Pack up a pillow and blanket, go see the world. You will never regret it (The Name Sake Movie)


IMG_0085Lamalera, yang terletak di Kecamatan Wulandoni, Kabupaten Lembata merupakan sebuah desa tepi pantai yang sejak dulu terkenal akan tradisi penangkapan ikan paus secara tradisional. Masa penangkapan ikan paus sendiri dimulai dengan proses ritual dan misa pembukaan.

IMG_0033Misa Lefa  dimulai pada awal bulan Mei setiap tahun sebagai tanda masa penangkapan ikan paus (Mei – Oktober) telah dibuka. Misa ini diadakan di tepi pantai, di Kapel St. Petrus dan Paulus di Desa Lamalera. Semua warga Lamalera, tidak terkecuali para turis dari berbagai dunia pun hadir mengabadikan momen yang sakral. Doa dan nyanyian yang khusuk dari para warga mengantar doa untuk berkat dan keselamatan untuk masa perburuan paus tahun ini. Setelah misa ditutup, Pastor memberkati laut dengan memercikkan air yang telah diberkati. Sebuah pledang (perahu tradisional untuk menangkap ikan paus) pun diberkati dan dilepas menuju laut sebagai simbol bahwa masyarakat Lamalera telah diperbolehkan untuk melakukan aktivitas penangkapan ikan paus. Setelah itu semua pledang yang disimpan di pinggir pantai diberkati.

IMG_0045Pada hari sebelumnya, juga diadakan upacara adat di salah satu tempat yang dianggap sakral yaitu batu yang menyerupai ikan paus. Para tuan tanah yaitu Suku Wujon memimpin upacara dengan serangkaian ritual. Setelah ritual adat dilakukan, warga Lamalera mengadakan misa arwah untuk mendoakan para nelayan, sanak dan keluarga yang terbunuh pada saat penangkapan ikan paus ataupun yang mengalami kecelakaan di laut. Setelah misa ditutup, warga menabur bunga di tepi pantai. Ada juga yang membuat miniatur perahu dan menaruh lilin di dalamnya dan dilepas ke laut.

IMG_0048Perburuan ikan paus sudah menjadi tradisi sekaligus sumber mata pencaharian warga Desa Lamalera. Peralatan untuk menangkap ikan paus pun masih tradisional, menggunakan sebuah perahu kayu yang biasa disebut dengan bahasa lokal pledang dengan peralatan lain biasa disebut tampuling, ganco dan parang. Jenis ikan paus yang ditangkap pun hanya Paus Sperma atau Sperm Whale. Sedangkan untuk Paus Biru (Blue Whale) ataupun Paus Bongkok (Humpback Whale) tidak  ditangkap. Untuk membedakan jenis paus sperma dan paus lainnya, nelayan Lamalera akan melihat pada cara paus menyemburkan air di permukaan air laut. Untuk ikan paus jenis Paus Sperma, nelayan Lamalera tidak boleh menangkap paus betina yang sedang menyusui anak serta anak ikan paus itu sendiri.

IMG_0035Teknik penangkapan ikan paus pun masih sederhana. Ketika paus melewati perairan Lamalera, maka pledang pun akan mendekat dan juru tikam atau Lama Fa akan melompat dari pledang dan menikam ikan paus dengan tombak yang telah dikaitkan di tempuling beberapa kali sampai ikan mengeluarkan darah. Ikan akan meronta namun jika darah yang keluar sudah banyak, ikan pun mulai capai. Ikan yang hampir mati akan ditarik ke pantai. Setelah ikan berada di tepi pantai, ikan paus akan dipotong-potong. Sesuai dengan tradisi kepala ikan akan diberikan kepada tuan tanah dalam hal ini Suku Wujon. Sedangkan untuk bagian lain akan dibagi ke nelayan yang ikut menangkap ikan paus. Ikan yang sudah dipotong akan dijemur. Minyak ikan yang dihasilkan ketika daging ikan paus dijemur, dikonsumsi sebagai obat yang membantu daya ingat. Selain itu minyak ikan paus digunakan sebagai bahan bakar untuk pelita di malam hari. Sistem barter pun masih bisa dijumpai di sini. Para warga Lamalera akan menukar daging ikan paus dengan jagung, beras, ubi, sayur-mayur dari penduduk desa lain ketika hari pasar.

IMG_0029Mari berkeliling nusantara. Saya yakin kita akan menjumpai hal-hal menarik yang kita tidak akan pernah temui jika kita tidak pernah berjalan-jalan dan keluar dari “jalur aman” kita.

Misa Lefa: tanda dibukanya perburuan ikan paus di Lamalera

Pack up a pillow and blanket, go see the world. You will never regret it ( The Name Sake Movie). Created by Ullie (bekerja pada salah satu INGO yang berada di Kabupaten Lembata).IMG_0075

17 Tanggapan to “Pack up a pillow and blanket, go see the world. You will never regret it (The Name Sake Movie)”

  1. wuih asiikk… seru banget. hehe. masih terasa Indonesia-nya.

  2. Maz Diaz,

    Ma kasih yah.. Ya iyalah tetap terasa Indonesia karena emang adanya di Indonesia..

    Regards, OmpuNdaru

  3. Wahhhhhhhhh
    Kapan Ompu ajak kite liat aktraksi berburu paus… apa mungkin diantara tanggal 19 – 21 Oktober 2009 entar.
    Salam Hangat

  4. Mudah-mudahan ada waktu di sela-sela atau diakhir kegiatan pak..

    Best Regards, OmpuNdaru

  5. minyak daging ikan paus berguna untuk meningkatkan daya ingat toh…
    betulkah…?

  6. Om Jaya, betul sekali, itu terbukti bahwa orang di sana pintar-pintar, karena mereka mengkonsumsi minyak ikan.. Patut dicoba kayaknya hehehe..

  7. waduh jd pengen jalan2 saya

  8. ke tempatnya Ompu aja.. gimana..? Nanti Ompu jadi guidenya.. hehehe..

  9. Titih dewi Says:

    Ternyata indonesia msh banyak kbudayaanx yg hrs dilestarikan bt mnambah minat turis domestik or luar…asyik jg ya kl ada yg ngajak liat lngsung ksana…he

  10. Betul Mba’ Titih.. Kita harus banyak bersyukur ketika kita diberikan anugerah untuk mengunjungi tempat-tempat tersebut. Ompu juga begitu, bersyukur sekali, jarang orang diberikan kesempatan seperti itu. Kapan-kapan kalau mau, Mba’ Titih maen-maen aja ke Lembata, nanti OmpuNdaru aja jadi guide-nya, gimana..?

    Regards, OmpuNdaru

  11. Dear Ompu
    Ada juga tulisanku ttg”P.Lembata” di myblog…untuk nambahin cerita ttg P.Lembata.
    Salam Hangat

  12. Saya sudah berkunjung pak ke sono, mantap..

  13. wah, jadi pengen backpakingan ke Lembata. suatu hari nanti mada pasti menpakkan kaki disana Ompu!

  14. erikmarangga Says:

    wow, keren ompu. pengen jalan kesana. someday lah…! nabung dulu

  15. nalu labala Says:

    iya lamalera is one of some uniqe village of lembatas’ island…… klo maw k’lamalera jgn lupa pulang bwas ikan paus kering,,,,,, hemmmmm d’jamin ueeennnaaakkkk,,,, apalgi klo d’bakar,,,,, baux pung enaklae,,,,,,, ngebayangin aja,,pengen d’kaman lngsung,,,, Y ALLAH MUDAHKALNLAH JALANKU DLM MMUNTUT ILMU BIAR AKU CPT PULANG K’LABALA SPY AKU BISA B’RLIBUR LG K’LAMALERA (DESANYA IKAN PAUS) AMMMIIINNNNN

  16. Berto Betty Says:

    wah enak benar saya sudah makan daging dan minum minyaknya, seedaap!!

  17. Indonesia Banggetz… I LIKE THIS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: