Akhirnya Sampe Juga di Lembata


img_0070Setelah selama seminggu belajar tentang Food dan Nutrisi Security di Kupang, jadi juga berangkat ke Lembata. Dengan Pesawat Casa 212 Merpati berbaling-baling di kiri dan kanan, berpenumpang 20 orang dengan harga tiket Rp. 570.400,- lama perjalanan dari Kupang lebih kurang 1 jam, sampe juga ke Lembata. Pengalaman pertama dengan pesawat kecil yang kelihatannya seperti dioperasikan secara manual (sok tau) membuat sport jantung.

Lembata.. Indah.. Benar-benar indah, dengan jajaran pantai yang indah yang dikelilingi gunung-gunung (foto menyusul..). Lembata memang indah. Tapi berbeda sekali dengan Soe Kabupaten TTS yang dingin dan berkabut, Lembata cukup panas.

img_0074Sea Food.. Wow.. Banyak ikan laut.. Puas sekali mencicipi ikan bakar dengan sambal yang pas yang disuguhi panas-panas.. Hmmm.. Sedap.. Mr. Diazhandsome juga pasti ngiler..

Tapi udara di Lembata puanas banget, cukup parah beradaptasi, dari Soe yang dingin dan berkabut berubah seratus delapan puluh derajad dengan lembata yang panas.

Yah.. untunglah bos dan teman-teman cukup mengerti dengan kepayahan tersebut, coba tidak, hmmm bisa dapat Surat Peringatan 1. Mudah-mudahan dalam waktu beberapa hari lagi sudah biasa dengan keadaan cuaca yang panas..

Beberapa hari yang lalu, ke tempat perburuan ikan paus di Lamalera. Sebuah desa kecil yang bisa menggemparkan dunia karena perburuan ikan pausnya. Banyak tulang ikan paus yang berserakan. Lebih kurang ada 20 perahu tradisional yang digunakan untuk berburu tersebut. “Kami hanya menggunakan kapal kecil ini saja untuk berburu pak, kami tidak bisa berburu dengan perahu atau kapal yang ada mesinnya, ini sudah tradisi”. Begitu kata salah satu bapak yang ditemui di sana. Yang lainnya menyambung, “Nanti Bulan Juni baru bapak datang, itu musim perburuan, semua akan tumpah ruah di pantai sekecil ini”.

157_6830Hmmm, Rasanya tidak sabar lagi untuk menunggu Bulan Juni.

 Bersambung….

18 Tanggapan to “Akhirnya Sampe Juga di Lembata”

  1. kenapa ada nama gw lagi di sini? udah 3 blog yang nulis nama/blog gw lho! serius!

    ckckck… saking gantengnya kali ya?

    btw, bagi gw spageti dari orang” itali kayaknya lebih enak. apalagi ke itali-nya dibayarin. sip deh…

  2. Ehmm.. Kan Maz Diaz paling terkenal se Indonesia.. hehehe..

  3. titih dewi lestari Says:

    Selamat ya dae…akhirnya dae sampe dengan selamat di Lembata…Semoga sukses ya dae…

  4. Terima kasih Tih..

  5. Selamat berkiprah heb…moga sukses, bisa email rupa kantor lembata seperti apa?,,,Ana penasaran..terutama foto2 terupdate laskar bima yang ada di lembata..Thanx

  6. Terima kasih Heb..
    Nanti ana emailkan rupa kantor di Lembata juga Foto Laskar Bima hehehe..
    Ana baru balik dari Kupang, jadi belum sempat.. Sorry..sorry heb..

    Salam,
    OmpuNdaru

  7. jadi pgn keliling dunia, melihat kekayaan alam indo😦

  8. Sabar.. Tapi tetaplah memelihara mimpi-mimpi itu, Tuhan tidak tidur..

    Salam,
    OmpuNdaru

  9. terkenal apanya? terkenal narsisnya? emang.

    btw, mau pergi dari dunia blog nih! selamat tinggal hingga setelah UN beres…

    dadah!

    *ps: kirimin ikan bakar yang ente maksud ke rumah gw. kalo ngiler, berarti bener. kalo gak ngiler… ya berarti salah.

  10. Maz Diaz.. Hare gene mo pergi dari dunia blog, di ketawain pintu loe..

    *ps: ikan kerapu bakar.. eeeaanak tenan..

  11. hayah~~ bawa2 si diaz .. haha
    diaz ntar klo lo ga ngiler kasih ke gw ya .. wkwkw

  12. Hayyaa.. Maz Agung tidak cuti ngebloger dulu buat ikut UAN seperti Maz Diaz..?

  13. Pmandanganna indah. . Itu di NTT? Lam knal

  14. Salam kenal juga.. Terima kasih udah mampir dan berkomentar.
    Yap, itu di Kabupaten Lembata Propinsi Nusa Tenggara Timur.

    Salam,
    OmpuNdaru

  15. waaaa keren, jadi pengen. Bgm kabarnya neh, maaf baru sempat maen kesini lagi, biasa mahasiswa sibuk skripsi…

  16. Mas Fachri.. Kabar baik saja, terima kasih banyak, semoga Mas Fachri juga demikian adanya. Sukses selalu untuk Mas Fachri.

    Salam,
    OmpuNdaru

  17. wew, belum musim berburu paus yah?

    titip daging paus ya!
    sepertinya enak dimakan dengan doco sia dungga!

  18. Rhakateza..
    Berburu Paus..? Belum sih, nanti sekitar Bulan Juni.
    Kirimin Doco Sia Dungganya dulu donk..

    Salam,
    OmpuNdaru

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: