Persahabatan (Bagai Kepompong…)


Orang bilang (lagi trend), persahabatan bagai kepompong.. suatu perumpamaan yang sangat madu untuk diucapkan dan didengar..

Kadang tanpa sadar bersenandung “Persahabatan bagai kepompong”.. ahh.. sekali lagi.. madu.. Dari anak-anak, remaja, dewasa sampai pada tahap orang tua, mulai dari orang kebanyakan sampai dengan “orang” spesial, tanpa sadar pernah dan punya sahabat yang begitu dekat untuk  berbagi rasa, canda, cekikikan, gosip, omelan, suka, duka, harta, hutang, bahkan ada juga sampai pada makian.. bahkan.. berbagi pacar? suami? istri? (No way, itu mungkin sahabat yang sudah sakit).

Tapi sebenarnya esensi dari persahabatan, hampir semua yang pernah mengalami dan menjalani persahabatan tidak tahu persis apa sih sebenarnya persahabatan itu? Apakah : “Biarkan mengalir apa adanya” atau “Learning by Doing” atau.. dan bahkan mungkin akan mengakibatkan banyak “atau” lagi yang akan muncul. Ah.. mungkin juga tergantung orang yang menjalani persahabatan itu. (Heran, siapa sih sebenarnya yang menciptakan kata persahabatan? Mungkin orang hebat).

Bagaimana dengan persahabatan antara makhluk yang bernama pria dan wanita? atau wanita dan pria? Nah.. akan banyak pertanyaan lagi yang muncul.. misalnya, sampai dimana batasan persahabatan tersebut? Main Hati, murni persahabatan atau main hati? (Seandainya bisa bersahabat dengan Luna Maya terus main hati, wow, ini namanya baru madu..).

Orang kebanyakan bilang, indahnya persahabatan.. Kalau dirasa dan menurut pengalaman, memang persahabatan itu indah, tanpa harus membedakan ras, agama, ideologi, comitmen dan sebagainya, seperti kata-kata indah yang terdengar : “biarkan mengalir apa adanya”. Persahabatan yang menghasilkan perubahan ke arah kebaikan, keburukan atau kebodohan.

Persahabatan antara seorang pengamen dengan direktur sebuah perusahaan jual beli tahu, persahabatan antara seorang loper koran dengan menteri negara, persahabatan antara penulis dan pembaca, penghutang dan pemberi hutang, lintah darat dan petani, atasan dan bawahan, persahabatan antara tetangga dalam suatu kompleks perumahan, anjing dan kucing dan yang lebih terkenal yang memberi contoh adalah persahabatan antara Tom and Jerry.

IMG_0136Andai saja bisa bersahabat dengan Thomas Alfa Edisson atau Alberth Einstein (mungkin bisa berbagi kejeniusan), bersahabat dengan pemimpin partai (bisa berbagi keahlian dalam berpolitik), bersahabatan dengan Rhoma Irama atau Rido Rhoma (bisa menyanyi dangdut walaupun tidak bisa menyamai), bersahabat dengan Polisi (pasti bakalan tidak pernah kena tilang), bersahabat dengan seorang penjual jamu keliling (minum jamu gratisan setiap hari?), bersahabat dengan orang-orang yang kerjanya selalu berpikir (ikut berpikir tapi yang dipikirin gak ada), bersahabat dengan orang-orang yang selalu berdebat (lama-lama leher bisa terkilir karena noleh kiri noleh kanan mengikuti arah perdebatan), bersahabat dengan pemain sepak bola (ikut sepak sana sepak sini), bersahabat dengan Julia Perez (no comment)  atau bersahabat dengan diri sendiri (orang lain gak ada artinya.. parah..) dan sebagainya. Oh yah, bagaimana dengan orang yang bersahabat dengan benda mati, contohnya, bersahabat dengan rokoknya, dengan kopinya yang begitu kental, dengan handphone-nya, dengan televisinya, dengan sepeda motornya, dengan mobil, bersahabat dengan laptop-nya (gila kerja atau…?) atau bersahabat dengan buku-bukunya (kutu buku).

IMG_0043Lantas, bagaimana menjadi seorang sahabat yang baik? Sebagai pendengar yang setia kah? Selalu berbicara sehingga tidak ada kesempatan orang lain berbicara kah? Selalu mau menang sendiri atau selalu mengalah kah? Selalu memberi kah? (lama-lama jadi kere dong..), atau seperti lagu, “… mengubah ulat menjadi kupu-kupu …”. Mungkin artinya, persahabatan merubah sesuatu yang buruk menjadi indah. Ah.. lagi-lagi, madu!!!

Persahabatan ada yang abadi juga ada yang seumur jagung, atau ada yang baru bikin persahabatan lantas putus karena beda prinsip. Tapi bagaimanapun adanya hal tersebut tetap dikatakan persahabatan. Atau persahabatan dengan waktu tanpa mengenal waktu (hahaha…).

DSC04836Tapi, coba kita lihat, sebenarnya apa sih yang dilihat oleh para sahabat kita ini, kira-kira apa yang ada dalam pikiran mereka, persahabatan seperti apa yang coba digambarkan oleh mereka. Impian, harapan, keinginan apa yang coba ditunjuk dan diraih oleh mereka. Atau, seperti yang pernah disampaikan oleh Andrea Hirata, bersahabatlah dengan mimpi, karena mimpi mampu memelihara motivasi, semangat dan harapan, meski mimpi tersebut begitu sulit untuk dicapai. Siapakah yang mengetahui isi kepala orang lain..

Kata orang tua-tua, bersahabatlah dengan anak-anak, karena anak-anak begitu polos, jujur apa adanya, tidak pernah menipu, berbicara seperti apa yang mereka lihat, putih seputih kertas. Bening sebening air. Mungkin, anak-anaklah “kepompong” itu yang harus kita (orang dewasa) rubah menjadi “kupu-kupu”.

di tulis di Pulau Lembata ketika perasaan sepi menyerang.. 

44 Tanggapan to “Persahabatan (Bagai Kepompong…)”

  1. Emilia KWS Siradjuddin Says:

    Dear Sahabat terkasih.

    Persahabatan sejati…tak akan lekang oleh waktu… semua mengalir tanpa pamrih penuh dengan cinta kasih sejati.

    Salam Cinta Kasih

  2. Dae Emil,

    Selamat datang di blognya Ompu, mudah-mudahan kabarnya baek-baek aja yah. Terima kasih banyak sudah mampir dan berbagi kasih di blog yang sederhana ini.

    Salam,
    OmpuNdaru

  3. dari tadi ngomongnya madu mulu? tapi kok gambarnya malah kopi sama rokok? waahh…

    hmm, persahabatan kata gw adalah: pertemanan dengan teman sehingga menjadi dekat dan jadi sahabat. gimana? keren gak?😀

  4. Mas Diaz.. Kopi kan manis.. Kalo rokok.. Nikotin hehehe… (Sorry yah mas, lolos sensor). Kkerrreeeeeenn….

  5. ompu gmn kabarnya,,,,??
    maaf neh ompu kmren2 lg sbuk ngurusin PI, hehehhee,
    gmn ompu d tmpat barunya,, blz ke blog xentala ompu

  6. Wow Xentala.. Apa kabar? Kabar Ompu baek-baek saja, terima kasih..
    Tempat baru? Lembata? Tempat yang luar biasa bagus untuk seorang pendaki gunung, Pulau Lembata dikelilingi oleh 3 gunung (katanya masih aktif), 1 nama gunungnya Ile Ape, 1 lagi namanya Uye Lewun dan yang terakhir Ompu belum tau namanya karena letaknya di dasar laut. Kalau ketiganya meletus.. Ompu modar hehehe…

    Sukses selalu,
    OmpuNdaru

  7. Wong Kito Says:

    Hi Ompu…. menurut gw persahabatan yang baik bukan atas “based on need”, tapi “based on our wish”…. moga nggak bingung… By the way Ompu dah jadi pengiklan merk rokok yach….

  8. Wong Kito, Apa kabar? Mudah-mudahan baek-baek saja di tengah kesibukan yang Ompu tau pasti. Hehehe.. Iya neh, lolos sensor.. tapi mudah-mudahan di lihat sama pabriknya, biar dapat tip.

    Regards,
    OmpuNdaru

  9. kopi pait tho om? kalo rokok… gak tau. ngisep aja belom pernah…
    hehehe

  10. Hhuss, belom cukup umur, baru selesai UN gak boleh nakal, gak boleh nyoba-nyoba.. Ntar gak bisa segede Yazid..

  11. wew..hapenya sama Ompu😀

  12. Eeh iya kali.. eh bukan.. hehehe.. berarti kompak donk..

  13. Titih dewi Says:

    Menurut dae, teman seperti apa yg patut dijadikn sahabat? orang terdekat or ‘org spesial’ jg bs dijdkan sahabat kan dae?

  14. Bisa.. bisa Tih.. Siapa siapa aja dijadikan sahabat, tergantung nyaman atau tidaknya orang tersebut dijadikan sahabat. Juga dengan akibat dari persahabatan tersebut. Tergantung yang ngejalaninnya.

  15. iya iyaa… itu mah yajid yang kelebihan makan.
    kalo gw kekurangan makan… (mungkin lho!)

  16. Oh.. Yajid yah yang kelebihan berat.. suruh baca postingan Ompu di https://ompundaru.wordpress.com/2008/12/29/diet-bukan-penyiksaan-di-tahun-2009/, sapa tau bisa dikurangin beratnya, trus pas maen kuda-kudaan ma Mas Diaz, gak tekanan bathin Mas Diaznya.. Hehehe…

  17. keren ompu yang di bawah permukaan laut itu,,, biota dsana masih bagus ompu,, terumbu2 karangnya gmn?
    ompu, ompu ada facebook gx, kalo ada add Fb saya yah OMPU, tpi klao gx ada bikin ompu, kita bsa sharing2 ompu, add di chugenx_dmango@yahoo.com

  18. Ma kasih Mr. VB, wah nama baru neh.. Ntar kalo Ompu ada travel keluar dari Lembata, mo cari kamera bawah laut, biar fotonya bisa di potingin ke sini. Ompu gak punya FB (ndeso yah…), mo bikin, malas aja, gak sreg sama FB.

  19. salam knal mas..
    panjang banget postingnya, susah ngbacanya tukeran link yok! link kamu dah sy pasang

  20. Salam kenal juga.. Yah dibaca pelan-pelan sambil diresapi gitu lho.. Yok..

  21. sahabatku adalah laki-laki tentunya, yg bisa memberikan masukan, teguran, nasehat kepada kebaikan. Kalo wanita, dia istriku…

  22. Hmmm, itu bagus Mas Fachri, tapi kadang-kadang kata orang wanita juga tidak kalah sama laki-laki kalo dijadikan sahabat lho.. Istri juga bisa ngerangkap jadi sahabat.. Tul gak…?

  23. hmm, oke oke. sayangnya dia jarang banget ngenet. hehe…
    maen kuda-kudaan? emang gw maen kuda-kudaan ya? kayaknya nggak deh…

  24. Pas di timpa sama Yajid lagi apa? Oh iyah lupa, maen sepatu baru yah..

  25. iya. wah, udah lupa. gimana sih? (maklum, umur mempengaruhi juga. iya tho?)

    tentang link itu… itu ditambah di halaman baru. terus ditulis manual. gitu lhoo…

  26. Iya, pasti umurnya Ompu mempengaruhi kelupaan Ompu.. Tapi kata teman-teman, Ompu ini, “umur boros muka irit” (khhueeks.. hehehe..). Tulis manual? Ribet banget sih.. Susah buat orang yang seumur Ompu, hehehe..

  27. haduh, jangan ngerasa tua ompu. ntar beneran tua lho…

    itu di blog gw nulis manual kok. hehe

  28. Ah.. gak kok.. Tenang aja Mas.. Hehehe.. Oh gitu yah, di bikin manual aja.. Baiklah kalau begitu.. Hmmm, Thank’s yah Mas..

  29. sip sip sip. terimakasih kembali.

  30. siiiip juga… Mas Diaz paling baek deh sama Ompu.. Oh yah, gimana caranya mendapatkan bukunya Mas Diaz? Ompu kesulitan sekali untuk mendapatkan bukunya, kalau bisa pesen trus dikirimkan ke Ompu, nanti segala pengeluarannya Ompu transfer ke rekeningnya Mas, gimana?

  31. lirik lagunya pas banget sama apa yg pernah terjadi padaku ^_^

  32. Panglima Perang.. Selamat datang di blog Ompu yang sederhana ini. Terima kasih udah berkomentar. Yah.. semoga menjadi pelajaran dan patokan kepada kita semua ketika kita menjalin suatu persahabatan.

    Regards,
    OmpuNdaru

  33. tuh udah dijawab di blog gw. hohoho (males ngetik sih sebenernya :D)

    btw, gak ada posting baru?

  34. Ok, Mas Diaz, thank’s (nanti meluncur ke sana). Postingan baru? Sabar yah, lagi diedit, hehehe..

  35. kalo aku lagi rindu sama sahabat aku ni, bener banget persahabatan bagai kepompong

  36. bener-bener… pasti semua juga ngerasain kayak gitu..

  37. Yah.. Gitu deh..

  38. pengumuman – pengumuman.. yang foto nunjuk langit itu gw loh he he🙂

  39. Mana..? Yang mana seh..?

  40. Menarik sekali tulisan ini.

    Salam kenal

  41. Salam kenal juga Bung Affandy, apa kabar..?

  42. salam kenal,,senang dapat berkunjung ke blog bpk,,mantap blognya..

  43. jwoww diet and exercise

    Persahabatan (Bagai Kepompong…) | OmpuNdaru’s Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: