Arsip untuk Tips

It is true….? Isn’t it?..

Posted in Lepas, Living with tags , , , , , , on 22 Agustus 2014 by ompundaru

MAU DAPAT UANG Rp. 3,000,000,- Perhari tanpa modal sepeserpun..???

Iseng-iseng dapat duit nih yang suka online, bisa buat income hingga Rp. 3,000,000,- atau lebih dalam sehari tanpa modal. Cuma waktu 3 menit aja after baca ini. Saya mau berbagi program dari US yang bisa buat duit sampingan. Free register tanpa dikenakan biaya. Tiada modus penipuan (kalau anda rasa program ini bohong anda ga rugi apa-apa, anda toh ga keluar modal/duit sepeser pun). Syarat mudah, hanya punya BBM, FB or WeChat, Whatsapp or apapun juga dan suka online. Anda hanya perlu Open Link dibawah dan register sebagai member. Sesudah register anda langsung dapat US $ 25 x 10.000,- = Rp. 250,000,-. Kemudian anda dapat Link anda sendiri. Seperti saya di bawah ini. Anda copy Link anda sendiri dan paste di FB, twitter, chat dan sebagainya. Setiap orang yang buka Link anda dan register anda akan menerima upah sebanyak $10 x Rp. 10.000,- = Rp. 100.000,-. Mudah bukan?? Perusahaan ini membayar kita sebagai pengiklan untuk meningkatkan traffic situs WEB nya setiap hari. Pencairan duit anda bisa pilih duitnya mau ditransfer ke rekening bank atau cek akan diposkan langsung ke alamat rumah anda, jadi tunggu apalagi..? Register sekarang dan klik web dibawah ini :

http://WeeklyYouthPay.com/?ref=236717

Iklan

“Walaupun Itu Benar”

Posted in Lepas, Pendidikan with tags , , , , , , , , , , , , , , , on 12 Desember 2009 by ompundaru

Alkisah ada seorang ayah dan anak, di mana ayahnya mengatakan kepada anaknya, apapun yg kita lakukan di dunia ini belum tentu benar, walaupun benar, belum tentu di mata orang lain benar juga dan sang ayah mengatakan akan membuktikan pada esok harinya.

Pada ke esokan harinya, diambil seekor keledai, dan sang ayah menyuruh anaknya naik ke keledai itu, dan sang ayah menariknya. saat melewati pasar, orang-orang di pasar mengatakan: Anak yang tak tau diri, orang tua sudah setua itu menarik keledai, dan dia enak-enakan duduk di atas keledai, sampai di rumah, sang ayah mengatakan kepada anaknya, sudah dengarkan apa yang di katakan orang? Baca lebih lanjut

Pack up a pillow and blanket, go see the world. You will never regret it (The Name Sake Movie)

Posted in Kebudayaan, Lepas, Living with tags , , , , , , , , , , , , , , , , , , on 12 Oktober 2009 by ompundaru

IMG_0085Lamalera, yang terletak di Kecamatan Wulandoni, Kabupaten Lembata merupakan sebuah desa tepi pantai yang sejak dulu terkenal akan tradisi penangkapan ikan paus secara tradisional. Masa penangkapan ikan paus sendiri dimulai dengan proses ritual dan misa pembukaan. Baca lebih lanjut

Update

Posted in History, Lepas with tags , , , , , , , , , , , , , , , , on 20 Agustus 2009 by ompundaru

In ActionLama.. Lama sekali OmpuNdaru tidak pernah lagi meng-update blog sederhana ini.. Terlalu banyak kegiatan yang harus menyita waktu, bahkan untuk meng-update blog saja, terasa sulit. Update, kata yang baru saja terngiang kembali dibenaknya Ompu, ketika salah seorang teman (Muhamaze) mengingatkan untuk meng-update blog.

Tetapi ketika ingin dan mau meng-update, Ompu jadi bingung, mau menulis apa di topik Update ini, terlalu banyak yang ingin ditulis, tapi tidak tahu mau memulai dari mana. Atau mungkin, pikiran dengan jari-jari tangan sudah tidak mau bersahabat lagi sehingga mereka seenaknya berjalan sendiri-sendiri. Tidak seperti dulu, Jari-jari tangan sangat antusias menerjemahkan apa yang ada dalam pikiran Ompu.

Tapi, dalam kesempatan ini, karena Bulan yang paling kita tunggu sudah dekat menghampiri kita, OmpuNdaru menyampaikan “Mohon Maaf Lahir dan Bathin, Minal Aidzin Walfaidzin, mungkin ada kesalahan sikap, kata, tulisan yang Ompu sengaja ataupun tidak mengakibatkan para sahabat sakit hati atau tersinggung. Selamat menjalankan Ibadah Puasa pada Bulan Ramadhan, semoga amal ibadah kita diterima dan ditempatkan disisi yang terbaik dari-Nya”.

Ah.. ternyata, tidak dikira OmpuNdaru bisa juga meng-update tulisan meskipun sederhana di blog yang juga sederhana ini. 

Best Regards, OmpuNdaru

Biaya Operasional dan Emosional Posyandu Kita

Posted in Health, Lepas, Living, Pendidikan with tags , , , , , , , , , , , , , , , , , on 30 Mei 2009 by ompundaru

Oleh : Iman Jaladri

Dalam menilai suatu pekerjaan, tidak bisa terlepas dari biaya operasional dan biaya emosional. Biaya operasional adalah perhitungan secara nominal untuk melakukan suatu pekerjaan. Biaya ini sering dihitung untuk menilai seberapa besar uang yang diperlukan sehingga bisa ditentukan untung dan ruginya. Sementara biaya emosional adalah biaya yang tidak bisa dihitung dengan uang, tetapi sangat menentukan keberlangsungan suatu pekerjaan. Skala pengukuran mungkin lebih tepat dengan tingkat kepuasan kerja. Seringkali, pekerjaan yang menguntungkan (secara nominal) tidak bisa dilakukan karena tidak bisa menghasilkan kepuasan secara emosional. Sebaliknya, walau ada pengorbanan, tetapi lebih memuaskan, seringkali ini menjadi pilihan. Baca lebih lanjut

Persahabatan (Bagai Kepompong…)

Posted in Kebudayaan, Lepas, Living with tags , , , , , , , , , on 13 Mei 2009 by ompundaru

Orang bilang (lagi trend), persahabatan bagai kepompong.. suatu perumpamaan yang sangat madu untuk diucapkan dan didengar..

Kadang tanpa sadar bersenandung “Persahabatan bagai kepompong”.. ahh.. sekali lagi.. madu.. Dari anak-anak, remaja, dewasa sampai pada tahap orang tua, mulai dari orang kebanyakan sampai dengan “orang” spesial, tanpa sadar pernah dan punya sahabat yang begitu dekat untuk  berbagi rasa, canda, cekikikan, gosip, omelan, suka, duka, harta, hutang, bahkan ada juga sampai pada makian.. bahkan.. berbagi pacar? suami? istri? (No way, itu mungkin sahabat yang sudah sakit). Baca lebih lanjut

“Jagung Titi” Desa Waienga Kabupaten Lembata. Upaya Melestarikan Pangan Lokal

Posted in Destination Alternative, Health, Kebudayaan, Lepas, Living, Pendidikan with tags , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , on 18 April 2009 by ompundaru

Oleh Wong Kito *)

Dari dalam pondok berukuran sekitar 2 x 3 meter  inilah Ibu Sarifah (48 tahun) memulai aktivitas hariannya. Pondok kecil ini berfungsi sebagai tempat memasak sehari-hari (dapur), juga tempat untuk membuat “Jagung Titi“. Hampir setiap hari ia meniti jagung (menumbuk butiran jagung menjadi pipih seperti kripik). Seperti umumnya masyarakat di Desa Waienga Kabupaten Lembata, Ibu Sarifah menggunakan peralatan yang sangat sederhana antara lain : periuk tanah kecil untuk menyangrai butiran jagung, batu ceper sebagai landasan untuk meniti dan batu berbentuk lonjong yang berfungsi sebagai penumbuk (titi). Baca lebih lanjut