Arsip untuk SASTRA

Update

Posted in History, Lepas with tags , , , , , , , , , , , , , , , , on 20 Agustus 2009 by ompundaru

In ActionLama.. Lama sekali OmpuNdaru tidak pernah lagi meng-update blog sederhana ini.. Terlalu banyak kegiatan yang harus menyita waktu, bahkan untuk meng-update blog saja, terasa sulit. Update, kata yang baru saja terngiang kembali dibenaknya Ompu, ketika salah seorang teman (Muhamaze) mengingatkan untuk meng-update blog.

Tetapi ketika ingin dan mau meng-update, Ompu jadi bingung, mau menulis apa di topik Update ini, terlalu banyak yang ingin ditulis, tapi tidak tahu mau memulai dari mana. Atau mungkin, pikiran dengan jari-jari tangan sudah tidak mau bersahabat lagi sehingga mereka seenaknya berjalan sendiri-sendiri. Tidak seperti dulu, Jari-jari tangan sangat antusias menerjemahkan apa yang ada dalam pikiran Ompu.

Tapi, dalam kesempatan ini, karena Bulan yang paling kita tunggu sudah dekat menghampiri kita, OmpuNdaru menyampaikan “Mohon Maaf Lahir dan Bathin, Minal Aidzin Walfaidzin, mungkin ada kesalahan sikap, kata, tulisan yang Ompu sengaja ataupun tidak mengakibatkan para sahabat sakit hati atau tersinggung. Selamat menjalankan Ibadah Puasa pada Bulan Ramadhan, semoga amal ibadah kita diterima dan ditempatkan disisi yang terbaik dari-Nya”.

Ah.. ternyata, tidak dikira OmpuNdaru bisa juga meng-update tulisan meskipun sederhana di blog yang juga sederhana ini. 

Best Regards, OmpuNdaru

Bima dalam Dongeng Seorang Ibu

Posted in Destination Alternative, History, Kebudayaan, Lepas, Living, Pendidikan with tags , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , on 15 April 2009 by ompundaru

Sebuah cerita dari Nurjanah Bakti

Suatu hari tahun 1980 seorang saudara ipar saya melancong ke Timor-timur (sekarang Timor Leste) karena suatu tugas. Pada kesempatan itu dia pergunakan waktu untuk mencari saudara dari neneknya yang dikabarkan terdampar di Timor-timur sekitar lebih dari 100 tahun yang lalu. Seorang perempuan ngarana La Muna (bernama La Muna). Dia “La Muna” sengaja pergi ke Timor-timur demi mencari keberadaan saudara laki-lakinya bernama La Sidik yang terdampar di Timor-timur karena kapal (pengangkut ternak) yang dia tumpangi dengan tujuan Hongkong tenggelam. Baca lebih lanjut

The Story of The Winner and The Loser

Posted in Kebudayaan, Lepas, Living, Pendidikan with tags , , , , , , , , , , , , , , , , on 14 April 2009 by ompundaru

Life is an endless battle, whether in work, family or society. It’s important to develop a winner value to ensure that we win the battle. Here is a little story about the winner and the loser.

The winner is always a part of the answer, the loser is always a part of the problem. The winner always has a programme, the loser always has an excuse. The winner sees an answer to every problem, the loser sees a problem in every answer. The winner says let me do it for you, the loser says that’s not my job. The winner says it’s maybe difficult but it’s possible, the loser says it may be possible but it is difficult to do.

And Congratulation to be the winner..

Lahirnya Pahlawan Kemanusiaan

Posted in Kebudayaan, Lepas, Living, Pendidikan with tags , , , , , , , , , , , , , , , , , on 14 April 2009 by ompundaru

Oleh: Yahya Ado *)

Dalam buku INDONESIA UNGGUL (Indonesia on the move), Presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menuliskan sebuah topik yang cukup menarik ‘Terciptanya Sosok Pahlawan’. Dalam tulisan tersebut SBY mendeskripsikan setidaknya ada dua sosok manusia yang disebut pahlawan. Yang pertama adalah pahlawan yang bersinar cemerlang menghadapi kesulitan, yang menunjukan keberhasilan luar biasa dalam situasi yang sulit. Yang kedua adalah pahlawan yang hidup diantara kita yang melakukan pelayanan mereka tanpa gembar gembor, tidak diperhatikan oleh kebanyakan dari kita, namun menghasilkan perubahan bagi kehidupan orang lain. Baca lebih lanjut

Keahlian Itu Ajaib

Posted in Kebudayaan, Lepas, Living, Pendidikan with tags , , , , , , , , , , , , , , , , , on 10 April 2009 by ompundaru

Saat ini Anda memiliki kemampuan untuk melampaui semua tingkatan pencapaian Anda sebelumnya. Di dalam diri Anda memiliki talenta untuk menjadi, melakukan dan memiliki jauh melebihi yang pernah Anda capai dalam kehidupan Anda. Ini dikarenakan Anda dapat mempelajari keahlian yang perlu Anda pelajari, untuk melakukan pekerjaan apapun yang perlu Anda lakukan, demi mencapai sasaran yang dapat Anda tetapkan untuk diri sendiri. Saat Anda melihat seseorang menghasilkan sesuatu yang hebat, Anda mengenali dan menghargai sebuah karya keahlian. Anda tahu berminggu-minggu, berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun kerja keras dan persiapan yang rinci mendahului suatu kinerja hebat apapun. Ketika seorang pemain biola memainkan sepenggal musik klasik dengan sempurna atau tiga tenor terkenal, Pavarotti, Domingo, Carreras – melantunkan opera yang sangat indah, tak seorangpun menyebutnya sebagai keberuntungan. Baca lebih lanjut

Syekh Abdulgani Bima (Al-Bimawi).

Posted in History, Lepas with tags , , , , , , , , , , , on 3 Januari 2009 by ompundaru

The Ulema have always a source of great strenght to Islam. (Ulama selalu menjadi kekuatan yang hebat dalam Islam). (Muhammad Iqbal).

Bima sudah mampu menampilkan ulama kelas dunia sejak 250 tahun silam. figur legendaris yang mampu memikat hati banyak orang adalah Syekh Abdulgani Bima (Al-Bimawi). Disamping itu ada sejumlah ulama ternama. Mereka terbukti mampu menopang wibawa dan kebesaran Bima karena menempatkan diri sebagai tangki-tangki moral di masyarakat. Baca lebih lanjut

Jalaluddin Ar-Rumi

Posted in History, Puisi with tags , , , , , , on 12 Desember 2008 by ompundaru

img_4631Karya utama Jalaluddin Rumi, yang secara umum dianggap sebagai salah satu buku luar biasa di dunia, adalah Matsnawi-i-Ma’anawi (Couplets of Inner Meaning). Percakapan informalnya (Fihi ma Fihi), surat-surat (Maktubat), Diwan dan Hagiografi Manaqib al-Arifin, semuanya mengandung bagian-bagian penting dari ajaran-ajarannya.

Pilihan-pilihan berikut ini, diambil dari semua sumber tersebut, bertema meditasi yang dapat diambil sebagai aforisme dan deklarasi dogma, atau sepotong nasihat guru. Penggunaan kata-kata Sufistik mereka, berlangsung terus. Ar-Rumi, seperti penulis Sufi lain, menanamkan ajarannya dalam sebuah kerangka yang secara efektif menjabarkan makna batiniah sebagaimana sebuah pertunjukkan atau pameran. Teknik ini bermanfaat melindungi mereka yang tidak mampu menggunakan materi pada level eksperimen yang lebih tinggi; membiarkan mereka yang menginginkan puisi, untuk memilih puisi; memberi hiburan kepada orang-orang yang menginginkan cerita; mendorong kaum intelektual yang menghargai pengalaman-pengalaman tersebut.

Salah satu pernyataan kalimat-kalimatnya yang terkenal adalah judul dari pembicaraan ringannya : “Yang ada di dalam ada di dalam” (Engkau mengeluarkan apa yang ada di dalam untuk dirimu)”.

Ar-Rumi memiliki kegelisahan Sufistik yang luar biasa dalam kesusastraan dan puisi, melebihi pujangga di zamannya dan terus menerus menegaskan bahwa pencapaian tersebut adalah sebagian kecil dibandingkan dengan kesufian.

Baca lebih lanjut