Arsip untuk Hukum

Bingung pada Hasil Pemilu Legislatif 2009

Posted in History, Kebudayaan, Lepas, Living, Pendidikan with tags , , , , , , , , , , , , , , , on 10 April 2009 by ompundaru

Bingung saya pada laporan sementara Hasil Pemilu 2009, baik dari KPU atau dari beberapa lembaga Quick Count. Sepertinya sudah valid banget laporan tersebut. Padahal sebelum Pemilu diadakan, ada berita di salah satu stasiun televisi yang mengatakan bahwa ada 4 kabupaten di Papua tidak bisa melaksanakan Pemilu tepat pada waktunya. Itu di Papua, di Nusa Tenggara Timur ada 2 Kabupaten yang jadwal Pemilunya diadakan pada tanggal 14 Februari 2009. Hal itupun tidak ada dalam berita-berita, baik di televisi maupun di koran-koran, apalagi seperti TVOne yang beritanya selalu Up to Date. Berarti masih banyak suara yang belum masuk ke KPU atau ke Lembaga-lembaga Quick Count tersebut. Baca lebih lanjut

“ITB untuk Semua” — (Kuliah Gratis di ITB Termasuk Biaya Hidup, Batas Pendaftaran 20 April 2009 (Cap Pos)) —

Posted in Destination Alternative, Kebudayaan, Lepas, Living, Pendidikan, Sains with tags , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , on 30 Maret 2009 by ompundaru

Saya dan beberapa teman tengah membantu Mbak Betty Alisjahbana mengkampanyekan sebuah beasiswa baru di ITB. Namanya : “ITB untuk Semua”. Intinya, ditengah semakin mahalnya sekolah sekarang ini, ITB akan merekrut mahasiswa dari keluarga dengan ekonomi tak mampu (penghasilan kedua orangtua di bawah UMR). Semua biaya, termasuk biaya hidup di Bandung selama kuliah, akan ditanggung beasiswa. Baca lebih lanjut

Deklarasi Stop Kekerasan

Posted in Pendidikan, Puisi with tags , , , , , , , , , on 6 Februari 2009 by ompundaru

 

Kami anak Indonesia

Saat ini berkumpul bersama

Untuk menyatakan pada dunia

Bahwa kami anak-anak yang mulia

 

Kami tidak layak ditindas oleh siapapun

Tidak oleh guru

Tidak oleh teman

Tidak juga oleh kakak atau adik kelas kami

Dan bahkan oleh orangtua kami

 

Kami juga tahu

Bahwa kami tidak boleh menindas siapapun di sekitar kami

Karena kami harus menyayangi sesama

 

Guru,

Jadilah sahabat kami

Yang membimbing kami dengan tulus

Mengajari kami dengan lembut

Dan menjadikan hari-hari kami di sekolah lebih menyenangkan

Karena kami tidak perlu kekerasan

Untuk bisa mengerti pelajaran

 

Kakak kelas kami,

Jadikanlah kami seperti adikmu di rumah

Yang selalu kau ajak bermain bersama

Dan selalu kau sayangi

 

Adik kelas kami,

Janganlah kalian takut berteman dengan kami

Karena kami bukan monster

Yang akan menerkam kalian

Kami adalah sahabat kalian

 

Ayah dan Ibu,

Kalian sangat berarti bagi kami

Jangan biarkan kami membenci kalian

Hanya karena caci maki dan hukuman yang kalian berikan

Kami hanya butuh pujian

Serta keluarga yang damai dan nyaman

 

Kami ingin dihargai oleh teman

Kami ingin disayang kakak kelas kami

Kami juga ingin disayangi oleh guru-guru kami

Begitu juga oleh orangtua kami

Kami butuh dihargai

Kami sadar bahwa kami adalah tunas masa depan

Kami ingin menjadi masa depan yang bebas dari kekerasan

Kami ingin menggapai cita dengan penuh harapan

Untuk bisa menjadi bagian dari perubahan

Berubah agar lebih damai

Berubah agar lebih bersahabat

Berubah agar lebih bermanfaat

 

Kami, Anak Indonesia

Saat ini berjanji bersama untuk membuat perubahan

Menyapa hari dengan senyuman

Memberi yang terbaik demi masa depan kami

Dan orang-orang yang kami sayangi

 

Kami, Anak Indonesia

Karena itu kami yakin bisa

Melangkah ke depan dengan gagah

Untuk mengubah kekerasan menjadi kasih sayang

Karena kami Anak Indonesia

 

JADIKAN SEKOLAH KITA MENYENANGKAN

KARENA KAMI INGIN BELAJAR TANPA RASA TAKUT

STOP BULLYIIIIIIIIIIIIIIING!!!

 

Dikutip dari Stop Bullying! Sekolahku menyenangkan (Bunga Rampai Karya Seni Anak Remaja dalam Lagu, Puisi, Poster dan Foto dalam Proyek Young Hearts 2008 – 2009).

Sudahkah Hak-hak Anak Kita Terpenuhi?

Posted in Lepas, Living, Pendidikan with tags , , , , , , , , on 27 Januari 2009 by ompundaru

Setiap anak sejak dalam kandungan ibunya, telah memiliki hak-hak yang harus dilindungi oleh semua orang. Kita tidak boleh menginjak-injak hak anak tersebut. Nah, apa sajakah hak-hak anak itu? Menurut Undang-undang Perlindungan Anak (UUPA), setiap anak memiliki sedikitnya 4 hak, yaitu Hak Hidup, Hak Tumbuh Kembang, Hak Perlindungan dan Hak Berpartisipasi. Keempat hak tersebut sudah dimiliki setiap anak sejak di dalam kandungan ibunya hingga lahir dan menjadi dewasa. Kita semua, yakni orang tua, masyarakat umum dan pemerintah harus bertanggungjawab untuk terwujudnya perlindungan terhadap hak-hak anak. Baca lebih lanjut