Keahlian Itu Ajaib


Saat ini Anda memiliki kemampuan untuk melampaui semua tingkatan pencapaian Anda sebelumnya. Di dalam diri Anda memiliki talenta untuk menjadi, melakukan dan memiliki jauh melebihi yang pernah Anda capai dalam kehidupan Anda. Ini dikarenakan Anda dapat mempelajari keahlian yang perlu Anda pelajari, untuk melakukan pekerjaan apapun yang perlu Anda lakukan, demi mencapai sasaran yang dapat Anda tetapkan untuk diri sendiri. Saat Anda melihat seseorang menghasilkan sesuatu yang hebat, Anda mengenali dan menghargai sebuah karya keahlian. Anda tahu berminggu-minggu, berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun kerja keras dan persiapan yang rinci mendahului suatu kinerja hebat apapun. Ketika seorang pemain biola memainkan sepenggal musik klasik dengan sempurna atau tiga tenor terkenal, Pavarotti, Domingo, Carreras – melantunkan opera yang sangat indah, tak seorangpun menyebutnya sebagai keberuntungan.

 

Ada dua penyakit mental yang merajalela sebagian besar dunia hari ini. Pertama adalah penyakit something for nothing dan penyakit quick fix. Keduanya menyabot kesuksesan Anda, namun jika digabungkan keduanya berakibat fatal. Penyakit  something for nothing terjangkit pada orang yang berpikir bahwa mereka dapat memperoleh lebih banyak dari yang mereka tanamkan. Mereka terus mencari kesempatan untuk mendapatkan sesuatu yang mereka inginkan tanpa membayar penuh. Mereka ingin melalui pintu putar kehidupan, tetapi orang lain yang mendorong pintu itu. Orang yang seperti ini melanggar hukum dasar alam semesta, Hukum Menabur dan Menuai, Aksi dan Reaksi dan Sebab Akibat. Mereka mencoba merusak salah satu prinsip sukses besar: Jangan pernah berharap sukses jika melanggar hukum alam semesta. Penyakit kedua, quick fix, penyakit ini menjangkiti orang yang mencari cara cepat dan mudah untuk mencapai sasaran, mereka mencari jalan pintas untuk mendapat keahlian kunci yang memerlukan kerja keras berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun untuk dikuasai. Kebenaran yang tak dapat disangkal lagi dalam hidup ini adalah: ”Anda tidak dapat memperoleh apa yang Anda inginkan, melainkan yang pantas Anda terima”. Fokus utama Anda dalam pekerjaan adalah melakukan apa saja yang perlu untuk memastikan bahwa Anda benar-benar pantas menerima imbalan dan keuntungan yang Anda inginkan.

 

Pencapaian keahlian dalam bidang apapun memerlukan berbulan-bulan dan bertahun-tahun kerja keras pada diri sendiri dan pekerjaan Anda. Putuskan sebelumnya bahwa Anda mengivestasikan berapapun waktu yang diperlukan untuk menjadi unggul dalam pekerjaan Anda, dan bersabarlah. Sesuatu yang berharga membutuhkan waktu lama untuk diperoleh. Komitmen Anda untuk melakukan pekerjaan Anda dan melayani pelanggan Anda dengan cara yang sangat baik adalah satu-satunya jaminan terbesar untuk kesuksesan Anda dalam jangka panjang.

 

(Disadur dari Create Your Own Future, Brian Tracy, Prinsip ke 4: Keahlian itu ajaib)

2 Tanggapan to “Keahlian Itu Ajaib”

  1. Menarik sekali membaca tentang “quick fix” alias budaya instan. Ada beberapa orang yang secara cerdas memanfaatkan kecenderungan orang ini. Yaitu dengan memproduksi barang-barang instan. Tidak hanya mie instan dan kopi instan.
    Lihat di internet sekarang banyak cara instan. Termasuk di sini membuat weblog secara instan. Sepuluh taun yang lalu hanya orang-orang yang gape dalam bahasa program yang bisa memiliki website/weblog. Tapi lihat sekarang. Jutaan blog bersliweran di internet. Termasuk milik saya
    he … he … he …

  2. Assalamualaikum Wr.Wb.

    Bang Dje, Terima kasih sudah berkenan mampir dan berkomentar di blog sederhana ini. Yah.. begitulah jaman sekarang, semua menjadi serba instan. Dulu, orang-orang pintar jaman dulu, mereka pergi sekolah dengan jalan kaki berkilo-kilo jauhnya, itupun bekalnya hanya jagung goreng yang langsung dimasukkan ke kantung celana atau bajunya. Sekarang..? Semua serba tersedia, serba instan. Dulu hanya orang-orang yang pintar IT saja yang menguasai teknologi komputer atau memiliki website/weblog, tetapi sekarang, dengan menyewa 1 jam 3.000,- rupiah saja orang-orang sudah bisa bikin website/weblog sendiri. Mungkin itu kemajuan jaman Bang Dje.

    Salam,
    OmpuNdaru

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: