“Walaupun Itu Benar”


Alkisah ada seorang ayah dan anak, di mana ayahnya mengatakan kepada anaknya, apapun yg kita lakukan di dunia ini belum tentu benar, walaupun benar, belum tentu di mata orang lain benar juga dan sang ayah mengatakan akan membuktikan pada esok harinya.

Pada ke esokan harinya, diambil seekor keledai, dan sang ayah menyuruh anaknya naik ke keledai itu, dan sang ayah menariknya. saat melewati pasar, orang-orang di pasar mengatakan: Anak yang tak tau diri, orang tua sudah setua itu menarik keledai, dan dia enak-enakan duduk di atas keledai, sampai di rumah, sang ayah mengatakan kepada anaknya, sudah dengarkan apa yang di katakan orang?

Besok kita coba lagi, tapi kamu yg menarik keledainya, ayah yang menaiki keledainya. keesokan harinya seperti yang sudah direncanakan, orang-orang pasar pun mengatakan: memang orang tua tak tau diri, anaknya disuruh menarik keledai, sedang dia duduk enak-enak di atas keledai, sampai di rumah, sang ayah mengatakan kepada anaknya, sudah dengarkan apa yang di katakan orang-orang?

besok kita coba lagi, kita berdua akan menaiki keledai ini bersama-sama, dan saat melewati pasar, orang-orang di pasar mengatakan, memang sepasang ayah dan anak yang tidak tau diri, makhluk selemah keledai di naiki bersama-sama, sampai di rumah, sang ayah mengatakan kepada anaknya, sudah dengarkan apa yang di katakan orang?

besok kita coba lagi, tapi kali ini keledai ini akan kita pikul bersama-sama, pada saat melewati pasar, orang-orang di pasar pun mengatakan, memang orang yang Goblok, bukan dinaiki dan digunakan sebagai alat transport, malahan di pikul… sampai di rumah, sang ayah mengatakan kepada anaknya, sudah dengarkan apa yang di katakan orang…? apapun yang kita lakukan, walaupun itu benar, tapi belum tentu di mata orang itu benar…

Silahkan dikaji cerita ini, karena menurut saya, ini adalah pelajaran hidup…

17 Tanggapan to ““Walaupun Itu Benar””

  1. hehe, pernah beberapa kali denger cerita di atas…emang semua ada waktunya dan hikmahnya…tdk bisa disamaratakan😀

  2. maaf Ompu, OOT

    numpang promosi ya, sukses selalu😀

    http://sbpc.e2tc.org

  3. salam kenal ompu…

    lakukanlah apa yang menurut kata hati kita benar…dan tentunya sesuai dengan syariat agama…itu saja sudah cukup saya rasa…(maaf klo keliru…)

  4. ompu…

    ikutan nebeng promosi ya…
    siapa taw ada pembaca blog ini yang mencintai buah hatinya dan perduli dengan bumi ini…dengan menggunakan zigiezag cloth diapers…popok kain ramah lingkungan…
    kunjungi blog kami di http://www.pokamu.wordpress.com

    matur nuwun…

  5. Salam ukhuwah, mas. Saya mampir.
    Beberapa kali saya denger dan baca kisah diatas.

  6. aslm. salam kenal Ompu,, hidup memang harus berprinsip…

  7. Ini blog kayaknya sudah lama ditinggal merantau yang empunya yachhhhh

  8. salam kenal ompu.
    cerita itu juga salah satu dongeng yang saya suka. maknanya dalem.

  9. ompu, di-update dong om. hehehe

  10. darahbiroe Says:

    he emm cerita yang q sudah pernah membacanya hehe

    berkunjung dan ditunggu kunjungan baliknya
    salam blogger
    makasih😀

  11. alid abdul Says:

    uda sering om baca cerita ini

  12. Usup Supriyadi Says:

    walaupun saya sudah akrab dengan ceritera ini, namun selalu ada pelajaran tiap kali membaca ulang…

    salam kenal😉

  13. Selamat sore Bang Ompundaru apa khabar ? ya itu tadi tidak semua hal yang kita lakukan benar dipandang orang lain satu hal yang perlu kita ingat kita punya standar dan mind set yang searah dengan kehendakNya, sehingga keputusan yang kita ambil sesuai dengan dengan kehendakNya, niscaya kita akan terhindar dari jebakan-jebakan yang ada dikehidupan ini. Meskipun tidak seratus persen hilang minimal kita mempunyai panutan/arahan agar hidup ini tidak terombang-ambing oleh persoalan, Trims postinganya.

    Regards, agnes sekar

  14. good post…..its news

  15. Kebenaran ga bisa dimonopoli. Disinilah susahnya menjadi orang benar ?

  16. Tiada kata seindah cinta, tiada cinta suci tanpa pernikahan,.. dengan tanpa mengurangi rasa hormat, kami bermaksud mengundang sobat blogger semua untuk dapat hadir dan memberikan doa serta restunya, pada hari sabtu tanggal 07 Agustus 2010 (27 Sya’ban 1431H) dalam rangka melaksanakan Walimatul Ursy … http://eidariesky.wordpress.com/2010/08/01/undangan-pernikahan-eidariesky/

  17. yang terpenting itu bagaimana di mata Allah.. dan perlu kita ingat, di setiap musibah, pasti Allah menitipkan hikmah dibaliknya.. dan Allah menyayangi hamba-hambaNya yang selalu bersabar.. semoga kita termasuk didalamnya.. aamiin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: