Deklarasi Stop Kekerasan


 

Kami anak Indonesia

Saat ini berkumpul bersama

Untuk menyatakan pada dunia

Bahwa kami anak-anak yang mulia

 

Kami tidak layak ditindas oleh siapapun

Tidak oleh guru

Tidak oleh teman

Tidak juga oleh kakak atau adik kelas kami

Dan bahkan oleh orangtua kami

 

Kami juga tahu

Bahwa kami tidak boleh menindas siapapun di sekitar kami

Karena kami harus menyayangi sesama

 

Guru,

Jadilah sahabat kami

Yang membimbing kami dengan tulus

Mengajari kami dengan lembut

Dan menjadikan hari-hari kami di sekolah lebih menyenangkan

Karena kami tidak perlu kekerasan

Untuk bisa mengerti pelajaran

 

Kakak kelas kami,

Jadikanlah kami seperti adikmu di rumah

Yang selalu kau ajak bermain bersama

Dan selalu kau sayangi

 

Adik kelas kami,

Janganlah kalian takut berteman dengan kami

Karena kami bukan monster

Yang akan menerkam kalian

Kami adalah sahabat kalian

 

Ayah dan Ibu,

Kalian sangat berarti bagi kami

Jangan biarkan kami membenci kalian

Hanya karena caci maki dan hukuman yang kalian berikan

Kami hanya butuh pujian

Serta keluarga yang damai dan nyaman

 

Kami ingin dihargai oleh teman

Kami ingin disayang kakak kelas kami

Kami juga ingin disayangi oleh guru-guru kami

Begitu juga oleh orangtua kami

Kami butuh dihargai

Kami sadar bahwa kami adalah tunas masa depan

Kami ingin menjadi masa depan yang bebas dari kekerasan

Kami ingin menggapai cita dengan penuh harapan

Untuk bisa menjadi bagian dari perubahan

Berubah agar lebih damai

Berubah agar lebih bersahabat

Berubah agar lebih bermanfaat

 

Kami, Anak Indonesia

Saat ini berjanji bersama untuk membuat perubahan

Menyapa hari dengan senyuman

Memberi yang terbaik demi masa depan kami

Dan orang-orang yang kami sayangi

 

Kami, Anak Indonesia

Karena itu kami yakin bisa

Melangkah ke depan dengan gagah

Untuk mengubah kekerasan menjadi kasih sayang

Karena kami Anak Indonesia

 

JADIKAN SEKOLAH KITA MENYENANGKAN

KARENA KAMI INGIN BELAJAR TANPA RASA TAKUT

STOP BULLYIIIIIIIIIIIIIIING!!!

 

Dikutip dari Stop Bullying! Sekolahku menyenangkan (Bunga Rampai Karya Seni Anak Remaja dalam Lagu, Puisi, Poster dan Foto dalam Proyek Young Hearts 2008 – 2009).

10 Tanggapan to “Deklarasi Stop Kekerasan”

  1. Sugoi!!!(=hebat!). Yang nulis siapa? Situ buat puisi juga, saya suka banget ama yang namanya puisi.

  2. Thank’s.. Sudah mampir dan berkomentar.. Yang nulis ya Anak-anak Indonesia. Saya juga ada menulis puisi yang judulnya Nyanyian Kawula Tanah Bima di blog ini juga.

    Salam,
    OmpuNdaru

  3. bener” bagus… gw sangat sangat sangat setuju sekali!! abis baca berita tentang UN yang gak fair, dikasih ginian… uoh! klop banget!

    jadi penyejuk hati…😀

  4. Maz Diaz.. Apa kabar.. Ada bawa bukunya gak..? Hehehe.. becanda. Thank’s yah Maz Diaz untuk komentarnya. Merasa sejuk.. Kebetulan pas posting tulisan ntu, sekalian dipasangin AC gitu lho.. Hahaha..

    Salam,
    OmpuNdaru

  5. Ikut mendukung Deklarasinya

  6. Terima kasih banyak mba’ Nin, sudah sempatin mampir, berkomentar dan sekaligus mendukung Deklarasi Stop Kekerasan. Sebenarnya yang berdeklarasi adalah Anak-anak Indonesia, tapi kita sebagai Orang Dewasa Indonesia harus mendukung deklarasi tersebut.

    Salam,
    OmpuNdaru

  7. wah ompu dari mana neh… oleh2 ya mana neh…hehehehe
    welcome back ompu….
    sekarang kita tahu maksud ompu buat blog ini…hehehehe…sok tau…

    hal2 baik yang kita perbuat tidak akan selalu mudah…
    tetapi yakinlah engkau…
    berimaginasi bukanlah hal yang harus kau perbuat…
    bergeraklah selagi kau mampu bergerak untuk tuntaskan mimpi mu…

    semangat ompu….

    salam hangat,

    xentala

  8. Xentala.. Kata-katanya Xentala sekarang tambah bijaksana dan dewasa.. Sepertinya para Xentala ini akan jadi orang-orang besar di negeri ini.. Jangan sampai lupa OmpuNdaru yah..

    Salam hangat juga,
    OmpuNdaru

  9. JAYA SUBAGJA Says:

    Hallo Ompundaru… Saya salah satu personil dari XENTALA

    Bukankah didaerah biasanya sifat masyarakatnya sangat kekeluargaan, apa di sana bisa ditemukan juga kekerasan di dalam institusi pendidikan…..

    Padahal kan kekeluargaan sudah menjadi karakteristik bangsa Indonesia…
    Jika masih ditemukan, mungkinkah ada yang salah dengan bangsa ini…?

    Salam Hangat

  10. Mas Jaya Subagja.. Terima kasih banyak udah berkenan mampir dan meninggalkan komentar.
    Di daerah mas.. karena keterbatasan informasi dan pengetahuan, juga karena budaya, adat istiadat yang begitu kental, sehingga kadang-kadang kekerasan tersebut terjadi tanpa disadari.. Contohnya, seperti slogan dari guru-guru kita dulu, “di ujung rotan ada emas”, kita tidak sadar, entah itu guru atau murid sendiri tidak sadar bahwa slogan itu adalah kekerasan terhadap anak. Kekerasan juga tidak hanya terjadi secara fisik saja, tetapi bisa juga secara psykis, ini yang lebih berbahaya lagi yang bisa menyebabkan banyak generasi penerus kita menjadi generasi yang minder, tarumatik dan sebagainya. Kekerasan juga tidak hanya terjadi di daerah-daerah saja, di kota-kota besar malah lebih sadis lagi, contohnya kasus perkosaan anak di bawah umur, pedofilia dan sebagainya.
    Tidak ada yang salah dengan bangsa ini mas.. mungkin cuma pemahaman saja yang belum merata, sehingga masih saja ada terjadi kekerasan terhadap anak.

    Salam,
    OmpuNdaru

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: