&subd=ompundaru&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ompundaru.wordpress.com/2009/05/05/oha-witi-nasi-jewawut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/91aa17fa508a87b92e61561e2d903f2c?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">OmpuNdaru</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/05/oha-witi.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">oha-witi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>&#8220;Jagung Titi&#8221; Desa Waienga Kabupaten Lembata. Upaya Melestarikan Pangan Lokal</title>
		<link>http://ompundaru.wordpress.com/2009/04/18/jagung-titi-desa-waienga-kabupaten-lembata-dalam-upaya-melestarikan-pangan-lokal/</link>
		<comments>http://ompundaru.wordpress.com/2009/04/18/jagung-titi-desa-waienga-kabupaten-lembata-dalam-upaya-melestarikan-pangan-lokal/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Apr 2009 11:33:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ompundaru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Destination Alternative]]></category>
		<category><![CDATA[Health]]></category>
		<category><![CDATA[Kebudayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Lepas]]></category>
		<category><![CDATA[Living]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Bima]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[Dompu]]></category>
		<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[Familly]]></category>
		<category><![CDATA[Food]]></category>
		<category><![CDATA[History]]></category>
		<category><![CDATA[InfoGue]]></category>
		<category><![CDATA[Learning]]></category>
		<category><![CDATA[Lembata]]></category>
		<category><![CDATA[LintasBerita]]></category>
		<category><![CDATA[Nutrition]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Program]]></category>
		<category><![CDATA[Public]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Top]]></category>
		<category><![CDATA[Twitter]]></category>
		<category><![CDATA[Weekend]]></category>
		<category><![CDATA[Wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ompundaru.wordpress.com/?p=850</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Wong Kito *)
Dari dalam pondok berukuran sekitar 2 x 3 meter  inilah Ibu Sarifah (48 tahun) memulai aktivitas hariannya. Pondok kecil ini berfungsi sebagai tempat memasak sehari-hari (dapur), juga tempat untuk membuat &#8220;Jagung Titi&#8220;. Hampir setiap hari ia meniti jagung (menumbuk butiran jagung menjadi pipih seperti kripik). Seperti umumnya masyarakat di Desa Waienga Kabupaten [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ompundaru.wordpress.com&blog=5618926&post=850&subd=ompundaru&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Oleh Wong Kito *)</p>
<p style="text-align:justify;">Dari dalam pondok berukuran sekitar 2 x 3 meter  inilah Ibu Sarifah (48 tahun) memulai aktivitas hariannya. Pondok kecil ini berfungsi sebagai tempat memasak sehari-hari (dapur), juga tempat untuk membuat &#8220;<strong>Jagung Titi</strong>&#8220;. Hampir setiap hari ia meniti jagung (menumbuk butiran jagung menjadi pipih seperti kripik). Seperti umumnya masyarakat di Desa Waienga Kabupaten Lembata, Ibu Sarifah menggunakan peralatan yang sangat sederhana antara lain : periuk tanah kecil untuk menyangrai butiran jagung, batu ceper sebagai landasan untuk meniti dan batu berbentuk lonjong yang berfungsi sebagai penumbuk (titi).<span id="more-850"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-857" title="jagung-titi11" src="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/04/jagung-titi11.jpg?w=314&#038;h=235" alt="jagung-titi11" width="314" height="235" />&#8220;Beta membuat jagung titi sejak kecil, keterampilan dan kemahiran membuat jagung titi didapat secara turun temurun&#8221;. Kata Ibu Sarifah, ketika disambangi di pondok kecil di belakang rumahnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk membuat jagung titi biasanya dilakukan pada subuh sampai menjelang pagi. Kegiatan ini dilakukan Ibu Sarifah sebelum ke kebun. Proses pembuatan jagung titi dimulai dengan : Butiran-butiran jagung pipilan disangrai di dalam periuk tanah. Cukup menggunakan kayu bakar yang sedikit saja, agar jagung tidak cepat gosong. Setelah berwarna agak kekuningan atau sekitar 3 menit disangrai. Bila periuk tanah tadi terdengar berbunyi &#8220;kletek-kletek-kletek&#8221;, itu tandanya jagung sudah siap untuk dititi. 3 sampai 4 butir jagung diambil langsung dari periuk dengan menggunakan tangan tanpa alas, lalu diletakkan di atas batu landasan. Butiran jagung tadi ditumbuk (dititi) menggunakan batu lonjong seberat lebih kurang 2 kg. Diperlukan ketepatan waktu antara meletakkan butiran jagung dan menarik telapak tangan agar tidak terpukul. Dengan sekali titi saja, sudah jadilah &#8221;Jagung Titi&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">Karolus Kewaman, Ketua Komite Ketahanan Pangan dan Gizi Desa Waienga menambahkan, &#8220;Bahan jagung titi diambil dari hasil panen kami sendiri, biasanya yang paling enak berasal dari Jagung Pulut, sedangkan agar proses menitinya lebih mudah, digunakan jagung yang tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-858" title="jagung-titi31" src="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/04/jagung-titi31.jpg?w=314&#038;h=235" alt="jagung-titi31" width="314" height="235" />Lebih nikmat menyantap jagung titi dibarengi dengan &#8220;Lawar&#8221;, sejenis pangan yang berbahan utama ikan-ikan kecil (sejenis Ikan Teri segar) yang direndam beberapa menit di dalam cuka yang telah ditambahkan dengan cabe dan bawang. Dengan sendirinya ikan-ikan kecil ini akan melunak dan menjadi setengah matang. Mirip dengan salah satu jenis makanan ala &#8220;Jepang&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">Tapi bila ada yang mau mencoba menyantap &#8220;Jagung Titi&#8221; ini dengan Susu, pasti akan terasa lebih enak lagi.</p>
<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-859" title="jagung-titi21" src="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/04/jagung-titi21.jpg?w=314&#038;h=235" alt="jagung-titi21" width="314" height="235" />Jagung Titi ini tidak hanya untuk dikonsumsi sendiri, tetapi juga untuk dijual sebagai penambah penghasilan keluarga. Tidak sulit untuk memasarkan Jagung Titi ini, setidaknya itu diungkapkan oleh Bapak Barnabas (Kades Waienga) : &#8220;Masyarakat desa kami umumnya melakukan kebiasaan membuat jagung titi ini. Sebagian untuk konsumsi dan sebagian lagi untuk dijual. Tiga mangkuk plastik dihargai Rp. 10.000,-. Untuk keperluan konsumsi, masyarakat meniti jagung bila dianggap persediaan sudah habis, selain itu masyarakat Desa Waienga juga akan meniti bilamana ada pesanan&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">Pola pemasaran yang dilakukan masih sangat sederhana. Biasanya jagung titi dijual kepada pemesan di sekitar desa atau di pasar lokal (setempat). Umumnya masih dalam jumlah yang terbatas.</p>
<p style="text-align:justify;">Setidaknya masih ada upaya masyarakat Desa Waienga untuk melestarikan pangan lokal. Karena mereka cukup menyadari bahwa pangan utama mereka sebenarnya bukanlah &#8220;Beras&#8221;. Suatu kearifan lokal yang membutuhkan dukungan pemangku kepentingan.</p>
<p style="text-align:justify;">Kita patut memberikan apresiasi terhadap kearifan lokal ini ditengah-tengah modernisasi gencarnya promosi makanan siap saji dari luar.</p>
<p style="text-align:justify;">*) Bekerja pada salah satu INGO (International Non Government Organitation) yang bergerak dibidang Pemberdayaan Masyarakat.</p>
 Tagged: Bima, Cerita Rakyat, Dompu, Education, Familly, Food, Health, History, InfoGue, Learning, Lembata, Lepas, LintasBerita, Nutrition, Opini, Pariwisata, Program, Public, Tips, Top, Twitter, Weekend, Wordpress <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ompundaru.wordpress.com/850/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ompundaru.wordpress.com/850/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ompundaru.wordpress.com/850/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ompundaru.wordpress.com/850/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ompundaru.wordpress.com/850/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ompundaru.wordpress.com/850/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ompundaru.wordpress.com/850/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ompundaru.wordpress.com/850/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ompundaru.wordpress.com/850/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ompundaru.wordpress.com/850/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ompundaru.wordpress.com&blog=5618926&post=850&subd=ompundaru&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ompundaru.wordpress.com/2009/04/18/jagung-titi-desa-waienga-kabupaten-lembata-dalam-upaya-melestarikan-pangan-lokal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>38</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/91aa17fa508a87b92e61561e2d903f2c?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">OmpuNdaru</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/04/jagung-titi11.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">jagung-titi11</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/04/jagung-titi31.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">jagung-titi31</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/04/jagung-titi21.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">jagung-titi21</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bima dalam Dongeng Seorang Ibu</title>
		<link>http://ompundaru.wordpress.com/2009/04/15/bima-dalam-dongeng-seorang-ibu/</link>
		<comments>http://ompundaru.wordpress.com/2009/04/15/bima-dalam-dongeng-seorang-ibu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2009 10:17:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ompundaru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Destination Alternative]]></category>
		<category><![CDATA[History]]></category>
		<category><![CDATA[Kebudayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Lepas]]></category>
		<category><![CDATA[Living]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Bima]]></category>
		<category><![CDATA[Biography]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[Child]]></category>
		<category><![CDATA[Dompu]]></category>
		<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[Familly]]></category>
		<category><![CDATA[InfoGue]]></category>
		<category><![CDATA[Learning]]></category>
		<category><![CDATA[Legenda]]></category>
		<category><![CDATA[LintasBerita]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Public]]></category>
		<category><![CDATA[SASTRA]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Top]]></category>
		<category><![CDATA[Weekend]]></category>
		<category><![CDATA[Wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ompundaru.wordpress.com/?p=826</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah cerita dari Nurjanah Bakti
Suatu hari tahun 1980 seorang saudara ipar saya melancong ke Timor-timur (sekarang Timor Leste) karena suatu tugas. Pada kesempatan itu dia pergunakan waktu untuk mencari saudara dari neneknya yang dikabarkan terdampar di Timor-timur sekitar lebih dari 100 tahun yang lalu. Seorang perempuan ngarana La Muna (bernama La Muna). Dia “La Muna” [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ompundaru.wordpress.com&blog=5618926&post=826&subd=ompundaru&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Sebuah cerita dari <a href="http://facebook.com/Nurjanah Bakti/">Nurjanah Bakti</a></p>
<p style="text-align:justify;">Suatu hari tahun 1980 seorang saudara ipar saya melancong ke Timor-timur (sekarang Timor Leste) karena suatu tugas. Pada kesempatan itu dia pergunakan waktu untuk mencari saudara dari neneknya yang dikabarkan terdampar di Timor-timur sekitar lebih dari 100 tahun yang lalu. Seorang perempuan <em>ngarana La Muna</em> (bernama La Muna). Dia “La Muna” sengaja pergi ke Timor-timur demi mencari keberadaan saudara laki-lakinya bernama La Sidik yang terdampar di Timor-timur karena kapal (pengangkut ternak) yang dia tumpangi dengan tujuan Hongkong tenggelam.<span id="more-826"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Saudara saya itu berhasil bertemu dengan keturunan La Muna yang rupanya oleh ibunya diberi nama M. Saleh (La Muna menikah dengan orang Timor-timur), pada saat itu tahun 1980 M. Saleh sudah berusia sekitar 70 tahun namun segala sesuatu tentang Bima yang dia dengar dari ibunya sewaktu dia kecil masih tergambar jelas, dia mengatakan betapa dia rindu ingin melihat Bima, ibunya selalu bercerita bahwa tanah itu (Bima) nan hijau, subur, segala sesuatu yang ditanam akan tumbuh, orang-orang yang ramah dan suka bergotong-royong.</p>
<p style="text-align:justify;">Di usia senjanya tahun 1982, M. Saleh menyempatkan diri berkunjung ke Bima mencium tanah Bima dan bertemu leluhurnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya salut kepada perempuan seperti La Muna, yang tetap setia bercerita tentang Bima yang elok, mungkin juga La Muna bercerita hanya untuk melepas rindu. Terukir dalam memori M. Saleh, Bima itu seperti negeri khayangan, subur dan tentram. M. Saleh tidak perduli bagaimana dia menemukan Bima di tahun 1982 bagi dia Bima adalah tanah leluhurnya, dia mengaku, dia orang Bima.</p>
<p style="text-align:justify;">SUDAHKAH KITA MENDONGENG TENTANG BIMA KEAPADA ANAK KITA?</p>
 Tagged: Bima, Biography, Cerita Rakyat, Child, Dompu, Education, Familly, History, InfoGue, Learning, Legenda, Lepas, LintasBerita, Opini, Pariwisata, Public, SASTRA, Sejarah, Top, Weekend, Wordpress <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ompundaru.wordpress.com/826/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ompundaru.wordpress.com/826/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ompundaru.wordpress.com/826/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ompundaru.wordpress.com/826/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ompundaru.wordpress.com/826/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ompundaru.wordpress.com/826/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ompundaru.wordpress.com/826/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ompundaru.wordpress.com/826/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ompundaru.wordpress.com/826/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ompundaru.wordpress.com/826/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ompundaru.wordpress.com&blog=5618926&post=826&subd=ompundaru&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ompundaru.wordpress.com/2009/04/15/bima-dalam-dongeng-seorang-ibu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/91aa17fa508a87b92e61561e2d903f2c?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">OmpuNdaru</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>The Story of The Winner and The Loser</title>
		<link>http://ompundaru.wordpress.com/2009/04/14/the-story-of-the-winner-and-the-loser/</link>
		<comments>http://ompundaru.wordpress.com/2009/04/14/the-story-of-the-winner-and-the-loser/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2009 09:48:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ompundaru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebudayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Lepas]]></category>
		<category><![CDATA[Living]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Bima]]></category>
		<category><![CDATA[Dompu]]></category>
		<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[InfoGue]]></category>
		<category><![CDATA[IQ]]></category>
		<category><![CDATA[Learning]]></category>
		<category><![CDATA[Lembata]]></category>
		<category><![CDATA[LintasBerita]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Program]]></category>
		<category><![CDATA[Public]]></category>
		<category><![CDATA[SASTRA]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Top]]></category>
		<category><![CDATA[Twitter]]></category>
		<category><![CDATA[Wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ompundaru.wordpress.com/?p=820</guid>
		<description><![CDATA[Life is an endless battle, whether in work, family or society. It’s important to develop a winner value to ensure that we win the battle. Here is a little story about the winner and the loser.
The winner is always a part of the answer, the loser is always a part of the problem. The winner [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ompundaru.wordpress.com&blog=5618926&post=820&subd=ompundaru&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Life is an endless battle, whether in work, family or society. It’s important to develop a winner value to ensure that we win the battle. Here is a little story about the winner and the loser.</p>
<p style="text-align:justify;">The winner is always a part of the answer, the loser is always a part of the problem. The winner always has a programme, the loser always has an excuse. The winner sees an answer to every problem, the loser sees a problem in every answer. The winner says let me do it for you, the loser says that’s not my job. The winner says it’s maybe difficult but it’s possible, the loser says it may be possible but it is difficult to do.</p>
<p style="text-align:justify;">And Congratulation to be the winner..</p>
 Tagged: Bima, Dompu, Education, InfoGue, IQ, Learning, Lembata, Lepas, LintasBerita, Opini, Program, Public, SASTRA, Tips, Top, Twitter, Wordpress <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ompundaru.wordpress.com/820/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ompundaru.wordpress.com/820/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ompundaru.wordpress.com/820/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ompundaru.wordpress.com/820/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ompundaru.wordpress.com/820/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ompundaru.wordpress.com/820/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ompundaru.wordpress.com/820/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ompundaru.wordpress.com/820/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ompundaru.wordpress.com/820/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ompundaru.wordpress.com/820/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ompundaru.wordpress.com&blog=5618926&post=820&subd=ompundaru&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ompundaru.wordpress.com/2009/04/14/the-story-of-the-winner-and-the-loser/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/91aa17fa508a87b92e61561e2d903f2c?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">OmpuNdaru</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lahirnya Pahlawan Kemanusiaan</title>
		<link>http://ompundaru.wordpress.com/2009/04/14/lahirnya-pahlawan-kemanusiaan/</link>
		<comments>http://ompundaru.wordpress.com/2009/04/14/lahirnya-pahlawan-kemanusiaan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2009 03:59:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ompundaru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebudayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Lepas]]></category>
		<category><![CDATA[Living]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Bima]]></category>
		<category><![CDATA[Biography]]></category>
		<category><![CDATA[Dompu]]></category>
		<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[Familly]]></category>
		<category><![CDATA[InfoGue]]></category>
		<category><![CDATA[Learning]]></category>
		<category><![CDATA[Lembata]]></category>
		<category><![CDATA[LintasBerita]]></category>
		<category><![CDATA[NGO]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Public]]></category>
		<category><![CDATA[SASTRA]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Top]]></category>
		<category><![CDATA[Twitter]]></category>
		<category><![CDATA[Wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ompundaru.wordpress.com/?p=815</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Yahya Ado *)
Dalam buku INDONESIA UNGGUL (Indonesia on the move), Presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menuliskan sebuah topik yang cukup menarik ‘Terciptanya Sosok Pahlawan’. Dalam tulisan tersebut SBY mendeskripsikan setidaknya ada dua sosok manusia yang disebut pahlawan. Yang pertama adalah pahlawan yang bersinar cemerlang menghadapi kesulitan, yang menunjukan keberhasilan luar biasa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ompundaru.wordpress.com&blog=5618926&post=815&subd=ompundaru&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Oleh: Yahya Ado <strong>*)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Dalam buku INDONESIA UNGGUL (<em>Indonesia on the move</em>), Presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menuliskan sebuah topik yang cukup menarik ‘Terciptanya Sosok Pahlawan’. Dalam tulisan tersebut SBY mendeskripsikan setidaknya ada dua sosok manusia yang disebut pahlawan. Yang pertama adalah pahlawan yang bersinar cemerlang menghadapi kesulitan, yang menunjukan keberhasilan luar biasa dalam situasi yang sulit. Yang kedua adalah pahlawan yang hidup diantara kita yang melakukan pelayanan mereka tanpa gembar gembor, tidak diperhatikan oleh kebanyakan dari kita, namun menghasilkan perubahan bagi kehidupan orang lain.<span id="more-815"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Secara sederhana seorang disebut pahlawan adalah orang yang tidak hanya mementingkan dirinya sendiri, yang mampu menunjukan tindakan yang luar biasa. Sosok tersebut tidak harus menunjukan hasil kerja yang mereka lakukan namun muncul dari keinginan untuk melakukan sesuatu yang berguna bagi orang lain. Jika sekalipun mereka gagal tekad mereka tetap hidup dan menjadi teladan bagi orang lain. Kemuliaan seorang pahlawan tidak terletak pada prestasi mereka melainkan pada pengorbangan mereka.</p>
<p style="text-align:justify;">Butet Manurung, seorang tokoh perempuan muda yang telah mendapat penghargaan sebagai pahlawan versi majalah TIME. Butet dianggap telah sukses mewujudkan cita-cita dengan mendirikan Sekolah Rimba (Sokola Rimba, sebutan masyarakat Rimba) di tengah masyarakat Bukit Dua Belas Jambi, yang menolak untuk belajar membaca dan menulis. Namun kepiawaian Butet hingga ia mampu menyatu dengan masyarakat Rimba seolah menjadi bagian dari kehidupan orang Rimba tanpa harus menghilangkan identitasinya sebagai seorang bersuku Batak. Alhasil kerja beliau mampu mendampingi Orang Rimba menjadi terdidik tanpa kehilangan identitas dan budaya mereka sebagai Orang Rimba.</p>
<p style="text-align:justify;">Tak beda jauh dari Butet, di negeri ini ribuan pekerja sosial yang menyebar ke seluruh pelosok Indonesia yang tergolong sebagai daerah miskin. Mereka tak pernah pamrih memperjuangkan visi kemanusian yang mulia. Mereka adalah sosok pahlawan yang sedang berjuang memberantas buta huruf dan berupaya meningkatkan kualitas pendidikan. Mereka sedang manangani korban gizi buruk, memberantas kemiskinan, menolong korban bencana, menciptakan lingkungan hidup yang ramah serta masih banyak agenda pekerjaan sosial lainnya yang tercatat rapi dalam perencanaan strategis dari masing-masing mereka.</p>
<p style="text-align:justify;">Ada satu kata kunci yang mampu mengikat komitmen dan idealisme para pekerja sosial adalah rasa cinta yang mendalam atas pekerjaan mereka. Saya dan tentu kita semua yakin bahwa jika rasa cinta itu tidak ada dalam jiwa Butet dan ribuan pekerja sosial lainnya maka adalah mustahil jika mereka bisa bertahan untuk melakukan proses perubahan hidup bagi banyak orang yang membutuhkan. Namun justru rasa cinta itulah yang telah merekat hati mereka bersama masyarakat dan anak-anak kurang beruntung hingga mereka mampu mentransformasikan perubahan hidup yang lebih berarti bagi masyarakat dan Anak-anak yang mereka dampingi.</p>
<p style="text-align:justify;">Kembali ke defenisi tadi, tentunya deskripsi itu sangat adil untuk berlalu pada kita semua yang sedang bergulat dalam memperjuangkan visi kemanusiaan. Kita tentu bangga dinobatkan sebagai pahlawan kemanusiaan yang low profile. Tak pernah mengembar-gembor hasil yang telah kita capai, namun dalam diam kita telah melakukan banyak perubahan yang berarti dalam komunitas yang kita dampingi. Memang saat ini kita belum dikenal oleh kebanyakan orang namun kita sudah pantas untuk dikenang setidaknya oleh lebih dari 53.000 anak Indonesia yang menghuni 285 desa dalam dampingan kita dan bahkan lebih dari itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Indonesia pantas berbangga dengan lahirnya pahlawan kemanusian baru. Butet telah menunjukan langkah nyata buat kita semua. Kita tentu tidak harus sama seperti gadis muda itu, tapi kita juga pantas untuk dikenal, dapatlah lagi untuk dikenang. Sekali lagi hanya kekuatan cinta yang mampu menobatkan kita sebagai pahlawan kemanusiaan. Selamat berjuang dan tetap semangat&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>*)</strong> Building Releationship Coordinator Country Office Plan Indonesia.</p>
 Tagged: Bima, Biography, Dompu, Education, Familly, InfoGue, Learning, Lembata, Lepas, LintasBerita, NGO, Opini, Public, SASTRA, Tips, Top, Twitter, Wordpress <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ompundaru.wordpress.com/815/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ompundaru.wordpress.com/815/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ompundaru.wordpress.com/815/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ompundaru.wordpress.com/815/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ompundaru.wordpress.com/815/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ompundaru.wordpress.com/815/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ompundaru.wordpress.com/815/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ompundaru.wordpress.com/815/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ompundaru.wordpress.com/815/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ompundaru.wordpress.com/815/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ompundaru.wordpress.com&blog=5618926&post=815&subd=ompundaru&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ompundaru.wordpress.com/2009/04/14/lahirnya-pahlawan-kemanusiaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/91aa17fa508a87b92e61561e2d903f2c?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">OmpuNdaru</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bingung pada Hasil Pemilu Legislatif 2009</title>
		<link>http://ompundaru.wordpress.com/2009/04/10/bingung-pada-hasil-pemilu-legislatif-2009/</link>
		<comments>http://ompundaru.wordpress.com/2009/04/10/bingung-pada-hasil-pemilu-legislatif-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Apr 2009 14:31:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ompundaru</dc:creator>
				<category><![CDATA[History]]></category>
		<category><![CDATA[Kebudayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Lepas]]></category>
		<category><![CDATA[Living]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Bima]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[Dompu]]></category>
		<category><![CDATA[Familly]]></category>
		<category><![CDATA[Hasil Pemilu 2009]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[InfoGue]]></category>
		<category><![CDATA[Lembata]]></category>
		<category><![CDATA[LintasBerita]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Public]]></category>
		<category><![CDATA[Quick Count]]></category>
		<category><![CDATA[Top]]></category>
		<category><![CDATA[Twitter]]></category>
		<category><![CDATA[Wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ompundaru.wordpress.com/?p=805</guid>
		<description><![CDATA[Bingung saya pada laporan sementara Hasil Pemilu 2009, baik dari KPU atau dari beberapa lembaga Quick Count. Sepertinya sudah valid banget laporan tersebut. Padahal sebelum Pemilu diadakan, ada berita di salah satu stasiun televisi yang mengatakan bahwa ada 4 kabupaten di Papua tidak bisa melaksanakan Pemilu tepat pada waktunya. Itu di Papua, di Nusa Tenggara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ompundaru.wordpress.com&blog=5618926&post=805&subd=ompundaru&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Bingung saya pada laporan sementara Hasil Pemilu 2009, baik dari KPU atau dari beberapa lembaga Quick Count. Sepertinya sudah valid banget laporan tersebut. Padahal sebelum Pemilu diadakan, ada berita di salah satu stasiun televisi yang mengatakan bahwa ada 4 kabupaten di Papua tidak bisa melaksanakan Pemilu tepat pada waktunya. Itu di Papua, di Nusa Tenggara Timur ada 2 Kabupaten yang jadwal Pemilunya diadakan pada tanggal 14 Februari 2009. Hal itupun tidak ada dalam berita-berita, baik di televisi maupun di koran-koran, apalagi seperti TVOne yang beritanya selalu <em>Up to Date</em>. Berarti masih banyak suara yang belum masuk ke KPU atau ke Lembaga-lembaga Quick Count tersebut.<span id="more-805"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Jadi bagaimana dengan : Laporan “Hasil Pemilu Legislatif 2009″ ini akan terus di-<em>update</em> mengikuti perkembangan hasil penghitungan suara berdasarkan pengumuman resmi dari KPU (Komisi Pemilihan Umum) dan <em>quick count</em> dari lembaga-lembaga survei. Silakan nanti kembali lagi <a href="http://shodiq.com/2009/04/09/hasil-pemilu-legislatif-2009-pengumuman-resmi-quick-count-hasil-penghitungan-suara/"><strong><span style="color:#c22d55;">ke sini</span></strong></a> untuk mengikuti perkembangannya.</p>
<h2>Hasil Sementara Pemilu 2009</h2>
<p><span class="reporter">Sumber: KPU</span><br />
<span class="date">Jumat, 10/04/2009 20:05 WIB</span></p>
<table border="0" cellspacing="1" cellpadding="2" width="518">
<tbody>
<tr class="c1">
<td width="22">No</td>
<td width="205">Partai Politik</td>
<td width="137">Jumlah Suara</td>
<td width="117">Persentase</td>
</tr>
<tr class="c3">
<td>1</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/26/095250/1059602/709/partai-demokrat-%2831%29"><strong><span style="color:#c22d55;">Demokrat</span></strong></a> (31)</td>
<td align="right">47.718</td>
<td align="right">20,38%</td>
</tr>
<tr class="c2">
<td>2</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/26/095645/1059609/709/partai-demokrasi-indonesia-perjuangan-%2828%29"><strong><span style="color:#c22d55;">PDIP</span></strong></a> (28)</td>
<td align="right">33.334</td>
<td align="right">14,24%</td>
</tr>
<tr class="c3">
<td>3</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/26/100718/1059621/709/partai-golongan-karya-%2823%29"><strong><span style="color:#c22d55;">Golkar</span></strong></a> (23)</td>
<td align="right">32.005</td>
<td align="right">13,67%</td>
</tr>
<tr class="c2">
<td>4</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/27/051133/1059860/709/partai-keadilan-sejahtera-%288%29"><strong><span style="color:#c22d55;">PKS</span></strong></a> (8)</td>
<td align="right">21.924</td>
<td align="right">9,36%</td>
</tr>
<tr class="c3">
<td>5</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/27/051037/1059859/709/partai-amanat-nasional-%289%29"><strong><span style="color:#c22d55;">PAN</span></strong></a> (9)</td>
<td align="right">17.152</td>
<td align="right">7,33%</td>
</tr>
<tr class="c2">
<td>6</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/27/050549/1059854/709/partai-kebangkitan-bangsa-%2813%29"><strong><span style="color:#c22d55;">PKB</span></strong></a> (13)</td>
<td align="right">16.069</td>
<td align="right">6,86%</td>
</tr>
<tr class="c3">
<td>7</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/27/052209/1059864/709/partai-gerakan-indonesia-raya--5-"><strong><span style="color:#c22d55;">Gerindra</span></strong></a> (5)</td>
<td align="right">12.280</td>
<td align="right">5,24%</td>
</tr>
<tr class="c2">
<td>8</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/26/100522/1059620/709/partai-persatuan-pembangunan-%2824%29"><strong><span style="color:#c22d55;">PPP</span></strong></a> (24)</td>
<td align="right">11.765</td>
<td align="right">5,02%</td>
</tr>
<tr class="c3">
<td>9</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/27/053539/1059869/709/partai-hati-nurani-rakyat--1-"><strong><span style="color:#c22d55;">Hanura</span></strong></a> (1)</td>
<td align="right">8.433</td>
<td align="right">3,60%</td>
</tr>
<tr class="c2">
<td>10</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/27/053419/1059868/709/partai-karya-peduli-bangsa--2-"><strong><span style="color:#c22d55;">PKPB</span></strong></a> (2)</td>
<td align="right">4.022</td>
<td align="right">1,72%</td>
</tr>
<tr class="c3">
<td>11</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/26/100353/1059618/709/partai-damai-sejahtera-%2825%29"><strong><span style="color:#c22d55;">PDS</span></strong></a> (25)</td>
<td align="right">3.235</td>
<td align="right">1,38%</td>
</tr>
<tr class="c2">
<td>12</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/25/071642/1059317/709/partai-kebangkitan-nasional-ulama-%2834%29"><strong><span style="color:#c22d55;">PKNU</span></strong></a> (34)</td>
<td align="right">2.704</td>
<td align="right">1,15%</td>
</tr>
<tr class="c3">
<td>13</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/26/100109/1059614/709/partai-bulan-bintang-%2827%29"><strong><span style="color:#c22d55;">PBB</span></strong></a> (27)</td>
<td align="right">2.632</td>
<td align="right">1,12%</td>
</tr>
<tr class="c2">
<td>14</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/27/052908/1059867/709/partai-pengusaha-dan-pekerja-indonesia--3-"><strong><span style="color:#c22d55;">PPRN</span></strong></a> (4)</td>
<td align="right">2.346</td>
<td align="right">1,00%</td>
</tr>
<tr class="c3">
<td>15</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/27/051714/1059862/709/partai-keadilan-dan-persatuan-indonesia--7-"><strong><span style="color:#c22d55;">PKPI</span></strong></a> (7)</td>
<td align="right">2.143</td>
<td align="right">0,92%</td>
</tr>
<tr class="c2">
<td>16</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/27/050156/1059851/709/partai-demokrasi-pembaruan-%2816%29"><strong><span style="color:#c22d55;">PDP</span></strong></a> (16)</td>
<td align="right">1.886</td>
<td align="right">0,81%</td>
</tr>
<tr class="c3">
<td>17</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/27/052908/1059867/709/partai-pengusaha-dan-pekerja-indonesia--3-"><strong><span style="color:#c22d55;">PPPI</span></strong></a> (3)</td>
<td align="right">1.729</td>
<td align="right">0,74%</td>
</tr>
<tr class="c2">
<td>18</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/27/051825/1059863/709/partai-barisan-nasional--6-"><strong><span style="color:#c22d55;">Barnas</span></strong></a> (6)</td>
<td align="right">1.651</td>
<td align="right">0,71%</td>
</tr>
<tr class="c3">
<td>19</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/26/095529/1059605/709/partai-bintang-reformasi-%2829%29"><strong><span style="color:#c22d55;">PBR</span></strong></a> (29)</td>
<td align="right">1.270</td>
<td align="right">0,54%</td>
</tr>
<tr class="c2">
<td>20</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/26/101924/1059628/709/partai-demokrasi-kebangsaan-%2820%29"><strong><span style="color:#c22d55;">PDK</span></strong></a> (20)</td>
<td align="right">1.055</td>
<td align="right">0,45%</td>
</tr>
<tr class="c3">
<td>21</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/26/101143/1059625/709/partai-republika-nusantara-%2821%29"><strong><span style="color:#c22d55;">RepublikaN</span></strong></a> (21)</td>
<td align="right">818</td>
<td align="right">0,35%</td>
</tr>
<tr class="c2">
<td>22</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/26/100229/1059617/709/partai-nasional-banteng-kerakyatan-indonesia-%2826%29"><strong><span style="color:#c22d55;">PNBK</span></strong></a> (26)</td>
<td align="right">744</td>
<td align="right">0,32%</td>
</tr>
<tr class="c3">
<td>23</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/26/095400/1059603/709/partai-patriot-%2830%29"><strong><span style="color:#c22d55;">Patriot</span></strong></a> (30)</td>
<td align="right">744</td>
<td align="right">0,32%</td>
</tr>
<tr class="c2">
<td>24</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/27/045823/1059849/709/partai-matahari-bangsa-%2818%29"><strong><span style="color:#c22d55;">PMB</span></strong></a> (18)</td>
<td align="right">699</td>
<td align="right">0,30%</td>
</tr>
<tr class="c3">
<td>25</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/27/050430/1059853/709/partai-pemuda-indonesia-%2814%29"><strong><span style="color:#c22d55;">PPI</span></strong></a> (14)</td>
<td align="right">641</td>
<td align="right">0,27%</td>
</tr>
<tr class="c2">
<td>26</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/27/050647/1059855/709/partai-persatuan-daerah-%2812%29"><strong><span style="color:#c22d55;">PPD</span></strong></a> (12)</td>
<td align="right">606</td>
<td align="right">0,26%</td>
</tr>
<tr class="c3">
<td>27</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/25/071821/1059319/709/partai-indonesia-sejahtera-%2833%29"><strong><span style="color:#c22d55;">PIS</span></strong></a> (33)</td>
<td align="right">588</td>
<td align="right">0,25%</td>
</tr>
<tr class="c2">
<td>28</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/27/050307/1059852/709/partai-nasional-indonesia-marhaenisme-%2815%29"><strong><span style="color:#c22d55;">PNI M</span></strong></a> (15)</td>
<td align="right">572</td>
<td align="right">0,24%</td>
</tr>
<tr class="c3">
<td>29</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/27/045959/1059850/709/partai-karya-perjuangan-%2817%29"><strong><span style="color:#c22d55;">Pakar Pangan</span></strong></a> (17)</td>
<td align="right">537</td>
<td align="right">0,23%</td>
</tr>
<tr class="c2">
<td>30</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/27/050808/1059856/709/partai-kedaulatan-%2811%29"><strong><span style="color:#c22d55;">Kedaulatan</span></strong></a> (11)</td>
<td align="right">510</td>
<td align="right">0,22%</td>
</tr>
<tr class="c3">
<td>31</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/26/101044/1059623/709/partai-pelopor-%2822%29"><strong><span style="color:#c22d55;">Pelopor</span></strong></a> (22)</td>
<td align="right">478</td>
<td align="right">0,20%</td>
</tr>
<tr class="c2">
<td>32</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/26/084703/1059591/709/partai-kasih-demokrasi-indonesia-%2832%29"><strong><span style="color:#c22d55;">PKDI</span></strong></a> (32)</td>
<td align="right">411</td>
<td align="right">0,18%</td>
</tr>
<tr class="c3">
<td>33</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/27/050926/1059858/709/partai-perjuangan-indonesia-baru-%2810%29"><strong><span style="color:#c22d55;">PPIB</span></strong></a> (10)</td>
<td align="right">358</td>
<td align="right">0,15%</td>
</tr>
<tr class="c2">
<td>34</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/24/101447/1102061/709/partai-buruh-%2844%29"><strong><span style="color:#c22d55;">Partai Buruh</span></strong></a> (44)</td>
<td align="right">345</td>
<td align="right">0,15%</td>
</tr>
<tr class="c3">
<td>35</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/26/102049/1059629/709/partai-penegak-demokrasi-indonesia-%2819%29"><strong><span style="color:#c22d55;">PPDI</span></strong></a> (19)</td>
<td align="right">264</td>
<td align="right">0,11%</td>
</tr>
<tr class="c2">
<td>36</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/24/172651/1059206/709/partai-merdeka-%2841%29"><strong><span style="color:#c22d55;">Merdeka</span></strong></a> (41)</td>
<td align="right">173</td>
<td align="right">0,07%</td>
</tr>
<tr class="c3">
<td>37</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/24/161814/1059148/709/partai-persatuan-nahdlatul-ummah-indonesia-%2842%29"><strong><span style="color:#c22d55;">PPNUI</span></strong></a> (42)</td>
<td align="right">158</td>
<td align="right">0,07%</td>
</tr>
<tr class="c2">
<td>38</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/24/153253/1059086/709/partai-sarikat-indonesia-%2843%29"><strong><span style="color:#c22d55;">PSI</span></strong></a> (43)</td>
<td align="right">134</td>
<td align="right">0,06%</td>
</tr>
<tr class="c3">
<td>39</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/25/071425/1059316/709/partai-aman-aceh-sejahtera-%2835%29"><strong><span style="color:#c22d55;">PAAS</span></strong></a> (35)</td>
<td align="right">0</td>
<td align="right">0,00%</td>
</tr>
<tr class="c2">
<td>40</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/25/071304/1059315/709/partai-daulat-aceh-%2836%29"><strong><span style="color:#c22d55;">PDA</span></strong></a> (36)</td>
<td align="right">0</td>
<td align="right">0,00%</td>
</tr>
<tr class="c3">
<td>41</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/25/071139/1059314/709/partai-suara-independen-rakyat-aceh-%2837%29"><strong><span style="color:#c22d55;">Partai SIRA</span></strong></a> (37)</td>
<td align="right">0</td>
<td align="right">0,00%</td>
</tr>
<tr class="c2">
<td>42</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/25/062101/1059311/709/partai-rakyat-aceh-%2838%29"><strong><span style="color:#c22d55;">PRA</span></strong></a> (38)</td>
<td align="right">0</td>
<td align="right">0,00%</td>
</tr>
<tr class="c3">
<td>43</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/25/055636/1059309/709/partai-aceh-%2839%29"><strong><span style="color:#c22d55;">Partai Aceh</span></strong></a> (39)</td>
<td align="right">0</td>
<td align="right">0,00%</td>
</tr>
<tr class="c2">
<td>44</td>
<td><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2008/12/25/054850/1059307/709/partai-bersatu-aceh-%2840%29"><strong><span style="color:#c22d55;">PBA</span></strong></a> (40)</td>
<td align="right">0</td>
<td align="right">0,00%</td>
</tr>
<tr class="c1">
<td> </td>
<td>Jumlah</td>
<td align="right">234.133</td>
<td align="right">100%</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><!-- untuk index --><!-- end --></p>
<p>———————–<br />
<strong>Perhitungan Quick Count</strong></p>
<table border="0" cellspacing="1" cellpadding="4" width="595">
<tbody>
<tr class="c1">
<td rowspan="2" width="10%">Ranking</td>
<td colspan="8">Penyelenggara Survei</td>
</tr>
<tr class="c1">
<td colspan="2" width="22%">LSI (1)</td>
<td colspan="2" width="22%">LSN</td>
<td colspan="2" width="22%">LSI (2)</td>
<td colspan="2" width="22%">CIRUS</td>
</tr>
<tr class="c2">
<td>1</td>
<td>Demokrat</td>
<td width="5%">20,46%</td>
<td>Demokrat</td>
<td width="5%">20,22%</td>
<td>Demokrat</td>
<td width="5%">20,34%</td>
<td>Demokrat</td>
<td width="5%">20,61%</td>
</tr>
<tr class="c3">
<td>2</td>
<td>PDIP</td>
<td>14,41%</td>
<td>Golkar</td>
<td>14,79%</td>
<td>Golkar</td>
<td>14,85%</td>
<td>Golkar</td>
<td>14,57%</td>
</tr>
<tr class="c2">
<td>3</td>
<td>Golkar</td>
<td>13,98%</td>
<td>PDIP</td>
<td>13,98%</td>
<td>PDIP</td>
<td>14,07%</td>
<td>PDIP</td>
<td>14,26%</td>
</tr>
<tr class="c3">
<td>4</td>
<td>PKS</td>
<td>7,84%</td>
<td>PKS</td>
<td>7,37%</td>
<td>PKS</td>
<td>7,82%</td>
<td>PKS</td>
<td>7,45%</td>
</tr>
<tr class="c2">
<td>5</td>
<td>PAN</td>
<td>5,74%</td>
<td>Gerindra</td>
<td>6,51%</td>
<td>PAN</td>
<td>6,07%</td>
<td>PAN</td>
<td>5,8%</td>
</tr>
<tr class="c3">
<td>6</td>
<td>PPP</td>
<td>5,23%</td>
<td>PPPP</td>
<td>5,33%</td>
<td>PPP</td>
<td>5,29%</td>
<td>PKB</td>
<td>5,63%</td>
</tr>
<tr class="c2">
<td>7</td>
<td>PKB</td>
<td>5,18%</td>
<td>PAN</td>
<td>4,97%</td>
<td>PKB</td>
<td>5,20%</td>
<td>PPP</td>
<td>5,31%</td>
</tr>
<tr class="c3">
<td>8</td>
<td>Gerindra</td>
<td>4,59%</td>
<td>PKB</td>
<td>4,62%</td>
<td>Gerindra</td>
<td>4,20%</td>
<td>Gerindra</td>
<td>4,27%</td>
</tr>
<tr class="c2">
<td>9</td>
<td>Hanura</td>
<td>3,72%</td>
<td>Hanura</td>
<td>3,43%</td>
<td>Hanura</td>
<td>3,49%</td>
<td>Hanura</td>
<td>3,5%</td>
</tr>
<tr class="c3">
<td>10</td>
<td>PKNU</td>
<td>1,45%</td>
<td>PKNU</td>
<td>1,85%</td>
<td>PBB</td>
<td>1,65%</td>
<td>PBB</td>
<td>1,87%</td>
</tr>
<tr class="c2">
<td>11</td>
<td> </td>
<td> </td>
<td>PBB</td>
<td>1,83%</td>
<td>PKPB</td>
<td>1,55%</td>
<td>PKNU</td>
<td>1,58%</td>
</tr>
<tr class="c3">
<td>12</td>
<td> </td>
<td> </td>
<td>PKPB</td>
<td>1,36%</td>
<td>PKNU</td>
<td>1,37%</td>
<td>PKPB</td>
<td>1,52%</td>
</tr>
<tr class="c2">
<td>13</td>
<td> </td>
<td> </td>
<td>PDS</td>
<td>1,19%</td>
<td>PDS</td>
<td>1,31%</td>
<td>PDS</td>
<td>1,46%</td>
</tr>
<tr class="c3">
<td>14</td>
<td> </td>
<td> </td>
<td>PBR</td>
<td>1,07%</td>
<td>PBR</td>
<td>1,29%</td>
<td>PBR</td>
<td>1,18%</td>
</tr>
<tr class="c2">
<td>15</td>
<td> </td>
<td> </td>
<td>PDP</td>
<td>1,03%</td>
<td>PPRN</td>
<td>1,14%</td>
<td>PPRN</td>
<td>1,11%</td>
</tr>
<tr class="c3">
<td>16</td>
<td> </td>
<td> </td>
<td>PPRN</td>
<td>0,85%</td>
<td>PKPI</td>
<td>0,99%</td>
<td>PKPI</td>
<td>0,91%</td>
</tr>
<tr class="c2">
<td>17</td>
<td> </td>
<td> </td>
<td>PDK</td>
<td>0,72%</td>
<td>PDP</td>
<td>0,84%</td>
<td>PDP</td>
<td>0,87%</td>
</tr>
<tr class="c3">
<td>18</td>
<td> </td>
<td> </td>
<td>PPPI</td>
<td>0,65%</td>
<td>Barnas</td>
<td>0,81%</td>
<td>PPPI</td>
<td>0,72%</td>
</tr>
<tr class="c2">
<td>19</td>
<td> </td>
<td> </td>
<td>Patriot</td>
<td>0,65%</td>
<td>PPPI</td>
<td>0,69%</td>
<td>Barnas</td>
<td>0,66%</td>
</tr>
<tr class="c3">
<td>20</td>
<td> </td>
<td> </td>
<td>PKPI</td>
<td>0,62%</td>
<td>PRN</td>
<td>0,64%</td>
<td>RepublikaN</td>
<td>0,60%</td>
</tr>
<tr class="c2">
<td>21</td>
<td> </td>
<td> </td>
<td>RepublikaN</td>
<td>0,59%</td>
<td>PPD</td>
<td>0,63%</td>
<td>PDK</td>
<td>0,58%</td>
</tr>
<tr class="c3">
<td>22</td>
<td> </td>
<td> </td>
<td>Barnas</td>
<td>0,52%</td>
<td>PDK</td>
<td>0,59%</td>
<td>PPD</td>
<td>0,56%</td>
</tr>
<tr class="c2">
<td>23</td>
<td> </td>
<td> </td>
<td>PNBK</td>
<td>0,52%</td>
<td>Patriot</td>
<td>0,57%</td>
<td>Patriot</td>
<td>0,45%</td>
</tr>
<tr class="c3">
<td>24</td>
<td> </td>
<td> </td>
<td>PPD</td>
<td>0,5%</td>
<td>PNBK</td>
<td>0,49%</td>
<td>PNBK</td>
<td>0,43%</td>
</tr>
<tr class="c2">
<td>25</td>
<td> </td>
<td> </td>
<td>PKDI</td>
<td>0,48%</td>
<td>Pakar Pangan</td>
<td>0,44%</td>
<td>P Kedaulatan</td>
<td>0,43%</td>
</tr>
<tr class="c3">
<td>26</td>
<td> </td>
<td> </td>
<td>PMB</td>
<td>0,46%</td>
<td>P Kedaulatan</td>
<td>0,41%</td>
<td>PPI</td>
<td>0,41%</td>
</tr>
<tr class="c2">
<td>27</td>
<td> </td>
<td> </td>
<td>PIS</td>
<td>0,4%</td>
<td>Pelopor</td>
<td>0,40%</td>
<td>PMB</td>
<td>0,38%</td>
</tr>
<tr class="c3">
<td>28</td>
<td> </td>
<td> </td>
<td>P Kedaulatan</td>
<td>0,39%</td>
<td>PMB</td>
<td>0,35%</td>
<td>Pelopor</td>
<td>0,32%</td>
</tr>
<tr class="c2">
<td>29</td>
<td> </td>
<td> </td>
<td>PPI</td>
<td>0,38%</td>
<td>PKDI</td>
<td>0,35%</td>
<td>PKDI</td>
<td>0,32%</td>
</tr>
<tr class="c3">
<td>30</td>
<td> </td>
<td> </td>
<td>PNI Marhaen</td>
<td>0,38%</td>
<td>PNI Marhaen</td>
<td>0,34%</td>
<td>PIS</td>
<td>0,32%</td>
</tr>
<tr class="c2">
<td>31</td>
<td> </td>
<td> </td>
<td>Pakar Pangan</td>
<td>0,35%</td>
<td>PPI</td>
<td>0,34%</td>
<td>Pakar Pangan</td>
<td>0,31%</td>
</tr>
<tr class="c3">
<td>32</td>
<td> </td>
<td> </td>
<td>Partai Buruh</td>
<td>0,33%</td>
<td>PIB</td>
<td>0,29%</td>
<td>PNI Marhaen</td>
<td>0,29%</td>
</tr>
<tr class="c2">
<td>33</td>
<td> </td>
<td> </td>
<td>PIB</td>
<td>0,32%</td>
<td>PIS</td>
<td>0,29%</td>
<td>PPDI</td>
<td>0,25%</td>
</tr>
<tr class="c3">
<td>34</td>
<td> </td>
<td> </td>
<td>PPDI</td>
<td>0,31%</td>
<td>PPDI</td>
<td>0,23%</td>
<td>Patai Buruh</td>
<td>0,24%</td>
</tr>
<tr class="c2">
<td>35</td>
<td> </td>
<td> </td>
<td>Pelopor</td>
<td>0,3%</td>
<td>Partai Buruh</td>
<td>0,22%</td>
<td>PIB</td>
<td>0,23%</td>
</tr>
<tr class="c3">
<td>36</td>
<td> </td>
<td> </td>
<td>Partai Merdeka</td>
<td>0,26%</td>
<td>Partai Merdeka</td>
<td>0,17%</td>
<td>PPNU</td>
<td>0,16%</td>
</tr>
<tr class="c2">
<td>37</td>
<td> </td>
<td> </td>
<td>PSI</td>
<td>0,25%</td>
<td>PSI</td>
<td>0,17%</td>
<td>Partai Merdeka</td>
<td>0,11%</td>
</tr>
<tr class="c3">
<td>38</td>
<td> </td>
<td> </td>
<td>PPNUI</td>
<td>0,24%</td>
<td>PPNUI</td>
<td>0,13%</td>
<td>PSI</td>
<td>0,11%</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<h4>Keterangan:</h4>
<p><strong>LSI (1)</strong>: Lembaga Survei Indonesia <strong>LSN</strong> : Lembaga Survei Nasional <strong>LSI (2)</strong> : Lingkaran Survei Indonesia <strong>CIRUS</strong> : CIRUS Surveyors Group ——————————————–</p>
<h3>Hasil Perhitungan Sementara Pemilu 2009</h3>
<p>Berdasarkan Perhitungan Quick Count Lingkaran Survei Indonesia Data Perhitungan Mencapai 95,95%: <img class="alignnone size-full wp-image-2399" title="hasil quick count pemilu legislatif 2009" src="http://i44.tinypic.com/2k0h6v.jpg" alt="hasil quick count pemilu legislatif 2009" width="572" height="946" /> —————————————– Jadwal Penetapan Hasil (Final) Pemilu 2009:</p>
<ol>
<li>KPU Kabupaten/Kota Menetapkan hasil pemilu anggota DPRD Kabupaten/Kota. 19 April 2009</li>
<li>KPU Provinsi Menetapkan hasil pemilu anggota DPRD Provinsi. 24 April 2009</li>
<li>KPU Menetapkan hasil pemilu DPR, DPD, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota secara nasional. 9 Mei 2009</li>
<li>Peserta Pemilu dapat mengajukan permohonan pembatalan penetapan hasil perhitungan perolehan suara oleh KPU kepada MK paling lama 3×24 jam sejak diumumkan penetapan perolehan suara hasil Pemilu secara nasional oleh KPU. 10-12 Mei 2009</li>
</ol>
 Tagged: Bima, Cerita Rakyat, Dompu, Familly, Hasil Pemilu 2009, Hukum, InfoGue, Lembata, Lepas, LintasBerita, Opini, Public, Quick Count, Top, Twitter, Wordpress <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ompundaru.wordpress.com/805/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ompundaru.wordpress.com/805/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ompundaru.wordpress.com/805/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ompundaru.wordpress.com/805/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ompundaru.wordpress.com/805/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ompundaru.wordpress.com/805/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ompundaru.wordpress.com/805/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ompundaru.wordpress.com/805/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ompundaru.wordpress.com/805/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ompundaru.wordpress.com/805/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ompundaru.wordpress.com&blog=5618926&post=805&subd=ompundaru&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ompundaru.wordpress.com/2009/04/10/bingung-pada-hasil-pemilu-legislatif-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/91aa17fa508a87b92e61561e2d903f2c?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">OmpuNdaru</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i44.tinypic.com/2k0h6v.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">hasil quick count pemilu legislatif 2009</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Keahlian Itu Ajaib</title>
		<link>http://ompundaru.wordpress.com/2009/04/10/keahlian-itu-ajaib/</link>
		<comments>http://ompundaru.wordpress.com/2009/04/10/keahlian-itu-ajaib/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Apr 2009 13:59:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ompundaru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebudayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Lepas]]></category>
		<category><![CDATA[Living]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Bima]]></category>
		<category><![CDATA[Care]]></category>
		<category><![CDATA[Dompu]]></category>
		<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[Familly]]></category>
		<category><![CDATA[InfoGue]]></category>
		<category><![CDATA[Learning]]></category>
		<category><![CDATA[Lembata]]></category>
		<category><![CDATA[LintasBerita]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Program]]></category>
		<category><![CDATA[SASTRA]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Top]]></category>
		<category><![CDATA[Twitter]]></category>
		<category><![CDATA[Weekend]]></category>
		<category><![CDATA[Wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ompundaru.wordpress.com/?p=800</guid>
		<description><![CDATA[
Saat ini Anda memiliki kemampuan untuk melampaui semua tingkatan pencapaian Anda sebelumnya. Di dalam diri Anda memiliki talenta untuk menjadi, melakukan dan memiliki jauh melebihi yang pernah Anda capai dalam kehidupan Anda. Ini dikarenakan Anda dapat mempelajari keahlian yang perlu Anda pelajari, untuk melakukan pekerjaan apapun yang perlu Anda lakukan, demi mencapai sasaran yang dapat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ompundaru.wordpress.com&blog=5618926&post=800&subd=ompundaru&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Arial;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Saat ini Anda memiliki kemampuan untuk melampaui semua tingkatan pencapaian Anda sebelumnya. Di dalam diri Anda memiliki talenta untuk <strong><em>menjadi, melakukan dan memiliki</em></strong> jauh melebihi yang pernah Anda capai dalam kehidupan Anda. Ini dikarenakan Anda dapat mempelajari keahlian yang perlu Anda pelajari, untuk melakukan pekerjaan apapun yang perlu Anda lakukan, demi mencapai sasaran yang dapat Anda tetapkan untuk diri sendiri. Saat Anda melihat seseorang menghasilkan sesuatu yang hebat, Anda mengenali dan menghargai sebuah karya <strong><em>keahlian. </em></strong>Anda tahu berminggu-minggu, berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun kerja keras dan persiapan yang rinci mendahului suatu kinerja hebat apapun. Ketika seorang pemain biola memainkan sepenggal musik klasik dengan sempurna atau tiga tenor terkenal, Pavarotti, Domingo, Carreras – melantunkan opera yang sangat indah, tak seorangpun menyebutnya sebagai keberuntungan.<span id="more-800"></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Arial;">Ada</span><span style="font-family:Arial;"> dua penyakit mental yang merajalela sebagian besar dunia hari ini. Pertama adalah penyakit <em>something for nothing</em> dan penyakit <em>quick fix</em>. Keduanya menyabot kesuksesan Anda, namun jika digabungkan keduanya berakibat fatal. Penyakit  <em>something for nothing </em>terjangkit pada orang yang berpikir bahwa mereka dapat memperoleh lebih banyak dari yang mereka tanamkan. Mereka terus mencari kesempatan untuk mendapatkan sesuatu yang mereka inginkan tanpa membayar penuh. Mereka ingin melalui pintu putar kehidupan, tetapi orang lain yang mendorong pintu itu. Orang yang seperti ini melanggar hukum dasar alam semesta, Hukum Menabur dan Menuai, Aksi dan Reaksi dan Sebab Akibat. Mereka mencoba merusak salah satu prinsip sukses besar: Jangan pernah berharap sukses jika melanggar hukum alam semesta. Penyakit kedua, <em>quick fix</em>, penyakit ini menjangkiti orang yang mencari cara cepat dan mudah untuk mencapai sasaran, mereka mencari jalan pintas untuk mendapat keahlian kunci yang memerlukan kerja keras berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun untuk dikuasai. Kebenaran yang tak dapat disangkal lagi dalam hidup ini adalah: ”Anda tidak dapat memperoleh apa yang Anda inginkan, melainkan yang pantas Anda terima”. Fokus utama Anda dalam pekerjaan adalah melakukan apa saja yang perlu untuk memastikan bahwa Anda benar-benar pantas menerima imbalan dan keuntungan yang Anda inginkan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Pencapaian keahlian dalam bidang apapun memerlukan berbulan-bulan dan bertahun-tahun kerja keras pada diri sendiri dan pekerjaan Anda. Putuskan sebelumnya bahwa Anda mengivestasikan berapapun waktu yang diperlukan untuk menjadi unggul dalam pekerjaan Anda, dan bersabarlah. Sesuatu yang berharga membutuhkan waktu lama untuk diperoleh. Komitmen Anda untuk melakukan pekerjaan Anda dan melayani pelanggan Anda dengan cara yang sangat baik adalah satu-satunya jaminan terbesar untuk kesuksesan Anda dalam jangka panjang. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">(Disadur dari <em>Create Your Own Future</em>, Brian Tracy, Prinsip ke 4: Keahlian itu ajaib)</span></span></p>
 Tagged: Bima, Care, Dompu, Education, Familly, InfoGue, Learning, Lembata, Lepas, LintasBerita, Opini, Program, SASTRA, Tips, Top, Twitter, Weekend, Wordpress <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ompundaru.wordpress.com/800/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ompundaru.wordpress.com/800/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ompundaru.wordpress.com/800/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ompundaru.wordpress.com/800/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ompundaru.wordpress.com/800/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ompundaru.wordpress.com/800/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ompundaru.wordpress.com/800/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ompundaru.wordpress.com/800/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ompundaru.wordpress.com/800/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ompundaru.wordpress.com/800/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ompundaru.wordpress.com&blog=5618926&post=800&subd=ompundaru&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ompundaru.wordpress.com/2009/04/10/keahlian-itu-ajaib/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/91aa17fa508a87b92e61561e2d903f2c?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">OmpuNdaru</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>&#8220;ITB untuk Semua&#8221; &#8212; (Kuliah Gratis di ITB Termasuk Biaya Hidup, Batas Pendaftaran 20 April 2009 (Cap Pos)) &#8211;</title>
		<link>http://ompundaru.wordpress.com/2009/03/30/itb-untuk-semua-kuliah-gratis-di-itb-termasuk-biaya-hidup-batas-pendaftaran-20-april-2009-cap-pos/</link>
		<comments>http://ompundaru.wordpress.com/2009/03/30/itb-untuk-semua-kuliah-gratis-di-itb-termasuk-biaya-hidup-batas-pendaftaran-20-april-2009-cap-pos/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Mar 2009 14:44:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ompundaru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Destination Alternative]]></category>
		<category><![CDATA[Kebudayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Lepas]]></category>
		<category><![CDATA[Living]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sains]]></category>
		<category><![CDATA[Beasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Bima]]></category>
		<category><![CDATA[Care]]></category>
		<category><![CDATA[Child]]></category>
		<category><![CDATA[Dompu]]></category>
		<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[Familly]]></category>
		<category><![CDATA[Hak Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[InfoGue]]></category>
		<category><![CDATA[IQ]]></category>
		<category><![CDATA[ITB untuk Semua]]></category>
		<category><![CDATA[Learning]]></category>
		<category><![CDATA[Lembata]]></category>
		<category><![CDATA[LintasBerita]]></category>
		<category><![CDATA[Mathematics]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Program]]></category>
		<category><![CDATA[Public]]></category>
		<category><![CDATA[Schooll]]></category>
		<category><![CDATA[Science]]></category>
		<category><![CDATA[Talent]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Top]]></category>
		<category><![CDATA[Twitter]]></category>
		<category><![CDATA[Wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ompundaru.wordpress.com/?p=793</guid>
		<description><![CDATA[Saya dan beberapa teman tengah membantu Mbak Betty Alisjahbana mengkampanyekan sebuah beasiswa baru di ITB. Namanya : &#8220;ITB untuk Semua&#8221;. Intinya, ditengah semakin mahalnya sekolah sekarang ini, ITB akan merekrut mahasiswa dari keluarga dengan ekonomi tak mampu (penghasilan kedua orangtua di bawah UMR). Semua biaya, termasuk biaya hidup di Bandung selama kuliah, akan ditanggung beasiswa.
Bagi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ompundaru.wordpress.com&blog=5618926&post=793&subd=ompundaru&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Saya dan beberapa teman tengah membantu Mbak Betty Alisjahbana mengkampanyekan sebuah beasiswa baru di ITB. Namanya : <strong>&#8220;ITB untuk Semua&#8221;</strong>. Intinya, ditengah semakin mahalnya sekolah sekarang ini, ITB akan merekrut mahasiswa dari keluarga dengan ekonomi tak mampu (penghasilan kedua orangtua di bawah UMR). Semua biaya, termasuk biaya hidup di Bandung selama kuliah, akan ditanggung beasiswa.<span id="more-793"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Bagi rekan-rekan yang berminat terlibat, ada dua cara, yaitu : <strong>1)</strong> Ikut menyebarluaskan leaflet/pengumuman beasiswa <strong>&#8220;ITB untuk Semua&#8221; </strong>sehingga bisa mencapai pelosok Tanah Air. Dengan demikian informasi ini dapat tersebar ke sebanyak mungkin anak bercita-cita tinggi, pandai, tekun, namun dari keluarga tak mampu. Leaflet dapat di-print dan disebarluaskan. (Pihak ITB sendiri akan menyebarkan leaflet versi <em>hard copy</em> ke sekolah-sekolah). <strong>2)</strong> Ikut menjadi donatur. Proposal skema donasi akan disebarluaskan kemudian.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>ITB untuk Semua</strong></p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Jangan urungkan untuk menggantungkan cita-citamu setinggi langit&#8221;. <em>Pasal 31 ayat 1, Undang-undang Dasar 1945; &#8220;Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan&#8221;</em>. <a href="http://itbuntuksemua.com">http://itbuntuksemua.com</a> (sorry, mungkin belum aktif.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Apa Itu Program &#8220;ITB untuk Semua&#8221;?</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Program <strong>&#8220;ITB untuk Semua&#8221;</strong> adalah suatu skema penerimaan mahasiswa baru Institut Teknologi Bandung yang secara khusus menyediakan bangku kuliah bagi para lulusan Sekolah Menegah Umum dari keluarga yang tidak mampu secara ekonomi (penghasilan kedua orangtua di bawah atau sama dengan Upah Minimum Regional setempat). Uang pendidikan, ongkos tempat tinggal dan biaya hidup selama menempuh kuliah di Bandung akan didanai beasiswa <strong>&#8220;ITB untuk Semua&#8217;</strong>. Sekitar 100 bangku kuliah disediakan secara khusus bagi para lulusan SMU angkatan 2009 dari keluarga yang tidak mampu secara ekonomi.</p>
<p style="text-align:justify;">Para calon penerima beasiswa akan mengikuti Penelusuran Minat, Bakat dan Potensi ITB (PMBP) jalur beasiswa penuh. Sebelum kuliah, para calon yang diterima akan mengikuti masa persiapan untuk membantu penyesuaian diri dengan suasana kuliah serta kehidupan di Bandung.</p>
<p style="text-align:justify;">Selama kuliah, para mahasiswa program <strong>&#8220;ITB untuk Semua&#8221;</strong> akan mendapat Pembimbing Khusus untuk membantu menyelesaikan kendala studi dan mengatasi persoalan personal yang mungkin muncul selama menempuh kuliah di ITB. Para mahasiswa juga akan diberi kesempatan mengikuti ceramah-ceramah inspirasional, studi banding ke lokasi-lokasi penerapan teknologi tepat guna dan sebagainya. Para lulusan program <strong>&#8220;ITB untuk Semua&#8221;</strong> diharapkan kelak akan menjadi agen perubahan di daerah asal mereka.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Persyaratan</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Para calon penerima beasiswa harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : <strong>1)</strong> Calon lulusan Sekolah Menengah Umum pada tahun ajaran 2009 (Bidang Studi IPA untuk Fakultas Sains dan Teknik). <strong>2)</strong> Berasal dari keluarga yang tak mampu secara ekonomi (Penghasilan kedua orangtua di bawah Upah Minimum Regional setempat). <strong>3)</strong> Memiliki prestasi akademik yang sangat baik. <strong>4)</strong> Aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler sekolah (Lebih diutamakan yang memiliki bakat memimpin). <strong>5)</strong> Mendapat rekomendasi dari Kepala Sekolah. <strong>6)</strong> Bersedia mengikuti ujian penerimaan yang dilakukan ITB.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Bidang Studi yang Dapat Dipilih</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Fakultas/Sekolah yang dapat dipilih oleh calon penerima beasiswa adalah sebagai berikut : Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL), Fakultas Teknologi Industri (FTI), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD), Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM), Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI), Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK), Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB), Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH), Sekolah Farmasi (SF) dan Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM).</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Cara Mendaftar</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Kirimkan berkas formulir pendaftaran (pada bagian terakhir leaflet ini, boleh diforocopy) dengan dilengkapi dokumen sebagai berikut : <strong>1)</strong> Fotocopy halaman depan rapor SMU dan halaman-halaman nilai (dari semester I hingga IV) yang telah dilegalisir pihak sekolah. <strong>2)</strong> Surat Keterangan berasal dari keluarga yang secara ekonomi tak mampu dengan ditandatangani Ketua RT/RW (yang dimaksud keluarga yang secara ekonomi tak mampu adalah penghasilan kedua orangtua per bulannya di bawah atau sama dengan Upah Minimum Regional setempat. Kami akan melakukan survey lapangan secara random untuk mengetahui kondisi keluarga calon mahasiswa). <strong>3)</strong> Surat dukungan/referensi dari Kepala Sekolah. <strong>4)</strong> Tulisan 1 halaman kertas A4 (boleh diketik atau tulis tangan) yang menjelaskan mengapa pendaftar ingin mengikuti Program <strong>&#8220;ITB untuk Semua&#8221;</strong>. <strong>5)</strong> Tulisan 1 halaman kertas A4 (boleh diketik atau tulis tangan) yang menggambarkan kondisi keluarga pendaftar [misalnya, menceritakan pekerjaan orangtua, kegiatan pendaftar di luar sekolah, kondisi masing-masing anggota keluarga, dan sebagainya].</p>
<p style="text-align:justify;">Berkas pendaftaran lengkap dimasukkan amplop coklat berukuran besar dan dikirim ke :</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Panitia Penerimaan Beasiswa &#8220;ITB untuk Semua&#8221;</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Direktorat Pendidikan ITB</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>u.p. Kasubdit Penjaringan Mahasiswa/Ketua Lembaga TPB</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Gd. CCAR ITB Lt. 4</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jl. Tamansari 64 Bandung</strong>.</p>
<p style="text-align:justify;">Berkas paling lambat dikirim pada <strong>20 April 2009 (Cap Pos)</strong>.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Ujian Penerimaan</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Panitia seleksi tahap awal program <strong>&#8220;ITB untuk Semua&#8221;</strong> akan melakukan penilaian berdasarkan berkas yang masuk. Penilaian meliputi : <strong>1)</strong> Kemampuan Akademik. <strong>2)</strong> Motivasi (dilihat dari tulisan mengapa pendaftar ingin mengikuti program <strong>&#8220;ITB untuk Semua&#8221;</strong>. <strong>3)</strong> Kondisi keluarga (dilihat dari tulisan kondisi keluarga pendaftar). <strong>4)</strong> Pengujian kebenaran data yang diberikan kepada pihak sekolah.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari hasil penilaian tersebut, panitia tahap awal akan memanggil (melalui surat) calon-calon potensial untuk mengikuti Ujian Saringan Masuk (USM) jalur PMBP terpusat dan wawancara di Kampus ITB di Bandung. Seluruh biaya transportasi dan akomodasi selama ujian akan disediakan oleh ITB. <strong>Ujian ini akan berlangsung pada 29 - 31 Mei 2009</strong>.</p>
<p style="text-align:justify;">Panitia akan mengumumkan penerima beasiswa (hanya calon potensial yang diterima yang akan dikirimi surat) pada pertengahan Bulan Juni 2009. Penerima beasiswa akan berkumpul kembali di Bandung pada akhir Bulan Juni 2009 untuk mengikuti program penyesuaian diri. Pada Bulan Agustus 2009, penerima beasiswa <strong>&#8220;ITB untuk Semua&#8221;</strong> mulai mengikuti perkuliahan di ITB.</p>
<p style="text-align:justify;">Formulir Pendaftaran</p>
<p style="text-align:justify;">Isilah formulir pendaftaran ini dengan <strong>Huruf Kapital (Huruf Besar)</strong> seluruhnya.</p>
<ul>
<li>
<div style="text-align:justify;">Nama Lengkap : &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Jenis Kelamin :  L / P</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Sekolah : &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Alamat : &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Nomor Telepon (jika ada) <strong>*)</strong> : &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Nama Orang Tua : &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Pekerjaan Orang Tua : &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Alamat Orang Tua : &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Nilai Rapor :</div>
</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">             Matematika Semester 1: &#8230;. 2: &#8230;. 3: &#8230;. 4: &#8230;. 5: &#8230;. 6: &#8230;.</p>
<p style="text-align:justify;">             Fisika Semester 1: &#8230;. 2: &#8230;. 3: &#8230;. 4: &#8230;. 5: &#8230;. 6: &#8230;.</p>
<p style="text-align:justify;">             Biologi Semester 1: &#8230;. 2: &#8230;. 3: &#8230;. 4: &#8230;. 5: &#8230;. 6: &#8230;.</p>
<p style="text-align:justify;">             Kimia Semester 1: &#8230;. 2: &#8230;. 3: &#8230;. 4: &#8230;. 5: &#8230;. 6: &#8230;.</p>
<ul>
<li>
<div style="text-align:justify;">Kegiatan Ekstrakurikuler : &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Kegiatan Lain (di luar sekolah, jika ada) : &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Penghasilan Orang Tua (per bulan, boleh perkiraan) : &#8230;&#8230;&#8230;.</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Alamat Sekolah : &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Nomor Telepon Sekolah : &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Bidang Studi (di ITB) yang diminati <strong>**)</strong> : &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</div>
</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Tanda Tangan Pendaftar :</p>
<p style="text-align:justify;">Tanda Tangan Orang Tua Pendaftar :</p>
<p style="text-align:justify;">Tanda Tangan Kepala Sekolah :</p>
<p style="text-align:justify;">*) Atau nomor telepon orang terdekat yang dapat dihubungi</p>
<p style="text-align:justify;">**) Lihat di bagian persyaratan</p>
 Tagged: Beasiswa, Bima, Care, Child, Dompu, Education, Familly, Hak Anak, Hukum, Ilmiah, InfoGue, IQ, ITB untuk Semua, Learning, Lembata, Lepas, LintasBerita, Mathematics, Opini, Program, Public, Schooll, Science, Talent, Tips, Top, Twitter, Wordpress <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ompundaru.wordpress.com/793/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ompundaru.wordpress.com/793/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ompundaru.wordpress.com/793/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ompundaru.wordpress.com/793/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ompundaru.wordpress.com/793/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ompundaru.wordpress.com/793/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ompundaru.wordpress.com/793/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ompundaru.wordpress.com/793/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ompundaru.wordpress.com/793/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ompundaru.wordpress.com/793/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ompundaru.wordpress.com&blog=5618926&post=793&subd=ompundaru&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ompundaru.wordpress.com/2009/03/30/itb-untuk-semua-kuliah-gratis-di-itb-termasuk-biaya-hidup-batas-pendaftaran-20-april-2009-cap-pos/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>28</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/91aa17fa508a87b92e61561e2d903f2c?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">OmpuNdaru</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Murid SD di Inggris Mesti Paham Wikipedia dan Blog</title>
		<link>http://ompundaru.wordpress.com/2009/03/29/murid-sd-di-inggris-mesti-paham-wikipedia-dan-blog/</link>
		<comments>http://ompundaru.wordpress.com/2009/03/29/murid-sd-di-inggris-mesti-paham-wikipedia-dan-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Mar 2009 15:08:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ompundaru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Health]]></category>
		<category><![CDATA[Lepas]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sains]]></category>
		<category><![CDATA[Child Protection]]></category>
		<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[Hak Anak]]></category>
		<category><![CDATA[InfoGue]]></category>
		<category><![CDATA[LintasBerita]]></category>
		<category><![CDATA[Ofsted]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Podcast]]></category>
		<category><![CDATA[Schooll]]></category>
		<category><![CDATA[Top]]></category>
		<category><![CDATA[Twitter]]></category>
		<category><![CDATA[Wikipedia]]></category>
		<category><![CDATA[Wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ompundaru.wordpress.com/?p=761</guid>
		<description><![CDATA[Berdasarkan rancangan kurikulum baru pendidikan tingkat dasar Inggris, anak-anak tingkat sekolah dasar di negeri tersebut diharuskan mempelajari jejaring sosial maya Twitter dan Ensiklopedia Online Wikipedia, disamping guru akan menjadi lebih leluasa dalam membuat anak berkonsentrasi di kelas.
Rancangan kurikulum yang bakal menandai perubahan terbesar dalam sistem pendidikan dasar di Inggris dalam satu dekade terakhir ini, menyebutkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ompundaru.wordpress.com&blog=5618926&post=761&subd=ompundaru&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Berdasarkan rancangan kurikulum baru pendidikan tingkat dasar Inggris, anak-anak tingkat sekolah dasar di negeri tersebut diharuskan mempelajari jejaring sosial maya <em>Twitter</em> dan <em>Ensiklopedia Online Wikipedia</em>, disamping guru akan menjadi lebih leluasa dalam membuat anak berkonsentrasi di kelas.</p>
<p style="text-align:justify;">Rancangan kurikulum yang bakal menandai perubahan terbesar dalam sistem pendidikan dasar di Inggris dalam satu dekade terakhir ini, menyebutkan ratusan spesifikasi berkaitan dengan pengetahuan alam, kewilayahan dan kesejarahan mesti dikuasai anak sebelum berusia 11 tahun sehingga mereka lebih gampang memahami pelajaran di jenjang berikutnya.<span id="more-761"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Rancangan kurikulum baru ini tidak hanya meliputi pelajaran yang biasa diajarkan sebelumnya seperti sejarah dan aritmatika, namun juga memasukkan media lebih modern dan keahlian berbasis Internet yang bobotnya sama dengan pendidikan cinta lingkungan.</p>
<p style="text-align:justify;">Rancangan ini diajukan oleh Sir Jim Rose &#8212; mantan Ketua OFSTED (<em>Office for Standart of Education</em>), semacam Badan Standar Pendidikan Nasional di Indonesia, yang diangkat menteri dengan mengembangkan kurikulum sekolah dasar &#8212; dan akan diumumkan bulan depan.</p>
<p style="text-align:justify;">Yang unik dari rancangan kurikulum ini adalah ketentuan yang menyebutkan murid harus memahami <em>Blogging, Podcast, Wikipedia</em> dan <em>Twitter</em> sebagai sumber informasi dan bentuk komunikasi, selain diharuskan pandai menulis dan mengeja.</p>
<p style="text-align:justify;">Kemudian, anak-anak mesti terbiasa mempelajari peristiwa menurut pemikiran berkronologi dimana anak mesti menyusun periode, peristiwa dan perubahan hasil studi mereka dalam kerangka kronologis, serta memahami perkaitannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Tiap murid akan mempelajari dua periode kunci dalam pelajaran Sejarah Inggris &#8212; Era Viktoria dan Era Perang Dunia Kedua &#8212; namun sekolah berhak memutuskan salah satu dari dua periode itu mana yang pantas diperlajari siswa.</p>
<p style="text-align:justify;">Kurikulum ini juga memperhatikan aspek perkembangan fisik, kesehatan dan program kesejahteraan yang menurut Rose akan berguna bagi kesehatan, makanan dan kegiatan jasmani anak-anak, serta hubungan mereka dengan keluarga dan teman.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk itu, anak-anak akan diajari mengenai tekanan dari teman, bagaimana mengatasi gangguan teman dan bagaimana mesti berbagi pendapat.</p>
<p style="text-align:justify;">Kurikulum ini mengajarkan enam inti pelajaran, yaitu Pemahaman Bahasa Inggris, Komunikasi dan Bahasa, Matematika, Sains dan Teknologi, Kemanusiaan dan Lingkungan, Kesehatan Fisik dan Kesejahteraan, Seni dan Desain.</p>
<p style="text-align:justify;">Jhon Bang, Kepala Pendidikan pada Persatuan Guru Nasional, menyebut rancangan kurikulum baru ini seperti melompat pada trend terbaru seperti <em>Wikipedia</em> dan <em>Twitter</em>, namun masih mempertahankan pelajaran dalam kurikulum sebelumnya. &#8220;Kemampuan menggunakan komputer dan <em>keyboard</em> menjadi sepenting pelajaran menulis. Buku dan teks tertulis harus bisa diunduh demi menjawab Sistem Pengajaran Berbasis Internet,&#8221; ujar Jhon.</p>
<p style="text-align:justify;">Sementara Teresa Cremin, Presiden<em> United Kingdom Literacy Association</em>, mengkhawatirkan kurikulum baru ini, karena tidak menyebutkan Pelajaran Drama yang erat kaitannya dengan <em>kemelekan</em> siswa. &#8220;Namun keprihatinan utama kami adalah tidak ditekankannya membaca untuk menciptakan kegembiraan atau senang membaca,&#8221; kata Teresa.</p>
<p style="text-align:justify;">Mary Bousted, Sekretaris Jenderal Asosiasi Guru dan Dosen, justru melihat kurikulum ini menawarkan program studi yang lebih masuk akal, disamping membuat guru lebih leluasa berkreasi di kelas. &#8220;Anak-anak perlu dibuat antusias belajar sehingga mereka ingin belajar dan memperoleh keahlian yang akan mereka pelajari di jenjang berikutnya,&#8221; kata Mary. </p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
 Tagged: Child Protection, Education, Hak Anak, Health, InfoGue, Lepas, LintasBerita, Ofsted, Opini, Podcast, Schooll, Top, Twitter, Wikipedia, Wordpress <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ompundaru.wordpress.com/761/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ompundaru.wordpress.com/761/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ompundaru.wordpress.com/761/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ompundaru.wordpress.com/761/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ompundaru.wordpress.com/761/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ompundaru.wordpress.com/761/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ompundaru.wordpress.com/761/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ompundaru.wordpress.com/761/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ompundaru.wordpress.com/761/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ompundaru.wordpress.com/761/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ompundaru.wordpress.com&blog=5618926&post=761&subd=ompundaru&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ompundaru.wordpress.com/2009/03/29/murid-sd-di-inggris-mesti-paham-wikipedia-dan-blog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/91aa17fa508a87b92e61561e2d903f2c?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">OmpuNdaru</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Akhirnya Sampe Juga di Lembata</title>
		<link>http://ompundaru.wordpress.com/2009/03/11/akhirnya-sampe-juga-di-lembata/</link>
		<comments>http://ompundaru.wordpress.com/2009/03/11/akhirnya-sampe-juga-di-lembata/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2009 15:10:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ompundaru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Destination Alternative]]></category>
		<category><![CDATA[Kebudayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Living]]></category>
		<category><![CDATA[Beauty]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[History]]></category>
		<category><![CDATA[InfoGue]]></category>
		<category><![CDATA[Lembata]]></category>
		<category><![CDATA[Lepas]]></category>
		<category><![CDATA[LintasBerita]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Public]]></category>
		<category><![CDATA[Top]]></category>
		<category><![CDATA[Travel Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Weekend]]></category>
		<category><![CDATA[Wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ompundaru.wordpress.com/?p=740</guid>
		<description><![CDATA[Setelah selama seminggu belajar tentang Food dan Nutrisi Security di Kupang, jadi juga berangkat ke Lembata. Dengan Pesawat Casa 212 Merpati berbaling-baling di kiri dan kanan, berpenumpang 20 orang dengan harga tiket Rp. 570.400,- lama perjalanan dari Kupang lebih kurang 1 jam, sampe juga ke Lembata. Pengalaman pertama dengan pesawat kecil yang kelihatannya seperti dioperasikan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ompundaru.wordpress.com&blog=5618926&post=740&subd=ompundaru&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-754" title="img_0070" src="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/03/img_0070.jpg?w=314&#038;h=235" alt="img_0070" width="314" height="235" />Setelah selama seminggu belajar tentang Food dan Nutrisi Security di Kupang, jadi juga berangkat ke Lembata. Dengan Pesawat Casa 212 Merpati berbaling-baling di kiri dan kanan, berpenumpang 20 orang dengan harga tiket Rp. 570.400,- lama perjalanan dari Kupang lebih kurang 1 jam, sampe juga ke Lembata. Pengalaman pertama dengan pesawat kecil yang kelihatannya seperti dioperasikan secara manual (sok tau) membuat sport jantung.<span id="more-740"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Lembata.. Indah.. Benar-benar indah, dengan jajaran pantai yang indah yang dikelilingi gunung-gunung (foto menyusul..). Lembata memang indah. Tapi berbeda sekali dengan Soe Kabupaten TTS yang dingin dan berkabut, Lembata cukup panas.</p>
<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-756" title="img_0074" src="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/03/img_0074.jpg?w=314&#038;h=235" alt="img_0074" width="314" height="235" />Sea Food.. Wow.. Banyak ikan laut.. Puas sekali mencicipi ikan bakar dengan sambal yang pas yang disuguhi panas-panas.. Hmmm.. Sedap.. Mr. Diazhandsome juga pasti ngiler..</p>
<p style="text-align:justify;">Tapi udara di Lembata puanas banget, cukup parah beradaptasi, dari Soe yang dingin dan berkabut berubah seratus delapan puluh derajad dengan lembata yang panas.</p>
<p style="text-align:justify;">Yah.. untunglah bos dan teman-teman cukup mengerti dengan kepayahan tersebut, coba tidak, hmmm bisa dapat Surat Peringatan 1. Mudah-mudahan dalam waktu beberapa hari lagi sudah biasa dengan keadaan cuaca yang panas..</p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa hari yang lalu, ke tempat perburuan ikan paus di Lamalera. Sebuah desa kecil yang bisa menggemparkan dunia karena perburuan ikan pausnya. Banyak tulang ikan paus yang berserakan. Lebih kurang ada 20 perahu tradisional yang digunakan untuk berburu tersebut. &#8220;Kami hanya menggunakan kapal kecil ini saja untuk berburu pak, kami tidak bisa berburu dengan perahu atau kapal yang ada mesinnya, ini sudah tradisi&#8221;. Begitu kata salah satu bapak yang ditemui di sana. Yang lainnya menyambung, &#8220;Nanti Bulan Juni baru bapak datang, itu musim perburuan, semua akan tumpah ruah di pantai sekecil ini&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-758" title="157_6830" src="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/03/157_6830.jpg?w=235&#038;h=314" alt="157_6830" width="235" height="314" />Hmmm, Rasanya tidak sabar lagi untuk menunggu Bulan Juni.</p>
<p style="text-align:justify;"> Bersambung&#8230;.</p>
 Tagged: Beauty, Cerita Rakyat, History, InfoGue, Lembata, Lepas, LintasBerita, Opini, Pariwisata, Public, Top, Travel Tips, Weekend, Wordpress <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ompundaru.wordpress.com/740/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ompundaru.wordpress.com/740/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ompundaru.wordpress.com/740/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ompundaru.wordpress.com/740/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ompundaru.wordpress.com/740/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ompundaru.wordpress.com/740/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ompundaru.wordpress.com/740/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ompundaru.wordpress.com/740/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ompundaru.wordpress.com/740/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ompundaru.wordpress.com/740/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ompundaru.wordpress.com&blog=5618926&post=740&subd=ompundaru&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ompundaru.wordpress.com/2009/03/11/akhirnya-sampe-juga-di-lembata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/91aa17fa508a87b92e61561e2d903f2c?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">OmpuNdaru</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/03/img_0070.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">img_0070</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/03/img_0074.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">img_0074</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ompundaru.files.wordpress.com/2009/03/157_6830.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">157_6830</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>