Arsip untuk Sejarah

Upacara Daur Hidup yang Memikat (Bagian 1)

Posted in History, Kebudayaan, Lepas, Living with tags , , , , , , , , , , , , on 3 Agustus 2010 by ompundaru

Dalam tradisi Bima, upacara memegang peranan menentukan. Upacara sudah mentradisi sejak Bima kuno terutama mewarisi tradisi Hindu di masa lampau. Ketika Islam menjadi agama Kerajaan Bima, upacara menjadi alat dakwah. Sebut saja Upacara U’a Pua, yang mempunyai nilai syiar yang luar biasa.

Dalam Masyarakat Donggo dulu, upacara umumnya bernilai sakral. Misalnya upacara persembahan kepada dewa. Mereka mengorbankan binatang seperti kerbau. Namun upacara animis tersebut sudah ditinggalkan seiring dengan kian menguatnya pengaruh Islam dalam kehidupan mereka.

Dalam tulisan ini, akan dikemukakan secara singkat beberapa upacara seperti pernikahan dan khitanan, antara lain dikutip dan diadaptasi dari Buku “Dou (Manusia) Dompu”, edisi perdana 2001. Baca lebih lanjut

Iklan

Pack up a pillow and blanket, go see the world. You will never regret it (The Name Sake Movie)

Posted in Kebudayaan, Lepas, Living with tags , , , , , , , , , , , , , , , , , , on 12 Oktober 2009 by ompundaru

IMG_0085Lamalera, yang terletak di Kecamatan Wulandoni, Kabupaten Lembata merupakan sebuah desa tepi pantai yang sejak dulu terkenal akan tradisi penangkapan ikan paus secara tradisional. Masa penangkapan ikan paus sendiri dimulai dengan proses ritual dan misa pembukaan. Baca lebih lanjut

Bima dalam Dongeng Seorang Ibu

Posted in Destination Alternative, History, Kebudayaan, Lepas, Living, Pendidikan with tags , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , on 15 April 2009 by ompundaru

Sebuah cerita dari Nurjanah Bakti

Suatu hari tahun 1980 seorang saudara ipar saya melancong ke Timor-timur (sekarang Timor Leste) karena suatu tugas. Pada kesempatan itu dia pergunakan waktu untuk mencari saudara dari neneknya yang dikabarkan terdampar di Timor-timur sekitar lebih dari 100 tahun yang lalu. Seorang perempuan ngarana La Muna (bernama La Muna). Dia “La Muna” sengaja pergi ke Timor-timur demi mencari keberadaan saudara laki-lakinya bernama La Sidik yang terdampar di Timor-timur karena kapal (pengangkut ternak) yang dia tumpangi dengan tujuan Hongkong tenggelam. Baca lebih lanjut

Misteri Api Sangeang

Posted in History, Kebudayaan, Lepas, Living, Pendidikan with tags , , , , , , , , , , , , on 18 Januari 2009 by ompundaru

pulau-sangeangSejurus Sultan terdiam. Ia seperti menantikan sesuatu di pantai itu. Tak lama sayup-sayup terdengar ringkik kuda. Seekor kuda jantan dengan bulu merah maron berlari-lari kecil menghampiri sultan. Begitu di hadapan baginda ia menggaruk-garukkan salah satu kaki depannya ke tanah seraya mengibaskan ekor sebagai tanda bahwa ia datang. Sultan dengan lembut membelai piaraannya. Keduanya tampak akrab layaknya dua sahabat. Baca lebih lanjut

Mengintip Masa Lalu Lewat Bangunan Bersejarah di Bima (1)

Posted in Destination Alternative, History, Kebudayaan, Lepas with tags , , , , , , , , , , , , on 4 Januari 2009 by ompundaru

Puncak musim panas di Bima biasanya berlangsung sampai November. Terkadang berkepanjangan hingga awal Desember. Dalam kurun waktu itu udara di siang hari menyengat. Kota Bima selain lewat udara, dapat juga dicapai lewat darat dari Poto Tano, Sumbawa dan jalur laut. Perjalanan dengan mobil dari lapangan terbang Sultan Muhammad Salahuddin hanya sekitar 20 menit menuju Kota Bima. Jarak antara lapangan terbang dan pusat kota sekitar 20 kilometer. Di barat ada pelabuhan laut, jaraknya sekitar satu kilometer dari pusat kota. Baca lebih lanjut